Archive for the ‘pesan dan tips’ Category

Bercinta Tak Sekadar Gerakan Fisik

Kepuasan bercinta tidak selamanya dibangun oleh naluri.
Oleh :Arinto Tri Wibowo
Bercinta di Alam Terbuka (doc Corbis)

Kepuasan bercinta tidak selamanya dibangun oleh naluri. Pasangan perlu ketrampilan untuk berhubungan dan berkomunikasi sebelum mereka memulai aktivitas bercinta.

Pria dan perempuan memiliki kebutuhan bercinta yang berbeda. Salah satu cara terbaik untuk mempertemukan perbedaan itu adalah melalui komunikasi yang terbuka dan jujur.

Namun, karena berbagai alasan, banyak pasangan yang tidak pernah terbuka untuk membicarakan perbedaan itu. Bahkan, pasangan berjalan bertahun-tahun tanpa pernah memahami sebagian kebutuhan bercinta yang paling fundamental dan unik.

Les dan Leslie Parrot dalam bukunya berjudul Questions Couple Ask mengatakan, beberapa prinsip dasar yang dapat membantu seseorang dan pasangan dalam menikmati kepuasan bercinta di antaranya aspek relasional dan emosional dalam berhubungan.

Tidak seperti pria, perempuan tidak memisahkan aktivitas bercinta dari aspek relasional dan emosional. Mereka menginginkan ketenangan perasaan atas hubungan selama lebih dari satu jam sebelum memulai bercinta.

Perempuan menginginkan suasana yang diliputi keintiman dan kemesraan yang dibangun atas pilihan sehari-hari.

Atas alasan ini, penting untuk berkomunikasi dengan pasangan melalui cara-cara penuh cinta sepanjang hari. Bagi perempuan, bercinta lebih dari sekadar gerakan fisik.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/60135-bercinta_tak_sekadar_gerakan_fisik
Iklan

Gairah Bercinta Meredup, Berliburlah

Satu cara sederhana untuk mengobarkan kembali gairah yang hilang adalah liburan romantis.
Oleh : Arinto Tri Wibowo
Piknik bersama pasangan (Corbis)

Setelah sekian lama pasangan menikah, adakalanya gairah cinta mulai meredup. Rutinitas dan tanggung jawab rumah tangga ikut membuat suasana romantis menghilang. Akibatnya, pasangan hanya memiliki sedikit waktu untuk berdua.

Banyak cara untuk mengatasi kondisi yang membuat pasangan jenuh dan bosan. Salah satu cara sederhana untuk mengobarkan kembali gairah yang hilang adalah pergi ke luar rumah untuk liburan romantis.

Pasangan dapat memilih bermalam di hotel. Nikmatilah pergantian suasana dan melepaskan dari hal-hal rutin.

Selain itu, tinggalkan dulu tanggung jawab rumah tangga untuk sementara. Semakin cepat pasangan menikmati suasana dan lingkungan baru, semakin cepat pula mengembalikan gairah cinta yang sebelumnya meredup.

Dalam bukunya berjudul Mars and Venus in The Bedroom, John Gray menyarankan pasangan untuk menghindar dari rutinitas minimal semalam dalam setiap bulan.

Jika pasangan tidak dapat mengunjungi sebuah tempat berlibur di kota terdekat, mereka bisa memilih hotel di dalam kota.

Terkadang, dengan beristirahat dengan suasana yang berbeda, keromantisan pasangan diharapkan cepat kembali. Situasi tersebut banyak diharapkan oleh pasangan perempuan.

Perempuan lebih menginginkan perubahan suasana untuk membangkitkan gairahnya. Perasaan itu pula yang akan membebaskan perempuan dari tanggung jawab keluarga dan rumah tangga untuk sementara.

Bila lingkungan baru itu menjadikan suasana menjadi indah, keindahan dalam dirinya juga akan tergugah. Jadi, tidak ada salahnya anda dan pasangan mencoba suasana baru dalam kehidupan pernikahan.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/64162-gairah_bercinta_meredup__berliburlah

Sperma Baik untuk Kecantikan

Sperma Baik untuk Kecantikan

Seks yang sehat ternyata tak hanya bermanfaat untuk tubuh untuk aliran darah, tapi juga untuk kecantikan wanita. Berikut di antaranya:

  • – Sperma untuk menghaluskan kulit. Sperma memiliki kandungan yang ternyata baik untuk menghaluskan kulit. Bahkan, karena penemuan tersebut, sebuah perusahaan kosmetik di Norwegia bernama Bioforksning membuat sperma sintetis dan dijual sebagai obat facial di Amerika.
  • – Sperma bisa mendorong mood, laporan dari situs New Scientist. Sebuah studi yang dilakukan pada 2002 menemukan bahwa wanita yang melakukan kegiatan seksual dan terekspose sperma karena tak menggunakan kondom mengalami tingkat depresi kurang dari para wanita yang tak terekspose sperma atau tak melakukan seks sama sekali.
  • Meski ada pula faktor kemungkinan bahwa para wanita yang melakukan kegiatan seks tanpa pengaman tersebut berada dalam hubungan yang lebih stabil, berkomitmen, dan hal tersebut yang membuat mereka bahagia. Namun, para peneliti juga mengatakan bahwa air mani mengandung hormon yang mampu mengubah mood, seperti testosteron dan estrogen. Zat tersebut memasuki aliran darah wanita beberapa jam setelah sperma masuk ke dalam vagina.
  • – Aliran darah yang lebih ‘jalan’. Kegiatan fisik yang membuat berkeringat dan napas terengah-engah terdengar seperti sedang berolahraga? Ya, aktivitas seksual yang membara memang berlaku seperti olahraga. Ketika sedang melakukan aktivitas seksual yang mendebarkan, jantung Anda memompa darah lebih cepat dan mengeluarkan toksin dari tubuh lewat keringat. Ketika mencapai orgasme, biasanya pipi wanita akan terlihat merona.
  • – Hormon yang terlepas ketika melakukan seks bisa membantu menghilangkan rasa sakit. Seperti yang dilaporkan oleh Bulletin of Experimental Biology and Medicine, meningkatnya endorfin dari hormon oxytocin yang keluar ketika sedang bercinta bisa mengurangi rasa nyeri pada tubuh. Oxytocin juga dikenal sebagai “hormon cinta”, yang keluar dari tubuh kita setelah berhubungan badan dengan orang lain dan membuat kita tersenyum.
  • – Hormon seks membantu kita tidur lebih nyenyak. Berkat hormon oxytocin, kita akan merasa lebih nyaman, juga membantu tidur lebih lelap, seperti dilaporkan oleh WebMD. Tentu saja, tidur nyenyak dan cukup, baik untuk kecantikan, kan?

Obrolan Seru Pria Tentang Wanita

Ternyata ‘rumpian’ tentang Anda jadi topik seru saat si dia kumpul dengan teman-temannya.
Oleh : Petti Lubis, Harriska Farida Adiati
(doc. Corbis)

Banyak wanita mengira kalau kaum Adam hanya gemar bicara tentang olahraga atau mobil saat kumpul dengan teman-teman prianya. Kenyataannya, bukan melulu olahraga dan kendaraan saja yang kerap jadi topik ‘rumpian’ kaum pria.

Berikut empat topik favorit tentang Anda yang hangat diobrolkan si dia di kalangan teman prianya.

1. Aksi Anda bercinta
Jago atau tidaknya aksi Anda di tempat tidur. Pria suka bicara tentang seks. Namun, berbeda dari wanita, pria hanya berceloteh sekadarnya tentang kemampuan pasangannya. Sedangkan wanita biasanya lebih detail dalam menggambarkan kehidupan seksual dia dan pasangan. Pria mungkin hanya akan bilang, “Dia sangat luar biasa di tempat tidur.” Atau, kalau Anda belum terlalu pintar beraksi di tempat tidur, paling-paling pria hanya akan bilang begini ke teman-temannya, “Dia hanya berbaring saja di tempat tidur.”

2. Seberapa sering Anda menghubunginya.
Pria kerap mengeluh betapa pasangan mereka terlalu sering menghubunginya via telepon. Batas antara memberi perhatian dan mengekang memang tipis. Bisa jadi telepon atau SMS Anda diartikan sebagai suatu bentuk pengekangan ketimbang perhatian.

3. Sejarah percintaan Anda.
Misalnya Anda dan pasangan baru saja menjalin hubungan. Kepada temannya, dia akan bercerita tentang Anda, dan juga soal kisah cinta Anda sebelumnya. Berapa sering Anda bergonta-ganti pacar? Apakah Anda masih menjalin pertemanan dengan mantan? Bukan berarti teman pasangan Anda benar-benar ingin mengetahui jawabannya. Dia hanya ingin menebak-nebak siapakah Anda sebenarnya.

4. Teman-teman Anda.
Teman-teman Anda bisa jadi bahan obrolan dia dan teman-temannya. Tentu saja, kalau teman-teman Anda cantik dan masih lajang, itu jadi bonus bagi pasangan. Namun, jika teman-teman Anda, menurutnya, menyebalkan, maka si dia akan berusaha menghindar bila Anda mengajaknya kumpul-kumpul bersama gerombolan Anda. Baginya, lebih baik dia membiarkan Anda bersama sahabat-sahabat Anda. Ingat, sifat dan karakter Anda bisa dinilai dari teman-teman yang Anda miliki.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/54660-obrolan_seru_pria_tentang_wanita

Membongkar Rahasia Pria

Di balik tubuh pria yang kekar dan kuat ternyata menyimpan sederet ketakutan.
Oleh : Petti Lubis
(doc. Corbis)

Apa yang ada dalam benak pria? Itulah yang membuat banyak wanita bertanya-tanya. Tak perlu bingung mencoba membaca pikiran mereka. Menurut Sherry Argov dalam bukunya Why Men Marry Bitches?, pria memang punya memiliki kebiasaan menyimpan rahasia terdalam mereka dari wanita, dan hanya membaginya di antara sesama pria.

Ingin tahu apa ketakutan terbesar pria?

1. Takut terjebak dalam pernikahan dengan wanita yang salah
Pria sangat cemas merasa sengsara dalam pernikahan. Karena itu, mereka tidak sembarangan memilih calon istri. Pria takut diperlakukan seperti dulu ibu dan nenek memperlakukan mereka. Pria benar-benar menyeleksi calon pendamping hidupnya, lantaran tak ingin pasangannya berubah menjadi seseorang tidak dikenali, yang dapat membuat hidupnya sengsara.

2. Takut mobil miliknya disetir oleh pasangannya
Pria merasa wanita tidak menghargai peralatan dan keahlian. Mobil, bagi pria adalah kebanggan dan suber kesenangan yang tidak pernah mengecewakan. Masalahnya, wanita terbilang ceroboh memperlakukan mobil. Misalnya, bisa membuat mobil tergores atau bahkan ‘penyok’. Jadi, jangan heran jika dia akan membelikan mobil khusus untuk Anda agar mobil miliknya tetap mulus.

3. Takut kehilangan status
Bagi pria hal ini bisa membuat hancur lebur secara emosional. Karena itulah pria senang berkumpul dengan sesame pria supaya bisa berlagak layaknya ‘jagoan’. Di sinilah status mereka terlihat, sehingga mereka merasa dihargai dalam pergaulannya.

4. Takut istri berselingkuh
Kebanyakan pria takut hal ini akan terjadi, apalagi jika mereka sudah memiliki anak. Pikiran ini menghantui pria. Bila seandainya terjadi, ia akan dihadapkan pada situasi harus menjaga perasaan anak dan dirinya. Masalah seperti ini yang dapat menghancurkan hidupnya.

5. Takut memiliki anak tidak cerdas
Itulah akibatnya pria tidak ingin menikahi wanita yang kurang cerdas. Bila pasangannya bukan seseorang yang bisa diajak ngobrol berbagai topik bisa jadi pria langsung mencari kandidat calon istri yang lain. Bagi mereka, memiliki anak cerdas adalah salah satu kebanggaan terbesar dalam hidupnya.

http://kosmo.vivanews.com/news/read/53996-membongkar_rahasia_pria

Huru-hara Kehidupan Pengantin Baru

Ada triknya untuk menghindari ‘cekcok’ bagi pasangan baru menikah.

Oleh : Petti Lubis, Fadila Fikriani Armadita
Pengantin Baru Bertengkar (doc Corbis)

Pernikahan diibaratkan menyatukan dua pribadi yang berbeda dalam satu atap. Hal ini memang tidak mudah. Apalagi jika Anda berdua ‘mengangkut’ barang masing-masing. Yang perlu disadari, Anda berdua butuh mengorganisir benda-benda keperluan pribadi Anda berdua.

Sebelum huru-hara yang dialami pengantin baru menimbun masalah, ada baiknya Anda mengikuti cara tepat menata barang-barang Anda berdua berikut ini:

– Pisahkah baju Anda dan suami. Jika lemari baru ukurannya tidak terlalu besar, gunakan lemari lama Anda khusus untuk pakaian Anda. Mungkin, bagi banyak pasangan mencampurkan pakaian berdua merupakan hal romantis.

Tapi, hati-hati, saat Anda bingung mencari cardigan kesayangan untuk dikenakan ke kantor di antara tumpukan pakaian Anda dan suami, bisa jadi kondisi ini merusak mood di pagi hari. Ujung-ujungnya, Anda malah bisa bertengkar dengan suami.

– Pasangan yang baru menikah, tentu banyak sekali mendapatkan hadiah dari teman atau keluarga. Masalahnya, sebagian besar barang-barang pemberian itu sudah Anda miliki. Cara terbaik yang bisa ditempuh adalah menyingkirkan barang yang sudah usang, dan gunakan yang baru. Tidak mungkin menggunakan dua barang yang memiliki fungsi sama.

– Sebaiknya jangan menumpuk banyak barang di rumah. Miliki tempat khusus untuk menyimpan barang. Jika tidak mempunyai tempat untuk menyimpannya. Anda bisa menggelar garage sale di rumah untuk menjual barang-barang lama. Rumah bersih, Anda juga masih dapat untung, kan?

– Saat ingin membeli peralatan rumah baru, buatlah daftar belanja. Catatlah barang-barang apa saja yang Anda butuhkan. Jangan lupa pastikan kegunaan barang tersebut. Jangan samapai Anda-sia-sia membelinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50849-huru_hara_kehidupan_pengantin_baru

Tanda-tanda Pernikahan Di Ambang Kehancuran

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar.
Oleh : Petti Lubis, Mutia Nugraheni
(doc Corbis)

Menjalani pernikahan yang tidak hangat dan mesra lagi memang sulit. Mungkin sebenarnya Anda sudah menyadari kondisi hubungan yang di ambang perceraian ini jauh hari sebelumnya. Tetapi pertimbangan seperti anak, keuangan dan perasaan membuat Anda membutuhkan waktu lama untuk bergerak menghadapinya.

Ada beberapa hal  yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar. Apakah benar perceraian adalah satu-satunya solusi?

Pertama
Kehidupan percintaan Anda terasa hambar baik dalam hal perasaan maupun seks. Meskipun seks tidak selalu menjadi indikator tetapi jika hal tersebut sudah tidak pernah Anda lakukan bersama pasangan, saatnya untuk segera membicarakannya dengan serius.

Kedua
Anda merasa rasa kasih sayang yang biasa ditunjukkan pasangan seperti berpelukan atau sekedar mencium kening terasa seperti terpaksa. Anda dan pasangan melakukannya hanya seperti kegiatan rutin yang “wajib” dilakukan dan tidak melibatkan perasaan.

Ketiga
Cobalan untuk mencium pasangan Anda dan lihat bagaimana reaksinya. Jika pasangan segera menyudahi ciuman yang Anda berikan, itu bisa jadi merupakan pertanda buruk.

Keempat
Anda harus mengungkapkan kejujuran. Termasuk jika Anda pernah selingkuh atau melakukan kesalahan besar. Ajak pasangan untuk saling membuka hati dan pikiran. Jika pasangan tidak mau diajak untuk bekerjasama, mau tidak mau Anda harus segera membuat keputusan.

Kelima
Segera akhiri pernikahan Anda jika mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Hal itu akan terjadi terus-menerus dan dampaknya sangat buruk baik bagi Anda maupun anak-anak. Kekerasan bukan hanya dalam bentuk fisik tetapi juga psikis. Jika Anda mengalami trauma berat jangan segan untuk berkonsultasi denagn psikiater atau psikolog.

Keenam
Jika Anda dan pasangan masih ingin memperbaiki kehidupan pernikahan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan penasihat pernikahan. Tetapi jika pasangan menolaknya dan tidak mau berbuat apa-apa untuk menyelamatkan pernikahan tandanya Anda harus segera mengakhirinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50575-tanda_tanda_pernikahan_di_ambang_kehancuran

Nyalakan Gairah Cinta di Akhir Pekan

Akhir pekan jangan hanya untuk anak-anak, sisihkan waktu bermesraan dengan pasangan.
Oleh : Nenden Novianti
Gairah Seks (doc. Corbis)

Akhir pekan yang panjang jangan hanya sibuk dengan anak-anak, sisihkan waktu luang bermesraan dengan pasangan. Saatnya anda menyalakan kembali gairah cinta yang terabaikan karena sibuk.

Cobalah tips-tips mudah berikut, dan rasakan manfaatnya. Selamat bercinta!

Jagalah kebugaran tubuh dengan latihan ringan. Latihan ringan itu bisa dilakukan dengan cara yang mudah, misalnya dengan berjalan kaki saat berburu tempat makan siang yang pas dengan selera hati, atau bersepeda bersama keliling kompleks perumahan.

Anda pun bisa mendapatkan libido anda kembali dengan membaca sesuatu yang erotis. “Membaca bacaan yang erotis dengan mudah akan menaikkan hasrat anda, “kata Carol Queen, Ph.D, seksolog yang bekerja di Good Vibration, toko seks untuk perempuan di San Fransisco.

Dia merekomendasikan seri bacaan Herotica, yang ditulis oleh para penulis wanita dan The Diary of Anais Nin. “Sangat cocok bagi siapapun yang belum siap untuk berani beraktivitas seks langsung, lanjut Queen.

Pijat, ternyata selain membuat relaks, juga berdampak menstimulasi hormosn seks oksitosin. Demikian kata Ian Kerner, penulis buku She Comes First.”Semakin banyak oksitosin yang dilepaskan, maka semakin bergairah wanita,” kata Kerner.

Mandi bersama bersama pasangan juga salah satu pemicu memuncaknya gairah bercinta.”Tubuh bersih membuat anda merasa lebih seksi, dan anda pun ingin bersama pasangan yang juga bersih, “ kata Kerner.

Gunakan lubrikan. “Stimulasi klitoral akan lebih nyaman bila menggunakan lubrikan, “ kata Queen.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/48397-nyalakan_gairah_cinta_di_akhir_pekan

Membakar Gairah Seksual dengan Ponsel

Ponsel dapat membuat pasangan begitu menginginkan Anda, di saat itu juga.
Oleh : Indra Darmawan
(dok. Corbis)

Ponsel ternyata bisa menjadi senjata yang ampuh untuk membangkitkan gairah seksual. Dari hasil penelitian, bertelepon bisa membebaskan tensi seksual seseorang.

Menurut penelitian tersebut, sebuah percakapan intim di telepon tak hanya menyebabkan telinga Anda panas karena bicara berjam-jam, tapi juga bisa membakar hasrat Anda di ranjang dan membuat pasangan begitu menginginkan Anda saat itu juga.

Semuanya bisa dilakukan, asalkan Anda mengikuti tip-tip foreplay lewat ponsel di bawah ini.

1. Lakukanlah foreplay lewat ponsel saat Anda berada di rumah yang sama dengan pasangan Anda. Telepon pasangan Anda yang sedang berada di ruangan berbeda. Bila foreplay telah sukses membangkitkan gairah, dan kira-kira sudah tak tertahankan lagi, bergabunglah dengan pasangan Anda.

2. Bila pasangan Anda sedang bekerja, telepon pasangan Anda saat itu. Telepon dengan cepat, dengan manis, dan langsung pada pokok permasalahannya (to the point). Biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda sedang mengenakan pakaian yang seksi, namun tak dapat menyentuhnya dan hanya dapat membayangkannya saja di dalam pikiran. Katakan padanya bahwa Anda akan menunggunya hingga kembali di rumah

3. Tinggalkan pesan singkat yang ‘menggoda’ di ponsel pasangan, atau rayulah pasangan dengan meninggalkan suara seksi pada voice mail ponselnya. Minta pasangan Anda untuk menelepon balik, sehingga Anda dapat menceritakan apa yang akan Anda lakukan kepada pasangan bila bertemu nanti. Lanjutkan rayuan-rayuan berikutnya lewat pesan SMS berbalas, hingga akhirnya nanti bertemu.

4. Gunakan ponsel sebagai media foreplay ketika pasangan sedang berada jauh dari rumah. Hal itu akan membebaskan hasrat seksual yang tak tertahan hingga pada saat Anda akan bertemu kembali

5. Lakukan sesi telepon seks sebelum bertemu dengan pasangan, namun jangan sampai mencapai klimaks. Lebih baik biarkan menggantung, sehingga klimaks akan lebih seru ketika Anda bertemu dengannya.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/46629-gunakan_ponsel_untuk_membakar_gairah_seks

Berbicaralah dengan Pasangan

Bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saat untuk mengubahnya.
Oleh : Arinto Tri Wibowo, Muhammad Chandrataruna
(dok. Corbis)

Berkomunikasi dengan orang yang Anda cintai bisa menjadi tantangan terbesar dalam hidup. Di sini, Anda dapat menilai, apakah Anda merasa sangat berkuasa dalam hubungan dengan pasangan.

Namun, bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saatnya untuk mengubah sedikit gaya komunikasi dengan pasangan.

Simak beberapa metode berikut yang dikutip VIVAnews dari California Physics, Minggu 29 Maret 2009. Metode ini akan membawa Anda dan pasangan ke “meja perundingan.”

1. “Kita perlu bicara.”
Empat kata ini kadang terdengar menyeramkan ketika terlontar dari mulut mitra Anda. Namun, sesungguhnya ini merupakan awal komunikasi efektif dalam sebuah pasangan.

Sebisa mungkin, setiap pasangan harus berbicara setiap waktu. Ini dilakukan dalam membangun komunikasi yang intim. Bukalah dengan mengeluarkan kalimat pujian terhadap pasangan.

Setelah itu, sisipkan topik serius yang perlu didiskusikan bersama pasangan, misalnya tentang keuangan rumah tangga, cita-cita Anda terhadap hubungan, atau hal penting lainnya.

Anda bisa memulainya dengan kalimat, “Saya ingin tahu bagaimana caranya agar bisa mendengarkanmu lebih baik, karena selama ini kita jarang berbicara.” Anda juga bisa mencoba kalimat-kalimat sejenis lainnya yang sifatnya kooperatif.

Tapi, usahakan tidak membawa topik serius di sela makan malam romantis pada perayaan ulang tahun perkawinan. Ini untuk menghindari konflik atau debat di hari bahagia Anda berdua.

2. Negosiasi rumah tangga bukan negosiasi bisnis.
Hubungan Anda dan pasangan bukanlah bisnis. Menawar dan kembali menawar bukanlah strategi yang tepat dalam membangun hubungan seumur hidup bersama pasangan. Anda cukup mendengarkan dan menawarkan solusi. Inilah cara ideal untuk mencintainya.

Misalnya, pasangan Anda memiliki rencana besar, seperti pindah tempat tinggal. Sebaiknya, Anda memikirkannya terlebih dulu apakah maksudnya baik untuk hubungan Anda berdua.

3. Bagaimana dengan negosiasi seks?
Apakah seks baik untuk dinegosiasikan. Menurut ahli fisika Maryanne, kehidupan seks Anda adalah sesuatu yang sudah terbangun dan tumbuh di dalam hubungan dengan pasangan.

“Negosiasikanlah dengan penuh cinta dan sikap yang mendukung untuk membangun kehidupan seks yang lebih memuaskan.”

Hal senada dikatakan ahli fisika Darcy. Dia mengatakan, “Pikat pasangan Anda dengan kamar tidur yang baru bermotif seksi. Lengkapi juga dengan berbagai mainan seks yang lucu.”

Bagaimana pun cara Anda bernegosiasi, lakukanlah demi membangun hubungan yang baik seperti yang Anda dambakan. Jangan pernah lupa untuk selalu mengatakan “ya” ketika Anda mendengarkan pasangan berbicara, mengerti, dan bercinta.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44646-selalu_berbicaralah_dengan_pasangan