Archive for Juli, 2009|Monthly archive page

Etiket di Kubikel Kantor

KOMPAS.com – Ruang kerja masa kini dirancang seefisien mungkin. Bahkan kadang tak menyisakan ruang privasi. Pahami etikanya agar kenyamanan kerja tak terganggu.

1. Silence, please
Gunakan nada suara seakan Anda berada di ruang perpustakaan. Tidak semua orang bisa mendengar suara keras. Banyak pula yang suka suasana tenang dan tidak bisa berkonsentrasi kerja dalam kondisi bising.

2. Hampiri teman
Kalau mau mengajak bicara teman, hampiri dia baru ajak bicara. Bila dari jauh Anda sudah teriak, teman yang lain pasti akan terganggu. Anda kan, tidak berada di hutan.

3. No speaker phone
Masih berkaitan dengan audio things, jangan gunakan speaker kalau menelepon atau menerima telepon. Baik itu untuk telepon kantor maupun ponsel pribadi. Selain bising, Anda tentu tak ingin pembicaraan jadi konsumsi publik, kan?

4. Setting ringtone
Tidak salah kalau Anda suka pada ringtone telepon seluler Anda. Pasti Anda akan memilih lagu atau suara favorit. Jadi masalah, kalau disetel sangat keras sehingga bisa kedengaran sampai ke seantero kantor bila ada telepon masuk. Apalagi kalau lagu yang Anda pilih tak disukai rekan kerja.

5. Jangan tinggalkan ponsel
Jangan pernah meninggalkan ponsel dalam waktu lama. Tidak juga pada saat makan siang. Tidak mungkin makan siang hanya 10 menit, paling tidak 30 menit. Jadi jangan meletakkan ponsel Anda di meja kantor dengan volume maksimal. Kalau berada pada posisi si teman, Anda pasti bete mendengar telepon berdering terus-menerus sementara si pemilik sedang pergi. Kalau pun ditinggal, atur menjadi silence, supaya tidak ada yang terganggu. Lebih baik lagi jika disimpan dalam laci.

6. Gunakan earphone
Musik bagi sebagian orang seperti penyemangat hidup. Mendengarkan musik saat sedang stres memang disarankan para ahli. Namun bukan berarti selera musik Anda disukai teman kerja lain. Jadi, kalau pasang musik, ya jangan keras-keras. Hidup rekan kerja Anda akan nyaman kalau Anda menggunakan earphone. Dan satu lagi, orang suka tidak sadar ikut menyanyikan lagu yang didengar lewat earphone dengan suara keras. Ini juga bisa mengganggu tetangga sebelah. Ingat, kantor bukan tempat konser, lho.

7. Di-mute saja
Suara berisik juga berasal dari komputer. Entah Anda sedang men-download lagu, menonton film, atau melihat widget dari berbagai situs, sebaiknya pasang earphone. Satu lagi, gunakan screen saver yang tidak berisik, atau, saat membukanya, kecilkan volume. Agar aman, di-mute saja.

8. “Pssst, ini rahasia, lho”
Perempuan senang curhat pada teman sekerja. Kalau lagi semangat bercerita, suka lupa volumenya mengeras. Mau tak mau akan terdengar oleh yang lain. Kalau sangat pribadi, lakukan di tempat yang lebih pribadi, ruang meeting misalnya. Tetapi kalau Anda mau semua orang mendengar, dan mereka tidak keberatan, ya, sah-sah saja. Lihat-lihat dan perhitungkan situasi.

9. Antibau
Karena terbuka dan tak ada pembatas, tidak hanya suara yang akan “mampir” ke sebelah. Bau-bauan juga bisa berkelana ke mana-mana. Jadi, usahakan jangan menyemprot wewangian di ruang kerja. Bisa-bisa teman sebelah Anda pingsan. Juga jaga badan dari bau tak sedap. Kalau sering keluar, dan Anda termasuk orang yang mudah berkeringat, siapkanlah baju ganti di kantor. Ganti baju jika baju memang basah, dan mulai merasa tidak nyaman dengan bau badan.

10. Bersih dari makanan
Masih berkaitan dengan bebauan, jaga kebersihan meja kerja Anda dari makanan yang berbau tidak sedap. Menurut Anda sedap, belum tentu teman Anda setuju. Jangan pula menyimpan makanan di laci meja, baunya akan menyebar dengan sangat cepat.

11. Dilarang menguping
Kalau ada yang sedang bicara pribadi di dekat Anda, pura-puralah tak mendengar. Sangat disarankan untuk tidak ikut campur, kecuali diajak bicara. Sangat tidak sopan, meski bukan salah Anda bila ada yang membicarakan masalah pribadi di tempat terbuka.

12. Minta izin
Meski ruangnya terbuka, anggap saja ada pintu antara area kerja Anda dan teman. Jadi, kalau mau meminjam sesuatu, jangan lupa minta izin, dan segera kembalikan. Jangan pula melirik-lirik meja teman tanpa izin. Anda juga tak mau meja kerja Anda dimasuki tanpa izin, kan?

13. Jaga kebersihan meja kerja
Meja kerja mencerminkan kepribadian pemiliknya. Anda pun membawa imej perusahaan. Jadi, jaga kebersihan meja agar reputasi Anda dan kantor terlihat baik di mata klien. Karena terbuka, setiap tamu yang datang bisa melihat langsung meja kerja Anda. Kalau meja karyawannya saja berantakan, klien bisa meragukan kinerja perusahaan Anda.

14. Gunakan messenger
Bila ingin berkomunikasi dengan rekan tanpa suara, gunakan saja messenger. Misal, YM, MSN, Twitter, dan lainnya. Lebih jelas dan tidak mengganggu. Asal, jangan kebablasan jadi ajang ngobrol.

(Erika Paula)

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/07/16/09493197/etiket.di.kubikel.kantor

Iklan

Perilaku Seks yang Disembunyikan Pria

Perilaku Seks yang Disembunyikan Pria

KOMPAS.com — Bila Anda masih baru berpacaran, biasanya masing-masing pihak masih malu-malu menunjukkan kebiasaan-kebiasaan kecilnya yang mungkin memalukan. Misalnya, ibunya mungkin masih selalu meneleponnya mengingatkan untuk makan. Namun, ketika hubungan Anda makin serius, dan berlanjut ke jenjang pernikahan, mungkin Anda merasa sudah mengetahui semua “kebusukan” pasangan Anda. Benarkah?
Menurut penelitian baru yang dipublikasikan di The Journal of Sex and Marital Therapy, satu dari 10 pria menyembunyikan perilaku seksual yang serius. Ada dua jenis rahasia yang disimpan pria, demikian pendapat Les Parrott, penulis Crazy Good Sex. “Hal-hal yang diharapkan para pria bahwa istri atau kekasih mereka mengerti, tetapi mereka khawatir yang terjadi adalah sebaliknya; dan hal-hal yang sedang mereka coba hindari.”
Berdasarkan fakta tersebut, majalah Women’s Health membuat jajak pendapat yang melibatkan ratusan pria, untuk mempelajari apa yang mereka sembunyikan pada tahap menjalin hubungan, dan menanyakan pendapat sejumlah pakar. Hasilnya adalah sebagai berikut.

Ketika masih pacaran
Jumlah wanita yang pernah bersamanya.
Beberapa pria melebih-lebihkan jumlahnya agar terkesan lebih berpengalaman. Beberapa yang lain justru merendahkan diri, supaya Anda tidak menuduhnya player. “Pria tahu bahwa jika mereka mengakui jumlah mantan pacar yang banyak, hal itu mengirimkan pesan bahwa mereka tidak ingin berkomitmen,” ujar David Buss, psikolog dari University of Texas di Austin, dan penulis The Evolution of Desire. Jika Anda mendapati bahwa ia berbohong mengenai sejarah cintanya, sampaikan bahwa Anda mengetahui hal itu, tetapi berikan ia kesempatan untuk menjelaskan. “Ia mungkin berbohong karena malu, insecure, atau begitu tertarik pada Anda,” kata Ian Kerner, PhD, penulis She Comes First: The Thinking Man’s Guide to Pleasuring a Woman.
Ia sering nonton film biru. Pornografi yang dinikmati sesekali tidak menjadi masalah. Namun, menurut sebuah studi dari Brigham Young University, 87 persen pria menikmati beberapa jenis pornografi setahun terakhir, dan satu dari lima pria menonton film biru setiap hari. Alasannya? Sederhana saja. Pria senang melihat wanita telanjang, tapi yang mengkhawatirkan adalah betapa cepatnya mereka tergantung pada gambar-gambar erotis tersebut. Saat menonton pornografi, hormon endorfin dan epinephrine (hormon yang menimbulkan gairah dan kewaspadaan) dilepaskan. Perasaan inilah yang bisa menjadi adiktif, dan akan merugikan ketika mulai mengganggu kehidupan seks Anda berdua. Pertanyaan yang perlu diajukan adalah, apakah ia menggunakannya untuk menghindari sesuatu, demikian menurut sex therapist Sandor Gardos, PhD. Jika si dia menyembunyikan koleksi pornografinya, dan mencari-cari alasan untuk tidak bercinta dengan Anda, hati-hatilah.
Ia membandingkan Anda dengan mantan kekasihnya. Si dia mengukur segala hal mengenai diri Anda: wajah, kemampuan Anda di atas ranjang, atau seberapa baik hubungan Anda dengan teman-temannya. Namun hal ini tidak selalu buruk. “Wajar saja kok membuat perbandingan, dan seorang mantan adalah referensinya yang utama,” kata Christopher Blazina, PhD, guru besar psikologi di Tennessee State University.
Anda tak perlu mengkhawatirkan apa pun karena mungkin dia justru mengakui kelebihan Anda. Yang perlu diwaspadai adalah jika ia makin sering mengatakan, “Mantanku sering…” atau “Mantan saya dulu enggak pernah….” Hal ini tidak berarti ia belum melupakan mantannya, tetapi tetap akan menyakitkan bagi Anda, kata Blazina. Katakan saja, cerita-ceritanya tentang mantan kekasih itu membuat Anda tidak nyaman.

Ketika bertunangan
Ia masih bermasturbasi, dan mungkin lebih sering dari yang Anda kira.
Dua puluh persen pria yang mengikuti jajak pendapat Women’s Health mengakui melakukan masturbasi setiap hari. Sebanyak 33 persen lainnya melakukan “swalayan” tiga kali seminggu, sering kali dilakukan di kamar mandi. Masturbasi sebenarnya adalah perilaku normal. Namun, jika ia menghindari seks bersama pasangannya atau mengalami kesulitan ereksi saat bersama Anda, hal ini bisa menjadi tanda bahwa kebiasaannya sudah menjadi masalah. “Ada banyak pria yang bercinta dengan pasangannya sekali atau dua kali sebulan, tetapi bisa masturbasi 20-25 kali,” kata psikolog Barry McCarthy, PhD, penulis Discovering Your Couple Sexual Style.
Ia berhubungan kembali dengan setidaknya satu mantannya secara online. Teknologi memang memungkinkan siapa pun untuk berhubungan kembali dengan teman lama atau mantan kekasih. Dalam empat tahun terakhir, jumlah orang dewasa yang memiliki akun di situs-situs jejaring sosial meningkat empat kali lipat. Para ahli mengatakan bahwa pria berusaha menghubungi mantannya untuk mendapatkan jaminan. Orang senang memiliki back-up, tidak untuk membangun hubungan jangka panjang, tetapi sebagai semacam pelarian ketika hubungan mereka saat ini kandas. Jadi, berhati-hatilah jika si dia mengatakan bahwa ia menemukan teman-teman lamanya di Facebook, dan selalu mencari-cari alasan untuk bermain-main di sana.
Ia khawatir tidak akan dapat setia kepada pasangannya. Analisis terbaru dari General Social Survey menemukan bahwa hingga 20 persen pria di bawah usia 30 tahun telah tidak setia, yang merupakan peningkatan sebesar 5 persen sejak 15 tahun lalu. Yang lebih parah, budaya kita telah menyebarluaskan mitos bahwa hubungan seks mulai tidak menyenangkan begitu Anda menikah, ujar Parrott. Sebuah studi dari University of North Texas mendapati bahwa pasangan menikah di dalam film jarang digambarkan memiliki kehidupan seks yang baik. “Hal itu merupakan perspektif pria yang umum, khususnya dalam tahun-tahun pertama pernikahan,” katanya. Karena itu, tugas Andalah untuk terus meyakinkan si dia bahwa hubungan seks Anda akan terus bergelora.

Ketika telah menikah
Ia ingin bercinta dengan Anda dua kali lebih sering.
Sebuah studi menunjukkan bahwa pria menginginkan hubungan intim 50 persen lebih sering daripada yang mereka lakukan saat ini dengan pasangannya. Meskipun demikian, kebanyakan pria memilih tidak mengutarakan hal tersebut. “Mereka mungkin takut, menyampaikan hal tersebut justru akan memperburuk keadaan,” ujar Blazina. Ia juga takut alasan mengapa Anda tidak memiliki hasrat sebesar dia adalah karena kemampuannya di ranjang tidak memuaskan. Anda bisa menolongnya dengan sesekali berinisiatif mengajaknya bercinta, dan merespons ajakannya lebih sering. Hasrat Anda memang tidak akan menyamai hasrat si dia. Namun, setidaknya Anda bisa lebih bersemangat dengan sinyal-sinyal yang dikirimnya.
Ia flirting dengan rekan kerjanya. Dua pertiga orang Amerika melaporkan bahwa kantor mereka menjadi ajang flirting, kata Janet Lever, PhD, sosiolog di California State University, Los Angeles. Namun, para ahli mengatakan bahwa sebenarnya wajar saja bila tumbuh ketertarikan di ruang kerja. “Rekan kerja adalah target utama,” kata Lever, “karena kantor adalah tempat kita menghabiskan paling banyak waktu bersama.” Anda tak perlu jadi kalang kabut mengawasi suami karena hal ini. Menurut Lever, penelitiannya membuktikan hanya 9 persen aksi flirting yang berakhir dengan perselingkuhan, atau perceraian. Namun Anda harus lebih peka jika suami mulai lebih peduli dengan penampilannya, kehidupan seks Anda mulai kacau, ia menyebutkan nama seorang rekan kerjanya lebih sering daripada yang lain, atau tiba-tiba ia makin sering bekerja lembur.

DIN

Kompas.Com – Perilaku Seks yang Disembunyikan Pria

Siapkan Stamina Sebelum Bercinta

Anda dan suami pun tidak cepat merasa lelah saat ‘beraksi’ di tempat tidur.
Oleh : Wenseslaus Manggut, Mutia Nugraheni
(doc Corbis)

Olahraga memang memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk membentuk tubuh dan mengurangi berat badan tetapi juga meningkatkan mood bercinta. Selain itu tubuh yang terbiasa bergerak akan memiliki stamina prima dan saat bercinta pun tubuh tidak cepat merasa lelah. Berikut beberapa jenis olahraga dan latihan yang bisa Anda lakukan bersama pasangan.

1. Kardio agar gairah bercinta selalu menyala
Kardio cocok dilakukan bagi Anda yang suka mengalami naik turun mood. Hal itu disebabkan oleh stres yang merupakan salah satu pemicu menurunnya hasrat bercinta pada wanita. Anda bisa mengatasi stres dengan kardio selama 30 menit minimal tiga kali seminggu. Anda bisa berjalan di treadmill atau di sekitar taman. Lakukan hal itu secara teratur dan karena bisa meningkatkan libido Anda.

2. Yoga untuk membangkitkan mood seksual
Jika selama ini gaya bercinta selalu ala misionaris karena tubuh tidak cukup fleksibel mencoba gaya lain, cobalah berlatih yoga. Tepatnya Yoga Ashtanga atau Hatha. Latihan tersebut akan membuat tubuh lebih fleksibel dan sangat menunjang gerakan di tempat tidur.

“Melakukan yoga secara teratur akan meningkatkan fleksibilitas otot pinggul dan vagina,” kata Marlon Braccia, pembuat video “Yoga for Absolute Beginners”. Caranya, pada posisi tengkurap, angkat kepala Anda hingga punggung. Tahan dengan tangan. Lakukan hingga terasa di otot-otot belakang dan pinggul. Anda bisa mengambil kelas yoga atau berlatih dengan video.

3. Gerakan tubuh bawah untuk mencapai puncak
Bagi Anda yang menginginkan “big O” fokuskanlah olahraga pada tubuh bagian bawah. Seperti otot perut, pinggul dan otot vagina. Olahraga seperti senam kegel sangat dianjurkan karena bisa melancarkan peredaran darah membuat Anda lebih cepat mencapai orgasme.

Senam kegel bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Caranya sangat muda, yaitu saat Anda buang air kecil tahanlah alirannya selama tiga detik kemudian lepaskan. Lakukan setiap hari sesering mungkin.

4. Tari Perut tonjolkan daya tarik seksual
Jika Anda ingin suasana bercinta yang lebih intim dan melibatkan emosi mendalam cobalah berlatih tari perut. Gerakan tari perut yang sensual bisa menonjolkan daya tarik seksual Anda. Suami tentu akan takluk saar melihat Anda.

Gerakan ini berguna untuk melatih otot perut dan otot pinggul agar lebih fleksibel. Lakukan beberapa gerakan di depan pasangan dengan latar musik yang sensual. Dijamin, suasana bercinta akan menjadi lebih seru dan intim.

5. Berlatih kelenturan untuk variasi bercinta
Sesekali ajaklah pasangan untuk berolahraga. Kemudian lakukan latihan kelenturan, seperti kayang. Lakukan gerakan kayang dan mintalah pasangan untuk menahan punggung Anda dengan tangannya. Lakukan sebaliknya, jika sudah terbiasa kayang lakukan masing-masing dengan wajah saling berhadapan. latihan ini menimbulkan kesan seksi dan sensual serta melatih kelenturan.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/71705-siapkan_stamina_sebelum_bercinta

Trik Bercinta Agar Sperma Sehat

Jika sedang jalani program hamil, cobalah bercinta tiap hari selama 7 hari berturut-turut.

Jika sedang jalani program hamil, cobalah bercinta tiap hari selama 7 hari berturut-turut.
Oleh : Petti Lubis
konsultasi seks (doc Corbis)

Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, sering mengonsumi makanan berlemak, minuman beralkohol, dan jarang berolahraga bisa membuat kualitas sperma menurun. Menurut penelitian di Australia, bayi yang lahir dari sperma tidak sehat lebih rentan terserang penyakit ketimbang bayi yang lahir dari sperma berkualitas baik.

Karena itu, penelitian ini mempelajari cara agar sperma sehat. Hasilnya, bercinta setiap hari selama 7 hari dapat membuat sperma lebih sehat, giat dan aktif. Karena itu, bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan dianjurkan untuk menjalani ‘program bercinta setiap selam 7 hari’ ini.

Menurut Dr David Greening, dari Klinik Kesuburan di Sydney, bercinta secara teratur dapat menyehatkan sperma dan mencegah kerusakan DNA. Ia menyatakan, bahwa para calon ayah sebaiknya bercinta sekali sehari selama seminggu sebelum sel telur siap untuk dibuahi.

Misalnya, saat bercinta setiap hari sekali selama 7 hari itu, suami mengenakan kondom. Nah, setelah itu, suami bisa bercinta tanpa mengenakan kondom. “Tujuan agar sperma yang membuahi sel telur adalah sperma sehat,” ujar Dr. Greening.

Namun, sebaiknya Anda dan suami juga jangan sampai kebablasan bercinta terlalu sering. Sebab, menurut Dr. Greening, bila bercinta terlalu sering efeknya juga bisa membuat produksi sperma berkurang.

Kesimpulannya, kerusakan DNA pada sperma bisa dikurangi lewat sperma yang terus menerus diproduksi dan digantikan dengan sel sperma yang baru. Sperma baru, sehat dan aktif ini bisa meningkatkan kesuburan pria. Dr. David berkata, jika sperma terlalu lama menetap dalam testis dapat merusak kualitasnya.

Tim Dr. Greening mempelajari 118 pria yang sebelumnya spermanya diuji kualitas DNA dengan metode DNA Fragmentation Index. Pria yang memiliki sperma mengalami lebih dari 15% kerusakan DNA diperbolehkan mengikuti penelitian ini.

Para responden diminta untuk berejakulasi setiap hari selama 7 hari dan tanpa menjalani pengobatan lain serta perubahan gaya hidup. “Pada hari ke 7, 96 pria (81 persen) mengalami 12% perbaikan kualitas sperma,” kata Dr. Greening.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/71507-trik_bercinta_agar_sperma_sehat