Archive for the ‘opini’ Tag

it’s been a while

waow… sudah lama juga yah blog ini gak diupdate.. terakhir post adalah oktober 2010. sudah banyak info dan tips yang tidak terangkum. bukan karena sok sibuk tapi memang belum ketemu waktu yang pas untuk posting lagi..

akan dicoba untuk terus posting tips2 dan info2 yang bermanfaat.. juga berbagi opini ttg apa saja yang terlintas dan terjadi.. semoga semuanya jadi ladang amal untuk masa depan.. amin…

gak gabung di fb = tidak eksis?

gak gabung di fb = tidak eksis?

aaahh itu mah kuno.. mentang2 di dunia sekitar sedang kena penyakit, demam, gelombang fb maka serta merta diartikam bila tidak gabung di fb = tidak eksis..

hueheheuhe… gue gak gabung di fb.. trus gue gak eksis? gue masih hidup kok masi bisa melakukan aktifitas gue sehari2 dan tanpa gangguan dari fb..

jadi terkenang jamannya fs.. semua orang larut dalam fs… ech sekarang gmana? sudah gak ada lagi tuh..

jadi dengan ini gue nyatakan bahwa gue gak ada account fb.. 🙂

Dollar yang patah, gue yang susah

Post ini bukan mengulas kondisi nilai tukar rupiah yang (masih) terpuruk. Bukan pula mencoba merefleksikan diri sebagai seorang ahli ekonomi yang berupaya menahan gempuran badai krisis ekonomi dunia (pan gue bukan sarjana ekonomi). Dus, bukan pula menguak tips dan trik untuk terus eksis secara ekonomi walaupun hidup harus terus ekonomis (baca: irit). Jadi salah besar jika mencari sebuah hasil olah pikir yang berkaitan dengan adam smith dan teori keynes.

Perkara diawali oleh sebuah kebodohan dari seorang yang mengaku dirinya sebagai seorang warga negara Indonesia. Dia hidup di bumi Indonesia, dia minum air Indonesia, dia pun berdiri di tanah Indonesia. Namun apa lacur pola pikir dan tingkat kecerdasan yang ternyata berada dibawah garis kecerdasan rata-rata. Saking alpanya, gue rasa dia lupa bahwa mata uang Indonesia adalah rupiah.

Mengapa demikian?

Pokok perkaranya adalah sangat sederhana yakni masalah transaksi jual beli sebuah program komputer yang rencananya akan digunakan oleh salah seorang ekspatriat yang akan kerja di kantor gue. Permintaan ekspatriat itu mudah saja, dia perlu komputer yang bersoftware MS Windows serta dilengkapi dengan MS Office versi Jepang. Kenapa mesti jepang? Karena dia orang jepang sehingga dia lebih familiar bila menggunakan software yang berbahasa pengantar jepang.

Itu saja.

Lah kok jadi repot?

Oh ya.. menjadi repot karena si WNI ini terlalu bodoh dalam melakukan deal bisnis dengan pihak penjual software yang dimaksud. Saking bodohnya, dia berlaku seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Nurut aja gitu loh dengan syarat pembayaran yang mesti harus wajib menggunakan dollar amerika dan cash and carry. Please dech. Emangnya seberapa besar sih jumlah transaksinya?

Hanya USD 165 sajah gitu loh.

Ok, itu awal muasal dari sebuah masalah. Sebagai kasir gue hanya melakukan sebuah prosesi serah terima tanggung jawab untuk melakukan penyerahan sejumlah atas permintaan cash advance yang telah disetujui oleh finance manager. Jadilah sebuah proses penjerumusan diri dalam kubangan masalah gue jalani. Tarik cash dalam bentuk dollar disertai serah terima kepada pihak yang membutuhkan cash advance. Seperti transaksi lainnya, complain setelah meninggalkan meja kasir tidak diterima. Pengertiannya adalah si penerima sudah setuju dengan jumlah dan keadaan uang yang diterimanya dari kasir.

Sehari kemudian, transaksi pembelian software yang tersebut diatas dilaksanakan oleh orang lain (bukan si penerima uang). Berarti sudah ada penyerahan ke tangan lain selain kasir dan si peminta cash advance. Catet !

Sesampainya di toko si penjual software itu, uang dollar tersebut ditolak oleh penjual karena uangnya patah? What the heck?

Uang patah apa yah artinya?

Usut punya usut ternyata uang tersebut (tepatnya yang pecahan USD 5) ketekuk atau terlipat sehingga mengakibatkan tidak mulus lagi dan kehilangan nilainya. Atas dasar itu maka transaksi tidak bisa dijalankan karena jumlah uangnya tidak sesuai dengan kesepakatan. What?

Masalah belum selesai kawan.

Si WNI yang bodoh itu komplen ttg masalah tersebut. Hey tunggu dulu, ingat peraturan kasir diatas. Komplen setelah meninggalkan meja kasir, tidak diterima. Tapi yaa emang dasar WNI yang bodoh maka peraturan itu dianggap sebagai sebuah angin lalu saja dan minta agar uang tersebut diganti. Hey! Lo kira gue tempat penukaran uang (money changer)?

Prosedur jadi panjang karena mesti membuat aplikasi ke bank yang disetujui oleh finance manager dan mesti ke bank lagi untuk mendapat uang pengganti. Sementara di bank pun gue da tau kalau ganti uang yang rusak, pasti nilainya akan berkurang. Trus siapa yang mo menanggung kerugian nilai itu? Gue? Gak la ya.. gue cukup puas dengan beban memegang uang 10juta perhari yang mana bukan uang gue.

Cuma gara2 uang dollar yang patah.. proses pembayaran yang sebenarnya sangat mudah dan sederhana jadi panjang dan rumit. Belum lagi beban untuk menghadapi omongan finance manager yang menyalahkan gue kenapa mesti hal ini terjadi. Hey boss, this is not my responsibility. The money is already taken by the requestor.

Bila saja WNI itu lebih cerdas yaaa setidaknya menyesuaikanlah dengan kemeja lengan panjang nan rapih serta wangi itu, tentunya hal ini gak perlu terjadi. Gue perlu mencak2, gue gak perlu meluangkan sekian waktu untuk membuat aplikasi ini itu serta menghabiskan sekian rupiah untuk telpon sana telpon sini. Berapa rupiah penghematan yang bisa gue lakukan bila saja si WNI bodoh itu keukeh untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya?

FYI, anggaplah rate dollar saat ini sekitar Rp 11.500,- berarti nilai rupiahnya adalah Rp 1.897.500,-

Dengan uang yang pegang saat ini sekitar 10juta, tentunya jumlah tersebut tidak material dan bisa langsung dicairkan. Sehingga transaksi pembelian cash and carry itu bisa berjalan lancar aman dan nyaman.

Sekarang coba kalau menggunakan jasa bank (baca: transfer)

biaya bank untuk tranfer rupiah dalam kota adalah 5000 rupiah. Sementara untuk transfer dollar dalam negeri adalah USD 20,00 silahkan bandingan berapa rupiah yang bisa dihemat?

Dipercepat saja hitungannya = Rp 225.000,- waow !

Itu jumlah yang lumayan loh.. bisa makan untuk seminggu mungkin?

Tapi yaa itu juga kalau si WNI bodoh itu mau menggunakan logika dan akalnya serta menggunakan bacotnya yang sungguh seperti tong kosong. NATO !

Yah gitulah WNI bodoh.. tinggal di Indonesia tapi menggunakan mata uang asing. Jangan2 dia terbiasa bayar uang bensin dengan uang real…. huehuhehheehehe

ditulis menggunakan OpenOffice 3.0.1

ttg formulir pajak di blog ini

beberapa hari belakangan ini ada fenomena yang menarik ttg perilaku pengunjung blog ini. menurut data statistik sekurang2nya ada 10 tamu yang mengakses post blog yang berkaitan dengan formulir pajak. saking menariknya sampai2 ada yang mentranslate blog ini dalam bahasa Inggris..
kemungkinan ada seseorang di luar sana yang sedang belajar pajak Indonesia terutama dalam tatacara pengisian formulir SPT.

dibalik fenomena ini gue jadi berfikir, apakah kesadaran para wajib pajak (atau orang2 yang dipaksa untuk menjadi wajib pajak) makin meningkat seiring dengan makin gencarnya iklan sunset policy dan masa tenggat waktu yang makin tipis? belum ada penelitian lebih lanjut.

dari kacamata gue, hal ini menjadi hal yang menggembirakan berarti peluang untuk bekerja dan menceburkan diri pada bidang perpajakan menjadi sangat sangat sangat luas dan cerah. yaa semoga saja ada tamu blog ini yang bisa memberikan gue order dalam pengisian SPT nya… kan lumayan tuh.. harga promosi dech..

kalo da gini, mo bilang apa

rekan2.. masih ingat ttg pemberitaan (dan juga post di blog ini) ttg gagalnya konser jeung rohanna ech rihanna di Jakarta tempo hari?
ntah karena gosip (ada banyak gosip) atau memang karena kendala teknis akhirnya konser dibatalkan. tapi di Peb 2009, jeung rihanna akan datang lagi.. kali ini dengan full power n preparation.. tampaknya promotor gak mau lagi dihadang dengan gosip2 yang bikin ketar ketir plus menjaga nama baik operator GSM yang baik itu (tau donk apa yang dimaksud :D)

berkaca pada isu sentral ttg ormas yang mo obrak abrik karena alasan pornografi, akhirnya tim rihanna bongkar konsep dan walaaahhh…

lampu hijau di malingsia..
baca artikel berikut:

Baca lebih lanjut

wakaf jasad

ada sebuah surat pembaca yang dipublikasikan di vivanews.com (http://ureport.vivanews.com/news/read/22080-menjadi_cadaver). penulis surat ini adalah ibu Pangesti Wiedarti, seorang dosen (?) di FK UGM (note: dalam surat tersebut tidak disebutkan secara eksplisit pekerjaan dari ibu Pangesti Wiedarti).

isi singkat dari surat pembaca itu adalah penyampaian alasan mengapa ibu Pangesti dan suami bersedia untuk menjadi Cadaver. cadaver adalah pendonor jasad untuk kepentingan kedokteran. jadi bilamana beliau nanti meninggal, jasadnya akan diserahkan kepada Fakultas Kedokteran UGM untuk dijadikan sebagai obyek penelitian kedokteran.

“dari tanah kembali ke tanah” tampaknya tidak terjadi dengan mudah untuk jasad ibu Pangesti karena nanti jasadnya akan “mampir” dulu ke laboratorium FK UGM. entah akan dibedah atau dipotong2 untuk melihat isi dalam tubuh seperti ginjal, paru2 dsb dsb.

IMHO, sebuah isu yang menarik terlebih lagi bila dikaitkan dengan ziarah kubur. akan kemana para peziarah tersebut? ke FK UGM kah? itu pun dengan catatan bila jasadnya masih utuh berada di FK UGM. bagaimana jika organ2 tubuhnya sudah terpisah jarak?

pertanyaan: bersediakah anda untuk menjadi cadaver?

[opini] katakan tidak untuk SBY !!

gak perlu berpanjang kata.. langsung saja simak poster berikut ini :

page0000009_1

monyet kembali bersinar…

hhhmmm.. kira2 akan menulis apa yah dengan judul post “monyet kembali bersinar” ?? apakah akan ada kaitannya dengan iklan xl ? ataukah si monyet xl yang telah tenar?

jawabnya adalah so pasti tentang monyet.

Axis, tampaknya tidak mau kalah dengan pamor XL yang sudah begitu melekat dengan si bintang iklan (aka monyet/simpanse). setelah turun image karena konser rihanna yang gagal (padahal di blog ini sudah menyampaikan “gossip atau fakta”-nya), kali ini axis mau mencoba untuk bangkit dari keterpurukan.

langkah2 strategis pun dicanangkan. mulai dari mengusung si amir anak yogyakarta yang jualan layang2 banting harga sampai dengan iming2 bonus berlipat di tahun 2009. sampai yang terbaru ini: mengusung Tarzan, Jane dan… monyet.. halllaahh.. lagi2 monyet yang nangkring.. payah dech..

gak percaya? mari kita simak bagaimana iklan dari axis (konon kabarnya terpincut dengan pamor monyet xl)

Baca lebih lanjut

GILA !! tagihan handphone perorangan 17milliar

sungguh ini bener2 gila dan diluar dugaan..

jadi begini awalnya, diantara mencari kantuk sehabis menerima laporan sms bahwa blok m mall dan blok m plaza yang dini hari tadi diteror bom, gue menghabiskan waktu dengan membaca koran kemarin (Kompas, 3 Nopember 2008).. sebenarnya koran ini udah gue bolak-balik beberapa kali, tapi kali ini guna membunuh kantuk semua berita gue baca dan gue susuri sampai akhirnya ketemu yang namanya Redaksi Yth (halaman7)

tampil mengesankan.. alamak !! tertulis dengan nyata : Tagihan Seluler Perseorangan Mencapaii Rp 17,66 miliar !! kucek2 mata.. kembali mlotot..

ini bener2 berita… gak nyangka.. 17,66 miliar dari tagihan handphone.. gileee.. ini benar2 gila.. gak percaya? ini nih gue sajikan copasnya

kompas - redaksi yth

kompas - redaksi yth

gmana? masi merasa gue bohongi? yang jelas si Bapak Kushareyanto-lah yang ditepu abis2an mentah2 oleh XL.. gile.. tagihan bisa sampe sedahsyat itu.. gak nyangka.. cuap2 berapa lama ya? trus ngabisin batere berapa tuh? n berapa lama cuap2nya? jontor deh tu bibir..

kalo 17,66 miliar itu buat beli mobil, udah dapet berapa puluh roda yah? gmana pula kalo dibelikan motor? gimana kalo dibelikan cendol? krupuk, kecap, sambal, cabe, sendal, sepatu, baju, topi, beha, celana dalam, ? huaaahh.. pokoknya dapetnya banyak banyak dan buaaaannnyyaaaakkk…

kok bisa yah sampe secanggih itu tu tagihan.. mesti dikoreksi nih tu XL

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape