Archive for April 23rd, 2009|Daily archive page

Huru-hara Kehidupan Pengantin Baru

Ada triknya untuk menghindari ‘cekcok’ bagi pasangan baru menikah.

Oleh : Petti Lubis, Fadila Fikriani Armadita
Pengantin Baru Bertengkar (doc Corbis)

Pernikahan diibaratkan menyatukan dua pribadi yang berbeda dalam satu atap. Hal ini memang tidak mudah. Apalagi jika Anda berdua ‘mengangkut’ barang masing-masing. Yang perlu disadari, Anda berdua butuh mengorganisir benda-benda keperluan pribadi Anda berdua.

Sebelum huru-hara yang dialami pengantin baru menimbun masalah, ada baiknya Anda mengikuti cara tepat menata barang-barang Anda berdua berikut ini:

– Pisahkah baju Anda dan suami. Jika lemari baru ukurannya tidak terlalu besar, gunakan lemari lama Anda khusus untuk pakaian Anda. Mungkin, bagi banyak pasangan mencampurkan pakaian berdua merupakan hal romantis.

Tapi, hati-hati, saat Anda bingung mencari cardigan kesayangan untuk dikenakan ke kantor di antara tumpukan pakaian Anda dan suami, bisa jadi kondisi ini merusak mood di pagi hari. Ujung-ujungnya, Anda malah bisa bertengkar dengan suami.

– Pasangan yang baru menikah, tentu banyak sekali mendapatkan hadiah dari teman atau keluarga. Masalahnya, sebagian besar barang-barang pemberian itu sudah Anda miliki. Cara terbaik yang bisa ditempuh adalah menyingkirkan barang yang sudah usang, dan gunakan yang baru. Tidak mungkin menggunakan dua barang yang memiliki fungsi sama.

– Sebaiknya jangan menumpuk banyak barang di rumah. Miliki tempat khusus untuk menyimpan barang. Jika tidak mempunyai tempat untuk menyimpannya. Anda bisa menggelar garage sale di rumah untuk menjual barang-barang lama. Rumah bersih, Anda juga masih dapat untung, kan?

– Saat ingin membeli peralatan rumah baru, buatlah daftar belanja. Catatlah barang-barang apa saja yang Anda butuhkan. Jangan lupa pastikan kegunaan barang tersebut. Jangan samapai Anda-sia-sia membelinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50849-huru_hara_kehidupan_pengantin_baru
Iklan

Tanda-tanda Pernikahan Di Ambang Kehancuran

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar.
Oleh : Petti Lubis, Mutia Nugraheni
(doc Corbis)

Menjalani pernikahan yang tidak hangat dan mesra lagi memang sulit. Mungkin sebenarnya Anda sudah menyadari kondisi hubungan yang di ambang perceraian ini jauh hari sebelumnya. Tetapi pertimbangan seperti anak, keuangan dan perasaan membuat Anda membutuhkan waktu lama untuk bergerak menghadapinya.

Ada beberapa hal  yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar. Apakah benar perceraian adalah satu-satunya solusi?

Pertama
Kehidupan percintaan Anda terasa hambar baik dalam hal perasaan maupun seks. Meskipun seks tidak selalu menjadi indikator tetapi jika hal tersebut sudah tidak pernah Anda lakukan bersama pasangan, saatnya untuk segera membicarakannya dengan serius.

Kedua
Anda merasa rasa kasih sayang yang biasa ditunjukkan pasangan seperti berpelukan atau sekedar mencium kening terasa seperti terpaksa. Anda dan pasangan melakukannya hanya seperti kegiatan rutin yang “wajib” dilakukan dan tidak melibatkan perasaan.

Ketiga
Cobalan untuk mencium pasangan Anda dan lihat bagaimana reaksinya. Jika pasangan segera menyudahi ciuman yang Anda berikan, itu bisa jadi merupakan pertanda buruk.

Keempat
Anda harus mengungkapkan kejujuran. Termasuk jika Anda pernah selingkuh atau melakukan kesalahan besar. Ajak pasangan untuk saling membuka hati dan pikiran. Jika pasangan tidak mau diajak untuk bekerjasama, mau tidak mau Anda harus segera membuat keputusan.

Kelima
Segera akhiri pernikahan Anda jika mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Hal itu akan terjadi terus-menerus dan dampaknya sangat buruk baik bagi Anda maupun anak-anak. Kekerasan bukan hanya dalam bentuk fisik tetapi juga psikis. Jika Anda mengalami trauma berat jangan segan untuk berkonsultasi denagn psikiater atau psikolog.

Keenam
Jika Anda dan pasangan masih ingin memperbaiki kehidupan pernikahan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan penasihat pernikahan. Tetapi jika pasangan menolaknya dan tidak mau berbuat apa-apa untuk menyelamatkan pernikahan tandanya Anda harus segera mengakhirinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50575-tanda_tanda_pernikahan_di_ambang_kehancuran