Archive for the ‘komunikasi’ Tag

3 Pemicu Pertengkaran dan Solusinya

Oleh :Petti Lubis, Anda Nurlaila

VIVAnews – Bagi kebanyakan pasangan, hidup bersama bukan berarti hanya berisi kebahagiaan dan rasa cinta, tetapi juga kerjasama dalam hubungan.

Seiring tahun kebersamaan dan perubahan gairah, pertengkaran akan menjadi bagian kehidupan pasangan. Namun, bertengkar mengenai hal yang sama berulang-ulang akan menyebabkan frustrasi dan ketegangan yang tidak perlu.

Berikut ini tiga pemicu utama pertengkaran dan bagaimana cara menghadapinya.

1. Seks
Seks adalah wilayah yang sering menjadi konflik dalam kehidupan pasangan. Menurut psikolog dan ahli hubungan Dr Michelle Gannon, banyak pasangan yang bertengkar karena memiliki keinginan yang berbeda. Misalnya, salah satu pasangan ingin berhubungan seks lebih sering, tapi menginginkan mitranya memulai inisiatif keintiman.

Menurut Dr. Gannon, sangat penting mendiskusikan keinginan Anda dan pasangan di kamar tidur. Meski terkadang perbedaan tetap ada, pasangan perlu memprioritaskan kasih sayang secara fisik dan hubungan seksual, bahkan setelah punya anak, kerja, stres atau kesibukan. Tindakan sederhana seperti pelukan lembut setelah makan malam dapat membantu Anda dan pasangan Anda merasa lebih dekat secara fisik.

2. Uang
Dalam pertengkaran pasangan, uang sering muncul sebagai masalah utama. Dr Gannon menjelaskan prioritas orang berbeda saat membicarakan pengeluaran dan tabungan bisa berakibat pada pertengkaran. Perselisihan juga timbul saat pasangan harus saling berbagi tanggung jawab keuangan.

Dr. Sherman menyarankan agar pasangan menetapkan batasan dan aturan yang akan menghindarkan pertengkaran. Pasangan dapat memutuskan bagaimana membelanjakan uang bersama, terutama pada hal-hal besar seperti liburan, kredit rumah dan kendaraan. Diskusi menghindarkan Anda berdua melakukan kebiasaan pengeluaran pribadi secara sembunyi-sembunyi.

3. Komunikasi
Masalah komunikasi mungkin terdengar klise, tetapi komunikasi efektif merupakan kunci sebuah hubungan ideal. Seiring waktu, berkomunikasi dengan baik antarpasangan bisa sangat sulit. Pasangan mungkin lupa bagaimana mendengarkan satu sama lain dan memperlihatkan perasaan masing-masing.

Menurut terapis keluarga dan perkawinan Sharon M. Rivkin, miskomunikasi walaupun tidak disengaja membuat pasangan merasa tak didengar, tidak dihargai, dan tidak dicintai.

Pertengkaran, menurut Rivkin, seringkali hanya kedok bagi persoalan yang lain. Sehingga pasangan perlu mencari tahu apa yang memicu pertengkaran tersebut. Inti sebuah komunikasi dalam pasangan adalah saling mengasihi satu sama lain. Ungkapkan perasaan dan berilah pujian kepada pasangan. Kalimat “Aku sayang padamu” atau pelukan dan ciuman penting bagi pasangan agar merasa dihargai dan dicintai.
www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/133119-3_pemicu_pertengkaran_dan_solusinya
Dipublikasikan : Selasa, 2 Maret 2010, 11:04 WIB
©VIVAnews.com

Komentar MNRP:
yups.. benar sekali bahwa 3 hal itu sering jadi batu sandungan dalam menjalani hubungan.. walaupun banyak yang berpendapat jika sudah menguasai/memegang KOMUNIKASI tapi tetap aja yang 2 lainnya bisa jadi masalah besar.. kalo kurang2 uang atau seks smuanya bisa runyam..
keseimbangan dari keseluruhan pilar tersebut merupakan idaman semua pasangan, sayangnya tidak semua pasangan bisa meraih ketiga hal tersebut diatas.

Iklan

Nyalakan Gairah Cinta di Akhir Pekan

Akhir pekan jangan hanya untuk anak-anak, sisihkan waktu bermesraan dengan pasangan.
Oleh : Nenden Novianti
Gairah Seks (doc. Corbis)

Akhir pekan yang panjang jangan hanya sibuk dengan anak-anak, sisihkan waktu luang bermesraan dengan pasangan. Saatnya anda menyalakan kembali gairah cinta yang terabaikan karena sibuk.

Cobalah tips-tips mudah berikut, dan rasakan manfaatnya. Selamat bercinta!

Jagalah kebugaran tubuh dengan latihan ringan. Latihan ringan itu bisa dilakukan dengan cara yang mudah, misalnya dengan berjalan kaki saat berburu tempat makan siang yang pas dengan selera hati, atau bersepeda bersama keliling kompleks perumahan.

Anda pun bisa mendapatkan libido anda kembali dengan membaca sesuatu yang erotis. “Membaca bacaan yang erotis dengan mudah akan menaikkan hasrat anda, “kata Carol Queen, Ph.D, seksolog yang bekerja di Good Vibration, toko seks untuk perempuan di San Fransisco.

Dia merekomendasikan seri bacaan Herotica, yang ditulis oleh para penulis wanita dan The Diary of Anais Nin. “Sangat cocok bagi siapapun yang belum siap untuk berani beraktivitas seks langsung, lanjut Queen.

Pijat, ternyata selain membuat relaks, juga berdampak menstimulasi hormosn seks oksitosin. Demikian kata Ian Kerner, penulis buku She Comes First.”Semakin banyak oksitosin yang dilepaskan, maka semakin bergairah wanita,” kata Kerner.

Mandi bersama bersama pasangan juga salah satu pemicu memuncaknya gairah bercinta.”Tubuh bersih membuat anda merasa lebih seksi, dan anda pun ingin bersama pasangan yang juga bersih, “ kata Kerner.

Gunakan lubrikan. “Stimulasi klitoral akan lebih nyaman bila menggunakan lubrikan, “ kata Queen.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/48397-nyalakan_gairah_cinta_di_akhir_pekan

Berbicaralah dengan Pasangan

Bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saat untuk mengubahnya.
Oleh : Arinto Tri Wibowo, Muhammad Chandrataruna
(dok. Corbis)

Berkomunikasi dengan orang yang Anda cintai bisa menjadi tantangan terbesar dalam hidup. Di sini, Anda dapat menilai, apakah Anda merasa sangat berkuasa dalam hubungan dengan pasangan.

Namun, bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saatnya untuk mengubah sedikit gaya komunikasi dengan pasangan.

Simak beberapa metode berikut yang dikutip VIVAnews dari California Physics, Minggu 29 Maret 2009. Metode ini akan membawa Anda dan pasangan ke “meja perundingan.”

1. “Kita perlu bicara.”
Empat kata ini kadang terdengar menyeramkan ketika terlontar dari mulut mitra Anda. Namun, sesungguhnya ini merupakan awal komunikasi efektif dalam sebuah pasangan.

Sebisa mungkin, setiap pasangan harus berbicara setiap waktu. Ini dilakukan dalam membangun komunikasi yang intim. Bukalah dengan mengeluarkan kalimat pujian terhadap pasangan.

Setelah itu, sisipkan topik serius yang perlu didiskusikan bersama pasangan, misalnya tentang keuangan rumah tangga, cita-cita Anda terhadap hubungan, atau hal penting lainnya.

Anda bisa memulainya dengan kalimat, “Saya ingin tahu bagaimana caranya agar bisa mendengarkanmu lebih baik, karena selama ini kita jarang berbicara.” Anda juga bisa mencoba kalimat-kalimat sejenis lainnya yang sifatnya kooperatif.

Tapi, usahakan tidak membawa topik serius di sela makan malam romantis pada perayaan ulang tahun perkawinan. Ini untuk menghindari konflik atau debat di hari bahagia Anda berdua.

2. Negosiasi rumah tangga bukan negosiasi bisnis.
Hubungan Anda dan pasangan bukanlah bisnis. Menawar dan kembali menawar bukanlah strategi yang tepat dalam membangun hubungan seumur hidup bersama pasangan. Anda cukup mendengarkan dan menawarkan solusi. Inilah cara ideal untuk mencintainya.

Misalnya, pasangan Anda memiliki rencana besar, seperti pindah tempat tinggal. Sebaiknya, Anda memikirkannya terlebih dulu apakah maksudnya baik untuk hubungan Anda berdua.

3. Bagaimana dengan negosiasi seks?
Apakah seks baik untuk dinegosiasikan. Menurut ahli fisika Maryanne, kehidupan seks Anda adalah sesuatu yang sudah terbangun dan tumbuh di dalam hubungan dengan pasangan.

“Negosiasikanlah dengan penuh cinta dan sikap yang mendukung untuk membangun kehidupan seks yang lebih memuaskan.”

Hal senada dikatakan ahli fisika Darcy. Dia mengatakan, “Pikat pasangan Anda dengan kamar tidur yang baru bermotif seksi. Lengkapi juga dengan berbagai mainan seks yang lucu.”

Bagaimana pun cara Anda bernegosiasi, lakukanlah demi membangun hubungan yang baik seperti yang Anda dambakan. Jangan pernah lupa untuk selalu mengatakan “ya” ketika Anda mendengarkan pasangan berbicara, mengerti, dan bercinta.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44646-selalu_berbicaralah_dengan_pasangan