Archive for Juni 24th, 2010|Daily archive page

Seberapa Aman ‘Alat Bantu’ Bercinta Anda

Seberapa Aman ‘Alat Bantu’ Bercinta Anda
Oleh : Petti Lubis, Anda Nurlaila

VIVAnews – Mainan seks yang banyak beredar seperti vibrator, umumnya terbuat dari jelly yang mirip plastik. Sayangnya, sebagian vibrator mengandung bahan kimia ftalat penyebab kanker.

Perangkat favorit ‘melayani diri sendiri’ dari jelly ftalat ini dianggap membahayakan kesehatan. Pengaruh ftalat terhadap risiko kanker berbeda-beda, tergantung seberapa sering digunakan.

Pakar seksual Carol Queen menjelaskan penggunaan bahan ftalat dalam mainan seks telah menjadi perbincangan serius beberapa tahun belakangan. Oleh karenanya, beberapa produsen mainan ‘dewasa’ meningkatkan standar baru dan meninggalkan ftalat, seperti dikutip dari laman Marie Claire.

Bahan nonporus seperti silikon, kaca, dan logam dianggap jenis bahan yang lebih aman untuk vibrator. Dia menyarankan sebelum memutuskan membeli, periksa bahan baku mainan seks.

Bahan vibrator mirip plastik biasanya berharga lebih murah daripada bahan dengan kandungan lebih aman. Meski lebih mahal, beberapa produsen merek vibrator menawarkan alat seks yang lebih aman.

sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/157243-seberapa-aman–alat-bantu–bercinta-anda

Komentar MNRP:
wah wah mesti hati2 nih.. cari yang alami saja dech..
hehehehehhehe

Iklan

Trik Membuatnya ‘Melayang’ di Ranjang

Oleh : Pipiet Tri Noorastuti, Desy Afrianti

VIVAnews – Setiap wanita tentu ingin memberikan terbaik untuk pria yang dicintainya. Termasuk saat melakukan hubungan intim di kamar tidur.

Ada berbagai cara yang dapat ditempuh untuk membuat si dia bertekuk lutut di hadapan Anda. Berikut cara ampuh untuk membuatnya ‘melayang’ di kamar tidur, seperti dikutip dari laman Betty Confidential.

Obrolan Seksi
Banyak studi mengungkap bahwa zona paling erotis pria adalah otaknya. Memancing obrolan seksi seputar seks bisa menjadi cara tercepat untuk membangkitkan gairahnya. Anda bisa memulainya dengan pertanyaan terbuka tentang sentuhan seperti apa yang dia inginkan dari Anda, atau sebaliknya. Jangan ragu menceritakan fantasi paling pribadi yang Anda simpan.

Menggodanya
Dalam hubungan seksual, semakin lama menunggu, maka semakin menyenangkan. Seks kadang-kadang dirasakan seperti sesuatu yang bergegas ketimbang sesuatu yang santai dan dinikmati. Luangkan waktu menciumnya, menyentuhnya sedikit, dan kemudian menciumnya lagi. Diamkan dia sejenak, hingga dia menginginkannya lagi, dan kembali bersemangat untuk membalasnya.

Mendominasi
Sebagian besar pria sangat bergairah jika sesekali pasangannya mendominasi saat bercinta. Mengambil alih permainan membuat wanita harus mengatur kecepatan dan sudut seks yang terbaik dari awal hingga akhir. Jadikan pria sebagai objek hasrat seksual seperti membuatnya tak berdaya dengan mengikat kedua tangannya. Dijamin, kalian akan mendapat kejutan istimewa.

Variasi Gaya
Tidak ada salahnya mencoba gaya baru. Sesekali lakukan petualangan seksual saat pasangan mulai menunjukkan tanda-tanda kebosanan. Jadilah wanita yang selalu hadir dengan penuh kejutan.(np)
http://www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/157332-trik-membuatnya–melayang–di-ranjang

komentar MNRP:

coba aaaaahhhh

Mengapa Orang Bisa Kecanduan Seks

Sebenarnya, apa penyebab kecanduan seks, dan bisakah disembuhkan?

Oleh : Petti Lubis

VIVAnews – Kecanduan seks atau hiperseks termasuk kategori penyimpangan seksual. Memang susah disembuhkan, tetapi bukan berarti tak mungkin. Terlebih banyak kasus itu lebih berkaitan dengan masalah kejiwaan, ketimbang masalah fisik.

Seorang yang tergolong pecandu seks adalah orang yang memiliki kelainan dorongan seksual, dan tidak bisa mengendalikan hasrat tersebut, seperti yang dikutip dari http://www.intent.com.

Dari segi kejiwaan, ada beberapa sebab yang bisa menimbulkan kecanduan seks, yaitu :

Pertama, seks sebagai satu-satunya cara berkomunikasi. Biasanya terjadi pada orang yang tidak mampu membuka diri dan berkomunikasi dengan baik. Jadi, kalau dia mau berkomunikasi, ujung-ujungnya lewat hubungan intim.

Kedua, pelepas ketegangan. Pada pekerjaan dengan tingkat stres tinggi, seringkali melampiaskan ketegangan dengan cara berhubungan seksual.

Ketiga, terobsesi segala hal berbau seks, meski sebenarnya dalam dirinya timbul konflik karena sadar terobsesi oleh seks itu tidak baik.

Keempat, gangguan jiwa, yang menganggap dirinya yang paling hebat, termasuk dalam hal seks.

Kelima, perasaan rendah diri (inferiority). Misalnya, seseorang tak kunjung memberikan kontribusi bagus untuk kehidupan rumah tangga, atau memiliki latar belakang keluarga, status sosial, atau pendidikan yang lebih rendah dari Anda, dia bisa melampiaskan rasa rendah diri ini dengan ‘kegagahan’ di tempat tidur.

Lantas, bisakah disembuhkan? Jalan terbaik bila pasangan atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan gejala kecanduan seks, Anda membawanya berkonsultasi, sekaligus melakukan evaluasi lebih jauh untuk memastikannya kepada psikiater atau psikolog. Setidaknya mereka ini bisa mengetahui kondisi kejiwaan pasangan Anda.

Nah, terapi kecanduan seks ini dari segi kejiwaan dipakai metode Cognitive Behaviour Therapy (CBT), yaitu terapi psikologis yang menghubungkan emosi (pikiran) seseorang dengan perilaku dan lingkungannya. Jadi, si terapis kejiwaan itu mencoba menggali apa yang ada di dalam pikiran pasien, agar bisa diberikan terapi yang tepat. (mt)
• VIVAnews

sumber: http://kosmo.vivanews.com/news/read/156743-mengapa_orang_bisa_kecanduan_seks

komentar MNRP:

kecanduan seks memang bukan hal yang jamak tetapi menikmati seks adalah hal yang lumrah. kecanduan menjadi hal yang tidak baik bilamana menjadi rongrongan bagi pelakunya.