Archive for Maret, 2010|Monthly archive page

Menguak Tipe Pria yang Tak Pernah Selingkuh

Oleh : Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews – Berdasarkan sebuah penelitian, pria yang tergolong cerdas cenderung tidak akan mengkhianati pasangan mereka. Ini merupakan hasil sebuah analisis baru yang menunjukkan tren sosial.

Peneliti di sebuah universitas di Inggris menemukan, pria dengan IQ lebih tinggi akan lebih setia pada pasangannya dan selalu menjunjung tinggi nilai monogami dibandingkan pria lain yang IQ-nya tergolong rendah.

Namun, dari hasil penelitian ini, hubungan antara moralitas seksual konvensional dan intelektualitas tidak tercermin pada wanita. Para peneliti tidak menemukan bukti bahwa wanita yang IQ-nya lebih tinggi memiliki sikap sama seperti pria cerdas dengan IQ tinggi.

Pola-pola kesetiaan justru hanya ditemukan dalam diri pria yang diteliti oleh Dr. Satoshi Kanazawa dari London School of Economics pada jurnal yang dipublikasikan di ‘Psikologi Sosial Quarterly’ edisi Maret.

Sebagai bagian dari studi, Dr. Kanazawa menganalisis dua survei utama AS yang dipastikan sikap sosial dan IQ dari ribuan remaja dan orang dewasa.

Dia menyimpulkan: “Sebagai analisis empiris menunjukkan, pria yang lebih cerdas cenderung lebih monogami dan selalu menjunjung nilai eksklusivitas seksual dibandingkan dengan pria kurang cerdas alias ber-IQ rendah.”

Dr. Kanazawa juga mengklaim, korelasi antara kecerdasan dan monogami pada pria memiliki asal-usul dalam perkembangan evolusioner. Menurutnya, eksklusivitas seksual adalah sebuah “evolusi novel” kualitas yang bermanfaat bagi orang-orang di zaman purba, yang diprogram untuk mengetahui tingkat kesetiaan seseorang.

Dunia modern tidak lagi menganugerahkan keuntungan evolusioner untuk orang-orang yang memiliki beberapa mitra seksual, tetapi hanya orang-orang cerdas yang mampu melepaskan beban psikologis spesies mereka dan mengadopsi cara-cara baru berperilaku.

Berdasrkan studi ini “evolusi novel” merupakan kualitas yang lebih umum di kalangan orang-orang dari kecerdasan yang lebih tinggi.

www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/133245-menguak_tipe_pria_yang_tak_pernah_selingkuh
Dipublikasikan : Selasa, 2 Maret 2010, 15:30 WIB
©VIVAnews.com

komentar MNRP:
mangnya hanya pria saja yah yang selingkuh? para wanita pun juga begitu adanya.. hanya saja yang sering ketangkep tangan adalah pria..
selingkuh atau tidak selignkuh adalah pilihan 🙂

Iklan

3 Pemicu Pertengkaran dan Solusinya

Oleh :Petti Lubis, Anda Nurlaila

VIVAnews – Bagi kebanyakan pasangan, hidup bersama bukan berarti hanya berisi kebahagiaan dan rasa cinta, tetapi juga kerjasama dalam hubungan.

Seiring tahun kebersamaan dan perubahan gairah, pertengkaran akan menjadi bagian kehidupan pasangan. Namun, bertengkar mengenai hal yang sama berulang-ulang akan menyebabkan frustrasi dan ketegangan yang tidak perlu.

Berikut ini tiga pemicu utama pertengkaran dan bagaimana cara menghadapinya.

1. Seks
Seks adalah wilayah yang sering menjadi konflik dalam kehidupan pasangan. Menurut psikolog dan ahli hubungan Dr Michelle Gannon, banyak pasangan yang bertengkar karena memiliki keinginan yang berbeda. Misalnya, salah satu pasangan ingin berhubungan seks lebih sering, tapi menginginkan mitranya memulai inisiatif keintiman.

Menurut Dr. Gannon, sangat penting mendiskusikan keinginan Anda dan pasangan di kamar tidur. Meski terkadang perbedaan tetap ada, pasangan perlu memprioritaskan kasih sayang secara fisik dan hubungan seksual, bahkan setelah punya anak, kerja, stres atau kesibukan. Tindakan sederhana seperti pelukan lembut setelah makan malam dapat membantu Anda dan pasangan Anda merasa lebih dekat secara fisik.

2. Uang
Dalam pertengkaran pasangan, uang sering muncul sebagai masalah utama. Dr Gannon menjelaskan prioritas orang berbeda saat membicarakan pengeluaran dan tabungan bisa berakibat pada pertengkaran. Perselisihan juga timbul saat pasangan harus saling berbagi tanggung jawab keuangan.

Dr. Sherman menyarankan agar pasangan menetapkan batasan dan aturan yang akan menghindarkan pertengkaran. Pasangan dapat memutuskan bagaimana membelanjakan uang bersama, terutama pada hal-hal besar seperti liburan, kredit rumah dan kendaraan. Diskusi menghindarkan Anda berdua melakukan kebiasaan pengeluaran pribadi secara sembunyi-sembunyi.

3. Komunikasi
Masalah komunikasi mungkin terdengar klise, tetapi komunikasi efektif merupakan kunci sebuah hubungan ideal. Seiring waktu, berkomunikasi dengan baik antarpasangan bisa sangat sulit. Pasangan mungkin lupa bagaimana mendengarkan satu sama lain dan memperlihatkan perasaan masing-masing.

Menurut terapis keluarga dan perkawinan Sharon M. Rivkin, miskomunikasi walaupun tidak disengaja membuat pasangan merasa tak didengar, tidak dihargai, dan tidak dicintai.

Pertengkaran, menurut Rivkin, seringkali hanya kedok bagi persoalan yang lain. Sehingga pasangan perlu mencari tahu apa yang memicu pertengkaran tersebut. Inti sebuah komunikasi dalam pasangan adalah saling mengasihi satu sama lain. Ungkapkan perasaan dan berilah pujian kepada pasangan. Kalimat “Aku sayang padamu” atau pelukan dan ciuman penting bagi pasangan agar merasa dihargai dan dicintai.
www.vivanews.com
http://kosmo.vivanews.com/news/read/133119-3_pemicu_pertengkaran_dan_solusinya
Dipublikasikan : Selasa, 2 Maret 2010, 11:04 WIB
©VIVAnews.com

Komentar MNRP:
yups.. benar sekali bahwa 3 hal itu sering jadi batu sandungan dalam menjalani hubungan.. walaupun banyak yang berpendapat jika sudah menguasai/memegang KOMUNIKASI tapi tetap aja yang 2 lainnya bisa jadi masalah besar.. kalo kurang2 uang atau seks smuanya bisa runyam..
keseimbangan dari keseluruhan pilar tersebut merupakan idaman semua pasangan, sayangnya tidak semua pasangan bisa meraih ketiga hal tersebut diatas.

Mengapa Pria Tak Suka Pakai Kondom

Oleh : Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews – Penggunaan kondom memiliki sejumlah efek. Meski terbukti mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual dan mencegah kehamilan yang tak diinginkan, tapi menurut penelitian baru-baru ini ternyata kondom bisa mengurangi kenikmatan bercinta.

Temuan ini berdasarkan survei terhadap 436 pria berusia 18-67 tahun, yang menanggapi survei internet dalam situs Kinsey Institute for Research. Survei ini menanyakan pada pria, apa pendapat mereka saat memakai kondom saat berhubungan intim.

Hasilnya, hampir 45 persen mengatakan, kendati tidak nyaman, mereka tetap menggunakan kondom kala bercinta. Dan, para responden mengaku kerap mengalami iritasi pada organ intim setelah bercinta menggunakan kondom. Sebagian pria juga mengaku mereka menyimpan kondom cadangan di dompet atau di sakunya sebagai cadangan, terutama ketika kehabisan. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal ‘Sexually Transmitted Infections’ edisi Februari 2010.

Para responden yang kurang cocok memakai kondom pun menyatakan, alat KB berbahan lateks ini juga menyulitkan gerakan mereka saat bercinta, sehingga sulit mencapai klimaks. Akibatnya, tak sedikit responden menyatakan mereka kerap melepaskan kondom meskipun aktivitas bercinta belum selesai. Masalahnya, kondisi ini justru memudahkan penularan penyakit menular seksual, atau terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan.

Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan, setiap pasangan bisa merasakan kenikmatan tersendiri saat melakukan hubungan seks dengan menggunakan alat kontrasepsi. Dengan catatan, kondom atau alat kontraspsi lainnya bisa dirancang dengan pas. Sehingga, pria dan wanita bisa nyaman mengenakannya dan nyaman saat saat bercinta.

www.vivanews.com

http://kosmo.vivanews.com/news/read/132869-mengapa_pria_tak_suka_pakai_kondom
Dipublikasikan : Senin, 1 Maret 2010, 13:13 WIB
©VIVAnews.com

Komentar MNRP:
mmmm.. enaknya si skin to skin tapi kalau ada resiko yang mesti ditanggung, mendingan pake jaket karet dulu dech..

Anggur Merah dan Hasrat Seks Wanita

Oleh : Umi Kalsum

VIVAnews – Satu atau dua gelas anggur merah dapat meningkatkan libido wanita. Itulah yang ditemukan dalam sebuah studi ilmiah yang dilakukan tim dokter Italia. Para peneliti menyimpulkan bahwa tingkat hasrat seksual wanita peminum anggur merah lebih tinggi daripada wanita lain yang lebih suka minuman beralkohol lain.

Mereka menemukan bahwa senyawa kimia yang ditemukan dalam anggur merah dapat memperbaiki fungsi seksual dengan meningkatkan aliran darah ke bagian utama tubuh.

Seorang peneliti mengatakan temuan itu harus ditafsirkan dengan hati-hati. “Namun penelitian itu tetap menunjukkan hubungan potensial antara konsumsi anggur merah dengan tingkat seksualitas yang lebih baik,” kata peneliti tersebut.

Penelitian ini dilakukan pada 800 wanita usia 18 hingga 50 tahun yang tidak pernah mengalami masalah kesehatan seksual. Mereka dibagi dalam tiga kelompok, yaitu mereka yang secara teratur mengkonsumsi satu atau dua gelas anggur merah per hari, mereka yang mengkonsumsi kurang dari satu gelas anggur atau minuman beralkohol lain per hari, dan mereka yang tidak minum anggur merah dan alkohol sama sekali. Perempuan yang minum lebih dari dua gelas sehari dikeluarkan dari penelitian untuk menghindari kemungkinan efek mabuk.

Setelah masa penelitian, semua peserta mengisi kuesioner. Ada 19 pertanyaan dengan skor total antara dua hingga 36. Skor yang lebih tinggi berarti fungsi seksualitas berfungsi dengan lebih baik. Rata-rata nilai yang didapatkan mereka yang minum satu atau dua gelas anggur merah per hari adalah 27,3 poin. Sedangkan yang kurang dari satu gelas per hari mendapatkan poin rata-rata 25,9 dan yang tidak minum anggur 24,4 poin.

Para peneliti yang melaporkan temuannya dalam Journal of Sexual Medicine itu mengatakan hasil tersebut sangat mencolok sebab kelompok yang minum anggur merah satu atau dua gelas per hari rata-rata lebih tua daripada dua kelompok lain. Padahal, kenaikan umur cenderung menurunkan tingkat seksual.

Dalam penemuan itu disimpulkan bahwa antioksidan dalam anggur merah memiliki efek yang menguntungkan dalam saluran pembuluh darah, pelebaran pembuluh darah, dan meningkatkan aliran darah ke bagian utama tubuh.

Laporan: Djamilah

www.vivanews.com

http://kosmo.vivanews.com/news/read/132884-anggur_merah_dan_hasrat_seks_wanita
Dipublikasikan : Senin, 1 Maret 2010, 14:33 WIB
©VIVAnews.com

Komentar MNRP:

seteguk dua teguk boleh lah.. biar rasa sungkan mulai menghilang.. selanjutnya.. yaa gitu dech..
alkohol emang pembuka segalanya…

Makna Warna Merah Bagi Pria

Oleh: Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews – Berdasarkan sebuah penelitian, wanita yang mengenakan pakaian atau aksesori berwarna merah dianggap lebih menarik bagi pria. Dari hasil studi itu diketahui, adanya dorongan naluri pria yang mengaitkan warna tersebut dengan seks.

Penelitian yang dilakukan University of Rochester di Amerika Serikat ini menyatakan, wanita yang berolahraga dengan busana warna merah cenderung lebih banyak dipilih pria untuk berkencan. Penelitian ini melibatkan lebih dari 100 pria, yang kebanyakan mahasiswa.

Para responden diminta menilai beberapa foto yang berisi wanita cantik. Para wanita itu mengenakan baju dengan warna berbeda. Yaitu, merah, putih, abu-abu dan hijau. Penilaiannya mulai dari pendapat soal penampilan wanita, wanita seperti apa yang cenderung mereka ajak berkencan dan bercinta.

Hasilnya, sebagian besar dari responden mengaku lebih tertarik pada wanita bergaun merah. “Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa adanya hubungan antara warna merah dengan cinta dan seks,” Ujar pemimpin studi Profesor Psikologi Andrew Elliot.

Ia juga menambahkan, hal ini juga kemungkinan berbasis biologis yang memiliki kecenderungan otomatis untuk menanggapi merah sebagai isyarat yang diberikan sebagai ketertarikan antara lawan jenis. Penelitian yang diterbitkan dalam ‘Journal of Personality and Social Psychology’, juga menyatakan tak hanya wanita, pria dengan mengenakan busana merah juga lebih menarik bagi wanita.

www.vivanews.com

http://kosmo.vivanews.com/news/read/132832-makna_warna_merah_bagi_pria
Dipublikasikan : Senin, 1 Maret 2010, 11:49 WIB
©VIVAnews.com

komentar MNRP:
warna merah memang menantang dan menggairahkan..