Archive for the ‘anak’ Tag

Bicarakan Kontrasepsi dengan Pasangan

Bila ingin menunda punya anak, bicarakan soal kontrasepsi dengan pasangan sejak awal.
Oleh : Nenden Novianti
konsultasi seks (doc Corbis)

Saat anda menikah, sangat penting untuk mendiskusikan soal kontrasepsi dengan pasangan anda sejak awal. Jangan berasumsi apapun tentang keamanan dan keefektifan metode kontrasepsi dengan pasangan anda, hingga anda mendiskusikannya langsung.

Bicarakan topik ini sejak akan memasuki pernikahan, jangan ditunda. Semakin dini dibicarakan dengan nyaman tanpa rasa malu, maka akan lebih mudah. Pembicaraan ini sebaiknya dilakukan secara alamiah, soal pencegahan kehamilan dan seks yang aman.

Bicarakan pada saat yang tepat, saat pribadi dan intim. Jangan malu memulai pembicaraan. Pertimbangkan untuk bertemu dengan dokter untuk berkonsultasi bersama pasangan bila dirasakan tindakan ini perlu.

Aktiflah, jangan bergantung pada pasangan anda untuk soal pencegahan kehamilan yang belum diinginkan itu. Diskusikan soal alat kontrasepsi yang tepat dan nyaman bagi anda berdua, dan seks yang aman.

Sekali lagi jangan sungkan atau malu. Setiap orang berhak untuk memilih dan menentukan kontrasepsi yang diinginkannya.

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44314-bicarakan_kontrasepsi_dengan_pasangan

Iklan

pulang kantor lebih awal

jujur.. tulisan ini tidak cocok untuk anda yang termasuk workoholic (si gila kerja).tapi juga bukan untuk dijadikan senjata untuk orang2 yang malas kerja atawa tipikal si pemakan gaji buta (gue termasuk gak yaa?). tapi post ini sungguh menarik dan bermanfaat.

ada berita dari vivanews (Pulangkan staff lebih awal untuk beranak-pinak). singkat berita adalah perusahaan Canon (Jepang) memulangkan karyawannya lebih awal dan menutup akses untuk pekerja yang suka kerja lembur. pukul 17: 30, listrik kantor langsung dimatikan.
keuntungannya adalah untuk para karyawan bisa segera pulang kerumah untuk berindehoy (dan berasoy2) dengan suami/istri yang pada akhirnya melakukan “produksi” anak. selain daripada itu juga mengurangi beban biaya listrik secara signifikan bagi Canon.
kebijakan Canon ini sejalan dengan harapan pemerinta Jepang yang berupaya untuk menaikkan tingkat pertambahan penduduk agar mencapai 2% pertahun.

seandainya dilakukan di Indonesia gmana yaa? duh jadi kepingin…

orang jepang emang lebih suka kerja ketimbang beranakpinak.. sementara orang Indonesia lebih suka beranakpinak ketimbang kerja… kewalik walik nih..