Archive for the ‘kerja’ Tag

Etiket di Kubikel Kantor

KOMPAS.com – Ruang kerja masa kini dirancang seefisien mungkin. Bahkan kadang tak menyisakan ruang privasi. Pahami etikanya agar kenyamanan kerja tak terganggu.

1. Silence, please
Gunakan nada suara seakan Anda berada di ruang perpustakaan. Tidak semua orang bisa mendengar suara keras. Banyak pula yang suka suasana tenang dan tidak bisa berkonsentrasi kerja dalam kondisi bising.

2. Hampiri teman
Kalau mau mengajak bicara teman, hampiri dia baru ajak bicara. Bila dari jauh Anda sudah teriak, teman yang lain pasti akan terganggu. Anda kan, tidak berada di hutan.

3. No speaker phone
Masih berkaitan dengan audio things, jangan gunakan speaker kalau menelepon atau menerima telepon. Baik itu untuk telepon kantor maupun ponsel pribadi. Selain bising, Anda tentu tak ingin pembicaraan jadi konsumsi publik, kan?

4. Setting ringtone
Tidak salah kalau Anda suka pada ringtone telepon seluler Anda. Pasti Anda akan memilih lagu atau suara favorit. Jadi masalah, kalau disetel sangat keras sehingga bisa kedengaran sampai ke seantero kantor bila ada telepon masuk. Apalagi kalau lagu yang Anda pilih tak disukai rekan kerja.

5. Jangan tinggalkan ponsel
Jangan pernah meninggalkan ponsel dalam waktu lama. Tidak juga pada saat makan siang. Tidak mungkin makan siang hanya 10 menit, paling tidak 30 menit. Jadi jangan meletakkan ponsel Anda di meja kantor dengan volume maksimal. Kalau berada pada posisi si teman, Anda pasti bete mendengar telepon berdering terus-menerus sementara si pemilik sedang pergi. Kalau pun ditinggal, atur menjadi silence, supaya tidak ada yang terganggu. Lebih baik lagi jika disimpan dalam laci.

6. Gunakan earphone
Musik bagi sebagian orang seperti penyemangat hidup. Mendengarkan musik saat sedang stres memang disarankan para ahli. Namun bukan berarti selera musik Anda disukai teman kerja lain. Jadi, kalau pasang musik, ya jangan keras-keras. Hidup rekan kerja Anda akan nyaman kalau Anda menggunakan earphone. Dan satu lagi, orang suka tidak sadar ikut menyanyikan lagu yang didengar lewat earphone dengan suara keras. Ini juga bisa mengganggu tetangga sebelah. Ingat, kantor bukan tempat konser, lho.

7. Di-mute saja
Suara berisik juga berasal dari komputer. Entah Anda sedang men-download lagu, menonton film, atau melihat widget dari berbagai situs, sebaiknya pasang earphone. Satu lagi, gunakan screen saver yang tidak berisik, atau, saat membukanya, kecilkan volume. Agar aman, di-mute saja.

8. “Pssst, ini rahasia, lho”
Perempuan senang curhat pada teman sekerja. Kalau lagi semangat bercerita, suka lupa volumenya mengeras. Mau tak mau akan terdengar oleh yang lain. Kalau sangat pribadi, lakukan di tempat yang lebih pribadi, ruang meeting misalnya. Tetapi kalau Anda mau semua orang mendengar, dan mereka tidak keberatan, ya, sah-sah saja. Lihat-lihat dan perhitungkan situasi.

9. Antibau
Karena terbuka dan tak ada pembatas, tidak hanya suara yang akan “mampir” ke sebelah. Bau-bauan juga bisa berkelana ke mana-mana. Jadi, usahakan jangan menyemprot wewangian di ruang kerja. Bisa-bisa teman sebelah Anda pingsan. Juga jaga badan dari bau tak sedap. Kalau sering keluar, dan Anda termasuk orang yang mudah berkeringat, siapkanlah baju ganti di kantor. Ganti baju jika baju memang basah, dan mulai merasa tidak nyaman dengan bau badan.

10. Bersih dari makanan
Masih berkaitan dengan bebauan, jaga kebersihan meja kerja Anda dari makanan yang berbau tidak sedap. Menurut Anda sedap, belum tentu teman Anda setuju. Jangan pula menyimpan makanan di laci meja, baunya akan menyebar dengan sangat cepat.

11. Dilarang menguping
Kalau ada yang sedang bicara pribadi di dekat Anda, pura-puralah tak mendengar. Sangat disarankan untuk tidak ikut campur, kecuali diajak bicara. Sangat tidak sopan, meski bukan salah Anda bila ada yang membicarakan masalah pribadi di tempat terbuka.

12. Minta izin
Meski ruangnya terbuka, anggap saja ada pintu antara area kerja Anda dan teman. Jadi, kalau mau meminjam sesuatu, jangan lupa minta izin, dan segera kembalikan. Jangan pula melirik-lirik meja teman tanpa izin. Anda juga tak mau meja kerja Anda dimasuki tanpa izin, kan?

13. Jaga kebersihan meja kerja
Meja kerja mencerminkan kepribadian pemiliknya. Anda pun membawa imej perusahaan. Jadi, jaga kebersihan meja agar reputasi Anda dan kantor terlihat baik di mata klien. Karena terbuka, setiap tamu yang datang bisa melihat langsung meja kerja Anda. Kalau meja karyawannya saja berantakan, klien bisa meragukan kinerja perusahaan Anda.

14. Gunakan messenger
Bila ingin berkomunikasi dengan rekan tanpa suara, gunakan saja messenger. Misal, YM, MSN, Twitter, dan lainnya. Lebih jelas dan tidak mengganggu. Asal, jangan kebablasan jadi ajang ngobrol.

(Erika Paula)

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/07/16/09493197/etiket.di.kubikel.kantor

Strategi Bekerja di Antara Wanita

Lingkungan kerja yang dominan wanita dipengaruhi karakter like and dislike.

Situasi kerja yang dipengaruhi mayoritas gender membutuhkan kecerdasan Anda dalam membawakan diri. Seringkali wanita yang bekerja di perusahaan yang didominasi pekerja wanita akan lebih mempertimbangkan kenyamanan emosional, adaptasi sosial, serta hal-hal yang bersifat interpersonal lainnya. Sebab karakteristik wanita lembut, sensitif, dan kerap dikalahkan mood atau perasaan. Sedangkan jika wanita bekerja di lingkungan yang dominan pria, lebih mengedepankan hasil kerja dan upaya keras yang dilakukan. Aspek interpersonal bukan hal pokok yang dilihat berkaitan dengan pekerjaan seseorang.

“Lingkungan kerja wanita memang lebih banyak intriknya dibandingkan pria, yang cenderung lebih obyektif dalam memandang seseorang di lingkungan kerjanya,” ungkap Yuni Lasti Faulinda dari Experd (Executive Performance Development) Consulting.

Suasana kerja di lingkungan kerja yang dominan wanita, yang mengedepankan aspek psikis, mengharuskan para pekerja wanita untuk bisa mengatur strategi agar diterima di lingkaran zona nyaman rekan kerja. Tanpa taktik ini, sebaik apapun prestasi kerja seseorang, tak akan membuat ia mudah diterima dan benar-benar dilihat prestasinya.

Pelajari Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja yang dominan wanita sangat mementingkan penerimaan oleh lingkungan dibandingkan hasil kerja yang dilakukan. “Wanita butuh kenyamanan dengan lingkungan yang lebih besar, karena dorongan emosinya lebih besar. Mereka suka mencari chemistry-nya terlebih dulu ketika harus bekerja sama dengan seseorang, terutama orang baru,” papar Yuni.

Nah, untuk menemukan reaksi kimia ini, harus ada beberapa upaya yang perlu dikembangkan di dunia kerja. Pertama, pelajari perilaku dan kebiasaan rekan-rekan di kantor. Bagaimana mereka mengelola konflik, berbicara, berpakaian, apa yang menjadi minat dari mayoritas mereka, dan lainnya. Ini merupakan beberapa referensi yang harus Anda ketahui sebelum masuk ke dalam sebuah pergaulan di lingkungan kerja baru.

Cari Kemiripan
Bersikap luwes dan mendapat dukungan dari rekan kerja lain juga penting untuk meningkatkan karier Anda. Bahkan, Yuni mengingatkan, agar mau mencoba untuk masuk  ke dalam kelompok-kelompok pergaulan yang sudah ada.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mulai masuk dalam lingkungan kerja antara lain mengidentifikasi diri terhadap kelompok pergaulan Anda. Yuni menyarankan untuk mulai dengan mencari kemiripan karakter maupun minat untuk menjalin kedekatan dengan rekan di kantor.

“Sebagai langkah awal, bisa saja mulai membuka peluang. Misalnya mencari kesamaan seperti daerah asal, almamater, hobi, dan lainnya.” Kesamaan inilah yang membuat Anda akan menjadi bagian dari mereka. Seseorang akan cenderung merasa nyaman ketika menemukan kemiripan atau kesamaan dalam beberapa hal.

Pikat Hati Atasan
Kepiawaian memanfaatkan peluang untuk memikat hati atasan juga penting dilakukan. Apalagi dengan atasan yang juga wanita. “Biar bagaimanapun, bos wanita perlu di-touch,” ungkap Yuni.

Memanfaatkan peluang ini dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, yang dapat menjalin intensitas berkualitas dengan atasan. Yuni mencontohkan, ketika akan pergi rapat atau presentasi bersama di luar kantor lalu atasan memberikan tawaran untuk semobil dengannya. Meski Anda sebetulnya sudah punya rencana lain, tak ada salahnya menyambut ajakan tadi.

Di sepanjang perjalanan, Anda bisa mencoba membangun chemistry melalui sejumlah dialog. Meski singkat, Anda tak pernah tahu manfaat dari beberapa menit yang dihabiskan bersama atasan. Atau, Anda juga bisa menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada atasan. Anda juga bisa memberi sedikit cinderamata setelah tugas keluar kota. Atau sekadar bersikap antusias ketika diajak ngobrol dengan atasan. Intinya, lakukan tanpa mengundang kesan menjilat, namun sudah dapat memberi impresi positif kepada atasan.

Ikuti Pergaulan
Dari pengetahuan yang diperoleh, Anda juga bisa mencari celah untuk masuk ke dalam lingkungan kepercayaan rekan kerja wanita lain. Apalagi lingkungan kerja dominan wanita memang dikenal dengan ciri: like and dislike yang sangat subyektif. Jangan sampai, hanya karena salah memilih kata-kata atau berpakaian yang kurang pantas, Anda menjadi sulit untuk diterima dalam lingkungan pergaulan. Pastinya akan sulit bila harus bekerja namun dipandang negatif atas prestasi yang dihasilkan.

Jika ada peluang untuk ngopi, shopping, nyalon, atau nongkrong bareng, manfaatkan ajakan-ajakan ini untuk masuk dalam pergaulan mereka. Amati topik yang mereka sukai, dan usahakan nyambung terus dengan mereka. Jika sudah diterima oleh mereka, perlahan Anda bisa menarik diri dan kembali kepada pribadi yang sebenarnya.

Tetap Rendah Hati
Ketika Anda mulai menunjukkan prestasi yang diharapkan perusahaan, atasan banyak memuji, dan mengakui keunggulan Anda, jangan lupa untuk membagi perhatian ke lingkungan sekitar. Ingat, di lingkungan kerja mayoritas wanita, intrik akan amat mudah muncul. Tetaplah bersikat bersahaja dan merendah. Meskipun komunikasi sudah nyaman dengan atasan, jangan lantas berlebihan pula mendekatinya.

Tetap dekati rekan kerja yang lain setiap kali ada kesempatan. Di lain kesempatan, Anda pasti akan membutuhkan mereka. Misalnya, ketika kantor menuntut Anda untuk bekerja dalam sebuah tim. Namun, tak perlu berusaha terlalu keras mendekati rekan, jika itu justru akan membuat Anda terlihat tak natural.
Cukup bersikap netral dan kooperatif. Bila masih dipandang negatif, mungkin memang begitu tipikal orang yang tidak terlalu menyukai diri Anda. Sejauh tidak mengganggu proses kerja atau tim, tak perlu membawa masalah sepele ini sampai ke atasan, ya!

Atasi Stres
Bila sedang bete dengan seorang rekan kerja, terkadang hasil pekerjaan jadi tak maksimal. Untuk itu, mulailah mengatasi stres dengan menghadapi rekan-rekan kerja yang berseberangan dan berpikiran negatif tentang Anda. Salah satu caranya, dengan berusaha merangkul mereka. Berusahalah memiliki waktu lebih banyak lagi bersama mereka. Jika perlu, dekati salah satu dari mereka untuk menyampaikan maksud baik Anda.

Jika sudah mentok dan mengganggu, apapun permasalahan Anda, sebaiknya bicarakan dengan atasan atau pihak manajemen perusahaan. Namun, tetaplah bersikap profesional dan tidak menempatkan masalah personal di dalamnya. Intinya, memang diperlukan kenyamanan untuk menyelesaikan pekerjaan, tapi jangan membuat semuanya menjadi lebih rumit dengan menjadikan masalah kerja jadi masalah pribadi.

http://perempuan.kompas.com//read//xml/2009/03/10/10063762/strategi.bekerja.di.antara.wanita

Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja

Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja

Membaca dan memahami bahasa tubuh sangat penting untuk membuat Anda lolos wawancara kerja. Kemampuan komunikasi non-verbal memberikan nilai tambah untuk Anda sekaligus membantu untuk memperkirakan apa yang dipikirkan si pewawancara.

1. Jabat Tangan
Jabatan tangan memperlihatkan siapa diri kita. Hati-hati dengan cara Anda berjabat tangan. Kenal istilah dead fish, bone crusher, atau wet fish? Itu adalah istilah-istilah jabat tangan yang tak bagus. Dead fish adalah tipe jabat tangan yang “malas”, yaitu memberikan tangan saja, tanpa digenggam, seperti ikan mati. Sementara bone crusher, biasanya datang dari arah atas, lalu menggenggam sangat kencang seperti mau meremukkan tulang. Meskipun niatnya menunjukkan tipe orang yang tegas, namun jabat tangan ini menyakitkan dan justru menunjukkan tipe agresif. Tipe wet fish menunjukkan tipe orang yang memiliki masalah dengan kepercayaan diri.

Tiga langkah jabat tangan yang baik:
* Pastikan tangan dalam keadaan bersih, kering, dan tidak sedang memegang benda lain.
* Ketika menggenggam tangan lawan, berikan kehangatan namun pastikan ada ruang udara.
* Jabat tangan dengan profesional, sopan, genggaman kuat, dan senyum hangat.

2. Tatapan
Ketika Anda bertemu dengan si pewawancara, tatap matanya dan berpikirlah, “Wah, senang rasanya bisa bertemu dengan Anda!” Hal ini akan membantu Anda tersenyum dari dalam hati, dan ia akan mendapati sinyal tersebut dengan mood positif. Ketika kita bertemu dengan orang yang kita senangi secara otomatis pupil mata akan membesar, ini merupakan fenomena yang secara insting ditangkap manusia lain.

Selama wawancara kerja, pastikan kontak mata Anda berada dalam seputaran segitiga terbalik wajah si pewawancara. Yakni di antara titik luar alis kiri, ke hidung bagian bawah, dan titik luar alis kanan. Menatap bibir seseorang dianggap pelanggaran seksual, sementara menatap dahi seseorang dianggap merendahkan.

3. Postur Tubuh
Upayakan untuk duduk lurus, agar kepercayaan diri muncul dari sana. Jika Anda merasa rendah diri dan jenuh, coba perhatikan cara Anda duduk dan berdiri. Duduk tidak rapi atau berdiri sambil bersender bisa menekan dada dan mengurangi asupan udara ke paru-paru, yang menyebabkan kegugupan dan ketidaknyamanan.

4. Posisi Kepala
Untuk meningkatkan rasa percaya diri selama wawancara, posisikan kepala Anda tegak secara horizontal dan vertikal. Ini memberikan sinyal bahwa Anda serius dalam menggapai tujuan. Namun ketika dalam percakapan, untuk terlihat lebih bersahabat, miringkan sedikit kepala Anda untuk menunjukkan simpati.

5. Tangan dan Lengan
Tangan dan lengan memberi penilaian akan seberapa “menerimanya” kita. Jadi, upayakan tangan Anda berada di samping tubuh. Ini menunjukkan bahwa Anda bersikap terbuka dan siap menerima apapun yang datang kepada Anda.

Orang pendiam cenderung melipat dan menjauhkan lengan mereka dari badan, sementara orang yang supel cenderung menggambarkan maksud dengan gerakan tangan sambil berbicara. Upayakan gerakan tangan tak jauh dari badan Anda, supaya tak terlihat berlebihan. Jangan melipat tangan di depan dada selama wawancara, karena Anda akan terlihat defensif.

Dua arti gerakan tangan:
* Telapak tangan menghadap ke luar dan ke atas berarti orangnya terbuka dan bersahabat.
* Telapak tangan menghadap ke bawah berarti tipe orang yang dominan dan kemungkinan agresif.

6. Tanpa disadari, kaki cenderung bergerak di luar batas normal ketika kita gugup, stres, atau sedang kebingungan. Mengatasinya? Upayakan kaki kita setenang mungkin selama wawancara. Jangan biarkan kaki Anda terlipat, karena seakan-akan hal itu menciptakan batasan antara Anda dan si pewawancara.

C6-09

Sumber : msn

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/03/10/15001772/bahasa.tubuh.saat.wawancara.kerja

Dollar yang patah, gue yang susah

Post ini bukan mengulas kondisi nilai tukar rupiah yang (masih) terpuruk. Bukan pula mencoba merefleksikan diri sebagai seorang ahli ekonomi yang berupaya menahan gempuran badai krisis ekonomi dunia (pan gue bukan sarjana ekonomi). Dus, bukan pula menguak tips dan trik untuk terus eksis secara ekonomi walaupun hidup harus terus ekonomis (baca: irit). Jadi salah besar jika mencari sebuah hasil olah pikir yang berkaitan dengan adam smith dan teori keynes.

Perkara diawali oleh sebuah kebodohan dari seorang yang mengaku dirinya sebagai seorang warga negara Indonesia. Dia hidup di bumi Indonesia, dia minum air Indonesia, dia pun berdiri di tanah Indonesia. Namun apa lacur pola pikir dan tingkat kecerdasan yang ternyata berada dibawah garis kecerdasan rata-rata. Saking alpanya, gue rasa dia lupa bahwa mata uang Indonesia adalah rupiah.

Mengapa demikian?

Pokok perkaranya adalah sangat sederhana yakni masalah transaksi jual beli sebuah program komputer yang rencananya akan digunakan oleh salah seorang ekspatriat yang akan kerja di kantor gue. Permintaan ekspatriat itu mudah saja, dia perlu komputer yang bersoftware MS Windows serta dilengkapi dengan MS Office versi Jepang. Kenapa mesti jepang? Karena dia orang jepang sehingga dia lebih familiar bila menggunakan software yang berbahasa pengantar jepang.

Itu saja.

Lah kok jadi repot?

Oh ya.. menjadi repot karena si WNI ini terlalu bodoh dalam melakukan deal bisnis dengan pihak penjual software yang dimaksud. Saking bodohnya, dia berlaku seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Nurut aja gitu loh dengan syarat pembayaran yang mesti harus wajib menggunakan dollar amerika dan cash and carry. Please dech. Emangnya seberapa besar sih jumlah transaksinya?

Hanya USD 165 sajah gitu loh.

Ok, itu awal muasal dari sebuah masalah. Sebagai kasir gue hanya melakukan sebuah prosesi serah terima tanggung jawab untuk melakukan penyerahan sejumlah atas permintaan cash advance yang telah disetujui oleh finance manager. Jadilah sebuah proses penjerumusan diri dalam kubangan masalah gue jalani. Tarik cash dalam bentuk dollar disertai serah terima kepada pihak yang membutuhkan cash advance. Seperti transaksi lainnya, complain setelah meninggalkan meja kasir tidak diterima. Pengertiannya adalah si penerima sudah setuju dengan jumlah dan keadaan uang yang diterimanya dari kasir.

Sehari kemudian, transaksi pembelian software yang tersebut diatas dilaksanakan oleh orang lain (bukan si penerima uang). Berarti sudah ada penyerahan ke tangan lain selain kasir dan si peminta cash advance. Catet !

Sesampainya di toko si penjual software itu, uang dollar tersebut ditolak oleh penjual karena uangnya patah? What the heck?

Uang patah apa yah artinya?

Usut punya usut ternyata uang tersebut (tepatnya yang pecahan USD 5) ketekuk atau terlipat sehingga mengakibatkan tidak mulus lagi dan kehilangan nilainya. Atas dasar itu maka transaksi tidak bisa dijalankan karena jumlah uangnya tidak sesuai dengan kesepakatan. What?

Masalah belum selesai kawan.

Si WNI yang bodoh itu komplen ttg masalah tersebut. Hey tunggu dulu, ingat peraturan kasir diatas. Komplen setelah meninggalkan meja kasir, tidak diterima. Tapi yaa emang dasar WNI yang bodoh maka peraturan itu dianggap sebagai sebuah angin lalu saja dan minta agar uang tersebut diganti. Hey! Lo kira gue tempat penukaran uang (money changer)?

Prosedur jadi panjang karena mesti membuat aplikasi ke bank yang disetujui oleh finance manager dan mesti ke bank lagi untuk mendapat uang pengganti. Sementara di bank pun gue da tau kalau ganti uang yang rusak, pasti nilainya akan berkurang. Trus siapa yang mo menanggung kerugian nilai itu? Gue? Gak la ya.. gue cukup puas dengan beban memegang uang 10juta perhari yang mana bukan uang gue.

Cuma gara2 uang dollar yang patah.. proses pembayaran yang sebenarnya sangat mudah dan sederhana jadi panjang dan rumit. Belum lagi beban untuk menghadapi omongan finance manager yang menyalahkan gue kenapa mesti hal ini terjadi. Hey boss, this is not my responsibility. The money is already taken by the requestor.

Bila saja WNI itu lebih cerdas yaaa setidaknya menyesuaikanlah dengan kemeja lengan panjang nan rapih serta wangi itu, tentunya hal ini gak perlu terjadi. Gue perlu mencak2, gue gak perlu meluangkan sekian waktu untuk membuat aplikasi ini itu serta menghabiskan sekian rupiah untuk telpon sana telpon sini. Berapa rupiah penghematan yang bisa gue lakukan bila saja si WNI bodoh itu keukeh untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya?

FYI, anggaplah rate dollar saat ini sekitar Rp 11.500,- berarti nilai rupiahnya adalah Rp 1.897.500,-

Dengan uang yang pegang saat ini sekitar 10juta, tentunya jumlah tersebut tidak material dan bisa langsung dicairkan. Sehingga transaksi pembelian cash and carry itu bisa berjalan lancar aman dan nyaman.

Sekarang coba kalau menggunakan jasa bank (baca: transfer)

biaya bank untuk tranfer rupiah dalam kota adalah 5000 rupiah. Sementara untuk transfer dollar dalam negeri adalah USD 20,00 silahkan bandingan berapa rupiah yang bisa dihemat?

Dipercepat saja hitungannya = Rp 225.000,- waow !

Itu jumlah yang lumayan loh.. bisa makan untuk seminggu mungkin?

Tapi yaa itu juga kalau si WNI bodoh itu mau menggunakan logika dan akalnya serta menggunakan bacotnya yang sungguh seperti tong kosong. NATO !

Yah gitulah WNI bodoh.. tinggal di Indonesia tapi menggunakan mata uang asing. Jangan2 dia terbiasa bayar uang bensin dengan uang real…. huehuhehheehehe

ditulis menggunakan OpenOffice 3.0.1

tips dalam interview

brur n sis..

ini ada tips cerdas dalam interview..
sering kali dalam proses perekrutan karyawan banyak calon kuat yang gagal ketika memasukin tahapan wawancara.
menurut penelitian yang tidak ilmiah, rata2 mereka jatuh ketika si Interviewer menanyakan hal sebagai berikut:

“apa alasan saudara keluar dari tempat kerja yang lama?”

nah berikut ini tips yang jitu dalam menjawab pertanyaan tersebut.

noname

5 Cara Relaksasi Usai Bekerja

Ilustrasi: Minum teh hijau

Setelah seharian bekerja, otak diperas habis-habisan untuk memikirkan pekerjaan, tenaga pun dikuras karena berkunjung ke banyak tempat, seringkali kita masih harus menghadapi kemacetan saat pulang ke rumah. Akibatnya, begitu sampai di rumah, kita tak sanggup lagi melakukan rutinitas yang seharusnya dilakukan sebelum tidur. Misalnya, mengganti baju, mandi, atau makan malam. Kadang-kadang, masih dengan pakaian kerja, bahkan tanpa mencuci tangan dan kaki, kita langsung tidur karena begitu capai. Pada saat seperti itu, badan yang masih kotor dan perut yang lapar tak lagi terlalu dipikirkan. Yang penting bisa langsung mengistirahatkan badan dan pikiran dengan tidur.

Sebenarnya, ada beberapa hal kecil yang bisa kita lakukan sebagai relaksasi sebelum kita naik ke atas ranjang. Memang membutuhkan sedikit waktu, namun istirahat Anda pasti akan lebih nyaman setelah melakukan hal-hal simpel berikut ini. Anda tak memerlukan waktu lama untuk melakukannya, namun efeknya pasti sangat terasa.

1. Mandi. Siapa pun pasti tahu bahwa dengan mandi badan kita terasa lebih segar. Mandi lah dengan air panas bila perlu. Jika Anda tak memiliki water heater di kamar mandi, hubungi keluarga atau pembantu di rumah untuk memasakkan air panas untuk Anda. Dengan demikian, ketika tiba di rumah Anda bisa langsung mandi. Bila Anda biasa mandi di bathtub, gunakan aromaterapi untuk membantu relaksasi.

2. Pesan makanan. Anda terlalu capai untuk memasak atau menyiapkan makan malam? Pesan saja makanan kesukaan Anda, atau mampir ke warung dalam perjalanan menuju rumah. Anda juga bisa membawa pulang makanan untuk disantap bersama pasangan.

3. Tidur lebih lama. Anda tahu kan, bila setelah beberapa hari Anda tak cukup tidur, maka Anda harus “membayar” waktu tidur Anda. Tidur lah lebih cepat. Bila beberapa hari terakhir Anda baru tidur pukul 01.00, maka hari ini usahakan sudah masuk ke kamar pukul 21.00. Lupakan saja buku yang sedang Anda baca, atau acara TV yang biasanya tak ingin Anda tinggalkan.

4. Minum teh. Siapkan teh herbal yang berguna untuk relaksasi. Lavender atau chammomile bisa Anda coba.

5. Main dengan anak. Banyak orang yang sengaja meminta kepada pasangan di rumah untuk tidak membiarkan putra atau putri mereka terlelap lebih dulu saat mereka tiba di rumah. Bermain bersama anak dapat melupakan stres Anda. Namun bila si kecil sudah keburu tidur, atau jika Anda belum punya momongan, bermain lah dengan piaraan Anda.

Bagaimana, mau mencoba?

din (http://perempuan.kompas.com/read/xml/2009/02/02/13552384/5.cara.relaksasi.usai.bekerja)
Sumber : Sheer Balance

pulang kantor lebih awal

jujur.. tulisan ini tidak cocok untuk anda yang termasuk workoholic (si gila kerja).tapi juga bukan untuk dijadikan senjata untuk orang2 yang malas kerja atawa tipikal si pemakan gaji buta (gue termasuk gak yaa?). tapi post ini sungguh menarik dan bermanfaat.

ada berita dari vivanews (Pulangkan staff lebih awal untuk beranak-pinak). singkat berita adalah perusahaan Canon (Jepang) memulangkan karyawannya lebih awal dan menutup akses untuk pekerja yang suka kerja lembur. pukul 17: 30, listrik kantor langsung dimatikan.
keuntungannya adalah untuk para karyawan bisa segera pulang kerumah untuk berindehoy (dan berasoy2) dengan suami/istri yang pada akhirnya melakukan “produksi” anak. selain daripada itu juga mengurangi beban biaya listrik secara signifikan bagi Canon.
kebijakan Canon ini sejalan dengan harapan pemerinta Jepang yang berupaya untuk menaikkan tingkat pertambahan penduduk agar mencapai 2% pertahun.

seandainya dilakukan di Indonesia gmana yaa? duh jadi kepingin…

orang jepang emang lebih suka kerja ketimbang beranakpinak.. sementara orang Indonesia lebih suka beranakpinak ketimbang kerja… kewalik walik nih..

Trik agar Naik Gaji (2)

MINTALAH EVALUASI

Terkadang mendapatkan uang lebih banyak pada saat ini bukanlah pilihan tepat. Atasan atau manajer perusahaan mungkin tidak memiliki wewenang untuk melakukan negosiasi gaji yang lebih tinggi jika anggaran perusahaan sudah dibekukan. Jika hal ini menjadi alasannya, Anda dapat mengajukan kembali permintaan kenaikan gaji pada enam bulan ke depan atau bila situasi keuangan perusahaan sudah lebih baik. Keuntungan lain dari mengevaluasi ulang perjalanan kinerja setiap 6 bulan (atau lebih panjang lagi) adalah untuk melihat prestasi Anda.

Semua prestasi khusus yang membuat Anda disorot atasan merupakan pertanda baik. Hal ini juga merupakan kesempatan terakhir untuk membuktikan perkataan Anda menjadi kenyataan. Meski Anda merasa frustasi sudah bekerja keras tanpa mendapat bonus, tetaplah termotivasi dengan anggapan, mungkin akan mendapatkan ganjaran lebih baik setelah dievaluasi 6 bulanan.

NAIK GAJI PADA SAAT YANG TEPAT
Kendati Anda telah membuktikan prestasi pada perusahaan, Anda tak akan mendapatkan gaji lebih baik bila tidak memintanya. Namun, jika perusahaan sedang berada di tengah krisis keuangan dan separuh dari departemen telah diberhentikan, bagaimanapun juga, Anda tetap harus menunggu sejenak untuk mewujudkan keinginan ini.

Meminta kenaikan gaji di waktu yang salah tak hanya membuat Anda kehilangan kesempatan mendapatkan kenaikan gaji, sekaligus Anda juga akan dibuat terheran-heran ketika bos berkata, “Sebaiknya Anda juga memberi perhatian pada lingkungan sekitar.” Atau, bos bahkan memperingatkan Anda untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan perusahaan. Bila bekerja di sebuah perusahaan yang besar dan berkembang, barulah Anda dapat memulai subyek pembicaraan tentang kenaikan gaji ini dengan lebih leluasa.

BERPIKIR DI LUAR KEBIASAAN
Para bos suka menantang karyawannya untuk “berpikir di luar kebiasaan.” Bila Anda ingin memperbesar penghasilan di tahun ini, jangan lupakan faktor tambahan yang bersifat non-keuangan. Bekunya anggaran perusahaan mungkin tak banyak memberi perbaikan di tahun ini, atau setidaknya untuk beberapa bulan ke depan.

Lalu mengapa tidak menegosiasikan manfaat lainnya? Perusahaan mungkin akan menawarkan lebih banyak waktu berlibur, jam kerja yang lebih fleksibel, atau bahkan Anda dapat melakukan pekerjaan dari rumah mulai dari sekarang dan seterusnya. Menggunakan komputer di rumah berarti Anda masih bisa melakukan pekerjaan tanpa perlu membayar uang transportasi atau kehilangan banyak waktu di perjalanan. Jumlah gaji mungkin tak berubah. Namun, Anda bisa berhemat sedikit uang dan waktu. Sepertinya itu jauh lebih baik.*

Laili

(http://kompas.com/read/xml/2009/01/23/16581815/trik.agar.naik.gaji.2)

——————–

ada yang bilang.. di masa2 seperti ini, masi dapat gaji aja udah sukur banget.. banyak PHK..
kalo hidup dari gaji ke gaji, capek juga yaa…
kok kagak capek2 jadi karyawan ya?

Trik agar Naik Gaji (1)

Salah satu resolusi tahun baru Anda mungkin berupa keinginan adanya kenaikan gaji. Namun, setelah berencana meminta kenaikan gaji Anda tersadar, dunia usaha di masa krisis seperti saat ini tengah mengetatkan anggaran. Kendati demikian, jangan beranggapan Anda tidak mungkin mendapatkan kenaikan gaji. Ikuti saja beberapa tips negosiasi gaji kali ini!

* TUNJUKKAN KELEBIHAN
Kendati demikian, jangan beranggapan Anda tidak mungkin mendapatkan kenaikan gaji. Jangan harap Anda akan mendapat kenaikan gaji yang besar jika tidak bisa membuktikan prestasi. Kemampuan khusus merupakan hal terpenting yang mesti dimiliki setiap karyawan maupun pencari kerja agar bisa meraih posisi tawar untuk terjadinya kenaikan gaji.

Anda perlu memahami, ketika perusahaan memiliki anggaran yang cukup ketat, mereka tak akan mau menghamburkan uangnya begitu saja. Ingat, hukum ekonomi mengatakan, dunia usaha selalu ingin memproduksi lebih banyak dengan lebih sedikit sumber daya, dan akhir-akhir ini, tampaknya menjadi tren perusahaan untuk sedikit lebih memforsir karyawannya.

Sadari pula, walaupun kini Anda sudah bekerja sekian lama di suatu perusahaan, atasan belum tentu melihat kemampuan Anda. Lancarnya pekerjaan yang dilakukan bukan berarti Anda lantas jadi harus saling tuding atau sikut antarsesama karyawan, lho! Jika ini yang dilakukan, prestasi kerja Anda tak akan terlihat oleh perusahaan.

Sebaiknya Anda perlu membuat daftar kemampuan yang harus dicapai selama masa kerja, sehingga dapat dijadikan pengingat demi kebutuhan prestasi Anda. Tahukah Anda, untuk meningkatkan penjualan, tentu diperlukan pekerjaan yang lebih efisien atau menerima respons positif dari para klien, bukan? Untuk itu, Anda perlu membuktikan dan menggunakannya sebagai kekuatan dan posisi tawar di dalam perusahaan. Di bidang pemasaran, prestasi dapat dilihat dari keuntungan yang dapat dihitung dan banyaknya penawaran langsung dari klien. Ini jauh lebih baik ketimbang mengumbar kata-kata manis nan indah.

Dan bagi para pencari kerja, pada dasarnya sama saja dengan mengupayakan prestasi di dalam perusahaan. Kecuali jika Anda sang pencari kerja yang menyoroti kepentingan untuk peningkatan karir. Rekaman presatsi yang baik pada riwayat karier Anda dapat memberikan alasan tepat bagi perusahaan mempekerjakan Anda di posisi lebih baik. Namun ingat, rekaman riwayat ini juga akan memberikan alasan tepat sang atasan untuk mengharapkan yang lebih lagi kepada Anda, di samping memberikan bonus yang lebih baik.
* KETAHUI PASARAN
Meskipun Anda pikir patut mendapatkan gaji lebih besar, atasan akan cenderung menolak mentah-mentah keinginan Anda untuk naik gaji. Sebaiknya jangan bernegosiasi dengan mulai menawar dengan nominal tertentu untuk mendapatkan penghasilan lebih besar. Bos Anda mungkin lebih tahu berapa penghasilan yang didapat pekerja lainnya di posisi yang sama, seperti halnya posisi Anda. Agar lebih jelas, sebelumnya cari referensi penghasilan, dan lihat batas atau standar gaji untuk profesi tertentu di kota Anda ataupun di wilayah lain. Lalu letakkan permasalahan gaji ini ke dalam konteks harapan yang realistis sehingga dapat membantu Anda melakukan tawar-menawar dengan lebih efektif.*
Laili
(http://kompas.com/read/xml/2009/01/23/16501591/trik.agar.naik.gaji.1)

berangkat pagi = sehat

jarum jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi. mobil sudah dipanasi begitu juga dengan motor. hari ini berangkat lebih pagi. kepagian!
biasanya baru berangkat dari rumah pukul 6: 40. untuk kali ini ingin merasakan sensasi udara pagi setelah semalam hujan deras. pasti bebas polusi !

mantap ! ternyata beneran bebas polusi.. mobil/motor baru beberapa yang berseliweran di jalanan.. tampaknya banyak orang yang masi mendengkur atau mungkin masih mandi.. atau jangan2 sudah terjebak kemacetan di pintu masuk kota jakarta.. ckkcckckk.. parah juga yah.. beruntunglah gue yang tidak perlu “menikmati” kemacetan yang seperti itu..

Dua puluh menit. itulah waktu yang diperlukan untuk mencapai kantor. perjalanan yang menyenangkan karena tidak ada polusi, tidak ada derai suara klakson yang memekakkan telinga dan bikin emosi. aaah nikmatnya..

kepagian!!

ckckckckk.. ternyata kantor belum buka. si pembuka kantor ternyata belum datang.. jadi mesti nunggu 10 menit.. ckcckckckck..

besok berangkat pagi lagi aaahh.. sekarang waktunya sarapan kecil.. 🙂