Archive for Maret 11th, 2010|Daily archive page

Menguak Tipe Pria yang Tak Pernah Selingkuh

Oleh : Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews – Berdasarkan sebuah penelitian, pria yang tergolong cerdas cenderung tidak akan mengkhianati pasangan mereka. Ini merupakan hasil sebuah analisis baru yang menunjukkan tren sosial.

Peneliti di sebuah universitas di Inggris menemukan, pria dengan IQ lebih tinggi akan lebih setia pada pasangannya dan selalu menjunjung tinggi nilai monogami dibandingkan pria lain yang IQ-nya tergolong rendah.

Namun, dari hasil penelitian ini, hubungan antara moralitas seksual konvensional dan intelektualitas tidak tercermin pada wanita. Para peneliti tidak menemukan bukti bahwa wanita yang IQ-nya lebih tinggi memiliki sikap sama seperti pria cerdas dengan IQ tinggi.

Pola-pola kesetiaan justru hanya ditemukan dalam diri pria yang diteliti oleh Dr. Satoshi Kanazawa dari London School of Economics pada jurnal yang dipublikasikan di ‘Psikologi Sosial Quarterly’ edisi Maret.

Sebagai bagian dari studi, Dr. Kanazawa menganalisis dua survei utama AS yang dipastikan sikap sosial dan IQ dari ribuan remaja dan orang dewasa.

Dia menyimpulkan: “Sebagai analisis empiris menunjukkan, pria yang lebih cerdas cenderung lebih monogami dan selalu menjunjung nilai eksklusivitas seksual dibandingkan dengan pria kurang cerdas alias ber-IQ rendah.”

Dr. Kanazawa juga mengklaim, korelasi antara kecerdasan dan monogami pada pria memiliki asal-usul dalam perkembangan evolusioner. Menurutnya, eksklusivitas seksual adalah sebuah “evolusi novel” kualitas yang bermanfaat bagi orang-orang di zaman purba, yang diprogram untuk mengetahui tingkat kesetiaan seseorang.

Dunia modern tidak lagi menganugerahkan keuntungan evolusioner untuk orang-orang yang memiliki beberapa mitra seksual, tetapi hanya orang-orang cerdas yang mampu melepaskan beban psikologis spesies mereka dan mengadopsi cara-cara baru berperilaku.

Berdasrkan studi ini “evolusi novel” merupakan kualitas yang lebih umum di kalangan orang-orang dari kecerdasan yang lebih tinggi.

www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/133245-menguak_tipe_pria_yang_tak_pernah_selingkuh
Dipublikasikan : Selasa, 2 Maret 2010, 15:30 WIB
©VIVAnews.com

komentar MNRP:
mangnya hanya pria saja yah yang selingkuh? para wanita pun juga begitu adanya.. hanya saja yang sering ketangkep tangan adalah pria..
selingkuh atau tidak selignkuh adalah pilihan 🙂

Iklan

3 Pemicu Pertengkaran dan Solusinya

Oleh :Petti Lubis, Anda Nurlaila

VIVAnews – Bagi kebanyakan pasangan, hidup bersama bukan berarti hanya berisi kebahagiaan dan rasa cinta, tetapi juga kerjasama dalam hubungan.

Seiring tahun kebersamaan dan perubahan gairah, pertengkaran akan menjadi bagian kehidupan pasangan. Namun, bertengkar mengenai hal yang sama berulang-ulang akan menyebabkan frustrasi dan ketegangan yang tidak perlu.

Berikut ini tiga pemicu utama pertengkaran dan bagaimana cara menghadapinya.

1. Seks
Seks adalah wilayah yang sering menjadi konflik dalam kehidupan pasangan. Menurut psikolog dan ahli hubungan Dr Michelle Gannon, banyak pasangan yang bertengkar karena memiliki keinginan yang berbeda. Misalnya, salah satu pasangan ingin berhubungan seks lebih sering, tapi menginginkan mitranya memulai inisiatif keintiman.

Menurut Dr. Gannon, sangat penting mendiskusikan keinginan Anda dan pasangan di kamar tidur. Meski terkadang perbedaan tetap ada, pasangan perlu memprioritaskan kasih sayang secara fisik dan hubungan seksual, bahkan setelah punya anak, kerja, stres atau kesibukan. Tindakan sederhana seperti pelukan lembut setelah makan malam dapat membantu Anda dan pasangan Anda merasa lebih dekat secara fisik.

2. Uang
Dalam pertengkaran pasangan, uang sering muncul sebagai masalah utama. Dr Gannon menjelaskan prioritas orang berbeda saat membicarakan pengeluaran dan tabungan bisa berakibat pada pertengkaran. Perselisihan juga timbul saat pasangan harus saling berbagi tanggung jawab keuangan.

Dr. Sherman menyarankan agar pasangan menetapkan batasan dan aturan yang akan menghindarkan pertengkaran. Pasangan dapat memutuskan bagaimana membelanjakan uang bersama, terutama pada hal-hal besar seperti liburan, kredit rumah dan kendaraan. Diskusi menghindarkan Anda berdua melakukan kebiasaan pengeluaran pribadi secara sembunyi-sembunyi.

3. Komunikasi
Masalah komunikasi mungkin terdengar klise, tetapi komunikasi efektif merupakan kunci sebuah hubungan ideal. Seiring waktu, berkomunikasi dengan baik antarpasangan bisa sangat sulit. Pasangan mungkin lupa bagaimana mendengarkan satu sama lain dan memperlihatkan perasaan masing-masing.

Menurut terapis keluarga dan perkawinan Sharon M. Rivkin, miskomunikasi walaupun tidak disengaja membuat pasangan merasa tak didengar, tidak dihargai, dan tidak dicintai.

Pertengkaran, menurut Rivkin, seringkali hanya kedok bagi persoalan yang lain. Sehingga pasangan perlu mencari tahu apa yang memicu pertengkaran tersebut. Inti sebuah komunikasi dalam pasangan adalah saling mengasihi satu sama lain. Ungkapkan perasaan dan berilah pujian kepada pasangan. Kalimat “Aku sayang padamu” atau pelukan dan ciuman penting bagi pasangan agar merasa dihargai dan dicintai.
www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/133119-3_pemicu_pertengkaran_dan_solusinya
Dipublikasikan : Selasa, 2 Maret 2010, 11:04 WIB
©VIVAnews.com

Komentar MNRP:
yups.. benar sekali bahwa 3 hal itu sering jadi batu sandungan dalam menjalani hubungan.. walaupun banyak yang berpendapat jika sudah menguasai/memegang KOMUNIKASI tapi tetap aja yang 2 lainnya bisa jadi masalah besar.. kalo kurang2 uang atau seks smuanya bisa runyam..
keseimbangan dari keseluruhan pilar tersebut merupakan idaman semua pasangan, sayangnya tidak semua pasangan bisa meraih ketiga hal tersebut diatas.