Archive for April, 2009|Monthly archive page

Huru-hara Kehidupan Pengantin Baru

Ada triknya untuk menghindari ‘cekcok’ bagi pasangan baru menikah.

Oleh : Petti Lubis, Fadila Fikriani Armadita
Pengantin Baru Bertengkar (doc Corbis)

Pernikahan diibaratkan menyatukan dua pribadi yang berbeda dalam satu atap. Hal ini memang tidak mudah. Apalagi jika Anda berdua ‘mengangkut’ barang masing-masing. Yang perlu disadari, Anda berdua butuh mengorganisir benda-benda keperluan pribadi Anda berdua.

Sebelum huru-hara yang dialami pengantin baru menimbun masalah, ada baiknya Anda mengikuti cara tepat menata barang-barang Anda berdua berikut ini:

– Pisahkah baju Anda dan suami. Jika lemari baru ukurannya tidak terlalu besar, gunakan lemari lama Anda khusus untuk pakaian Anda. Mungkin, bagi banyak pasangan mencampurkan pakaian berdua merupakan hal romantis.

Tapi, hati-hati, saat Anda bingung mencari cardigan kesayangan untuk dikenakan ke kantor di antara tumpukan pakaian Anda dan suami, bisa jadi kondisi ini merusak mood di pagi hari. Ujung-ujungnya, Anda malah bisa bertengkar dengan suami.

– Pasangan yang baru menikah, tentu banyak sekali mendapatkan hadiah dari teman atau keluarga. Masalahnya, sebagian besar barang-barang pemberian itu sudah Anda miliki. Cara terbaik yang bisa ditempuh adalah menyingkirkan barang yang sudah usang, dan gunakan yang baru. Tidak mungkin menggunakan dua barang yang memiliki fungsi sama.

– Sebaiknya jangan menumpuk banyak barang di rumah. Miliki tempat khusus untuk menyimpan barang. Jika tidak mempunyai tempat untuk menyimpannya. Anda bisa menggelar garage sale di rumah untuk menjual barang-barang lama. Rumah bersih, Anda juga masih dapat untung, kan?

– Saat ingin membeli peralatan rumah baru, buatlah daftar belanja. Catatlah barang-barang apa saja yang Anda butuhkan. Jangan lupa pastikan kegunaan barang tersebut. Jangan samapai Anda-sia-sia membelinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50849-huru_hara_kehidupan_pengantin_baru
Iklan

Tanda-tanda Pernikahan Di Ambang Kehancuran

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar.
Oleh : Petti Lubis, Mutia Nugraheni
(doc Corbis)

Menjalani pernikahan yang tidak hangat dan mesra lagi memang sulit. Mungkin sebenarnya Anda sudah menyadari kondisi hubungan yang di ambang perceraian ini jauh hari sebelumnya. Tetapi pertimbangan seperti anak, keuangan dan perasaan membuat Anda membutuhkan waktu lama untuk bergerak menghadapinya.

Ada beberapa hal  yang harus Anda ketahui, sebelum mengambil sebuah keputusan besar. Apakah benar perceraian adalah satu-satunya solusi?

Pertama
Kehidupan percintaan Anda terasa hambar baik dalam hal perasaan maupun seks. Meskipun seks tidak selalu menjadi indikator tetapi jika hal tersebut sudah tidak pernah Anda lakukan bersama pasangan, saatnya untuk segera membicarakannya dengan serius.

Kedua
Anda merasa rasa kasih sayang yang biasa ditunjukkan pasangan seperti berpelukan atau sekedar mencium kening terasa seperti terpaksa. Anda dan pasangan melakukannya hanya seperti kegiatan rutin yang “wajib” dilakukan dan tidak melibatkan perasaan.

Ketiga
Cobalan untuk mencium pasangan Anda dan lihat bagaimana reaksinya. Jika pasangan segera menyudahi ciuman yang Anda berikan, itu bisa jadi merupakan pertanda buruk.

Keempat
Anda harus mengungkapkan kejujuran. Termasuk jika Anda pernah selingkuh atau melakukan kesalahan besar. Ajak pasangan untuk saling membuka hati dan pikiran. Jika pasangan tidak mau diajak untuk bekerjasama, mau tidak mau Anda harus segera membuat keputusan.

Kelima
Segera akhiri pernikahan Anda jika mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Hal itu akan terjadi terus-menerus dan dampaknya sangat buruk baik bagi Anda maupun anak-anak. Kekerasan bukan hanya dalam bentuk fisik tetapi juga psikis. Jika Anda mengalami trauma berat jangan segan untuk berkonsultasi denagn psikiater atau psikolog.

Keenam
Jika Anda dan pasangan masih ingin memperbaiki kehidupan pernikahan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan penasihat pernikahan. Tetapi jika pasangan menolaknya dan tidak mau berbuat apa-apa untuk menyelamatkan pernikahan tandanya Anda harus segera mengakhirinya.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/50575-tanda_tanda_pernikahan_di_ambang_kehancuran

Nyalakan Gairah Cinta di Akhir Pekan

Akhir pekan jangan hanya untuk anak-anak, sisihkan waktu bermesraan dengan pasangan.
Oleh : Nenden Novianti
Gairah Seks (doc. Corbis)

Akhir pekan yang panjang jangan hanya sibuk dengan anak-anak, sisihkan waktu luang bermesraan dengan pasangan. Saatnya anda menyalakan kembali gairah cinta yang terabaikan karena sibuk.

Cobalah tips-tips mudah berikut, dan rasakan manfaatnya. Selamat bercinta!

Jagalah kebugaran tubuh dengan latihan ringan. Latihan ringan itu bisa dilakukan dengan cara yang mudah, misalnya dengan berjalan kaki saat berburu tempat makan siang yang pas dengan selera hati, atau bersepeda bersama keliling kompleks perumahan.

Anda pun bisa mendapatkan libido anda kembali dengan membaca sesuatu yang erotis. “Membaca bacaan yang erotis dengan mudah akan menaikkan hasrat anda, “kata Carol Queen, Ph.D, seksolog yang bekerja di Good Vibration, toko seks untuk perempuan di San Fransisco.

Dia merekomendasikan seri bacaan Herotica, yang ditulis oleh para penulis wanita dan The Diary of Anais Nin. “Sangat cocok bagi siapapun yang belum siap untuk berani beraktivitas seks langsung, lanjut Queen.

Pijat, ternyata selain membuat relaks, juga berdampak menstimulasi hormosn seks oksitosin. Demikian kata Ian Kerner, penulis buku She Comes First.”Semakin banyak oksitosin yang dilepaskan, maka semakin bergairah wanita,” kata Kerner.

Mandi bersama bersama pasangan juga salah satu pemicu memuncaknya gairah bercinta.”Tubuh bersih membuat anda merasa lebih seksi, dan anda pun ingin bersama pasangan yang juga bersih, “ kata Kerner.

Gunakan lubrikan. “Stimulasi klitoral akan lebih nyaman bila menggunakan lubrikan, “ kata Queen.

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/48397-nyalakan_gairah_cinta_di_akhir_pekan

Membakar Gairah Seksual dengan Ponsel

Ponsel dapat membuat pasangan begitu menginginkan Anda, di saat itu juga.
Oleh : Indra Darmawan
(dok. Corbis)

Ponsel ternyata bisa menjadi senjata yang ampuh untuk membangkitkan gairah seksual. Dari hasil penelitian, bertelepon bisa membebaskan tensi seksual seseorang.

Menurut penelitian tersebut, sebuah percakapan intim di telepon tak hanya menyebabkan telinga Anda panas karena bicara berjam-jam, tapi juga bisa membakar hasrat Anda di ranjang dan membuat pasangan begitu menginginkan Anda saat itu juga.

Semuanya bisa dilakukan, asalkan Anda mengikuti tip-tip foreplay lewat ponsel di bawah ini.

1. Lakukanlah foreplay lewat ponsel saat Anda berada di rumah yang sama dengan pasangan Anda. Telepon pasangan Anda yang sedang berada di ruangan berbeda. Bila foreplay telah sukses membangkitkan gairah, dan kira-kira sudah tak tertahankan lagi, bergabunglah dengan pasangan Anda.

2. Bila pasangan Anda sedang bekerja, telepon pasangan Anda saat itu. Telepon dengan cepat, dengan manis, dan langsung pada pokok permasalahannya (to the point). Biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda sedang mengenakan pakaian yang seksi, namun tak dapat menyentuhnya dan hanya dapat membayangkannya saja di dalam pikiran. Katakan padanya bahwa Anda akan menunggunya hingga kembali di rumah

3. Tinggalkan pesan singkat yang ‘menggoda’ di ponsel pasangan, atau rayulah pasangan dengan meninggalkan suara seksi pada voice mail ponselnya. Minta pasangan Anda untuk menelepon balik, sehingga Anda dapat menceritakan apa yang akan Anda lakukan kepada pasangan bila bertemu nanti. Lanjutkan rayuan-rayuan berikutnya lewat pesan SMS berbalas, hingga akhirnya nanti bertemu.

4. Gunakan ponsel sebagai media foreplay ketika pasangan sedang berada jauh dari rumah. Hal itu akan membebaskan hasrat seksual yang tak tertahan hingga pada saat Anda akan bertemu kembali

5. Lakukan sesi telepon seks sebelum bertemu dengan pasangan, namun jangan sampai mencapai klimaks. Lebih baik biarkan menggantung, sehingga klimaks akan lebih seru ketika Anda bertemu dengannya.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/46629-gunakan_ponsel_untuk_membakar_gairah_seks

Berbicaralah dengan Pasangan

Bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saat untuk mengubahnya.
Oleh : Arinto Tri Wibowo, Muhammad Chandrataruna
(dok. Corbis)

Berkomunikasi dengan orang yang Anda cintai bisa menjadi tantangan terbesar dalam hidup. Di sini, Anda dapat menilai, apakah Anda merasa sangat berkuasa dalam hubungan dengan pasangan.

Namun, bila Anda tidak mendapatkan komunikasi yang diinginkan, kini saatnya untuk mengubah sedikit gaya komunikasi dengan pasangan.

Simak beberapa metode berikut yang dikutip VIVAnews dari California Physics, Minggu 29 Maret 2009. Metode ini akan membawa Anda dan pasangan ke “meja perundingan.”

1. “Kita perlu bicara.”
Empat kata ini kadang terdengar menyeramkan ketika terlontar dari mulut mitra Anda. Namun, sesungguhnya ini merupakan awal komunikasi efektif dalam sebuah pasangan.

Sebisa mungkin, setiap pasangan harus berbicara setiap waktu. Ini dilakukan dalam membangun komunikasi yang intim. Bukalah dengan mengeluarkan kalimat pujian terhadap pasangan.

Setelah itu, sisipkan topik serius yang perlu didiskusikan bersama pasangan, misalnya tentang keuangan rumah tangga, cita-cita Anda terhadap hubungan, atau hal penting lainnya.

Anda bisa memulainya dengan kalimat, “Saya ingin tahu bagaimana caranya agar bisa mendengarkanmu lebih baik, karena selama ini kita jarang berbicara.” Anda juga bisa mencoba kalimat-kalimat sejenis lainnya yang sifatnya kooperatif.

Tapi, usahakan tidak membawa topik serius di sela makan malam romantis pada perayaan ulang tahun perkawinan. Ini untuk menghindari konflik atau debat di hari bahagia Anda berdua.

2. Negosiasi rumah tangga bukan negosiasi bisnis.
Hubungan Anda dan pasangan bukanlah bisnis. Menawar dan kembali menawar bukanlah strategi yang tepat dalam membangun hubungan seumur hidup bersama pasangan. Anda cukup mendengarkan dan menawarkan solusi. Inilah cara ideal untuk mencintainya.

Misalnya, pasangan Anda memiliki rencana besar, seperti pindah tempat tinggal. Sebaiknya, Anda memikirkannya terlebih dulu apakah maksudnya baik untuk hubungan Anda berdua.

3. Bagaimana dengan negosiasi seks?
Apakah seks baik untuk dinegosiasikan. Menurut ahli fisika Maryanne, kehidupan seks Anda adalah sesuatu yang sudah terbangun dan tumbuh di dalam hubungan dengan pasangan.

“Negosiasikanlah dengan penuh cinta dan sikap yang mendukung untuk membangun kehidupan seks yang lebih memuaskan.”

Hal senada dikatakan ahli fisika Darcy. Dia mengatakan, “Pikat pasangan Anda dengan kamar tidur yang baru bermotif seksi. Lengkapi juga dengan berbagai mainan seks yang lucu.”

Bagaimana pun cara Anda bernegosiasi, lakukanlah demi membangun hubungan yang baik seperti yang Anda dambakan. Jangan pernah lupa untuk selalu mengatakan “ya” ketika Anda mendengarkan pasangan berbicara, mengerti, dan bercinta.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44646-selalu_berbicaralah_dengan_pasangan

beberapa jam menuju warga negara DIY

detik2 terus berdetik seiring dengan makin derasnya rintik hujan di siang hari ini.. sebenarnya suasana yang menyenangkan tetapi menjadi tidak menyenangkan karena deraan pekerjaan dan himpitan kesempatan serta keberuntungan yang rasa2nya makin menipis.. apakah gue terlalu memaksakan “stock” keberuntungan gue? aah sebodo dech.. semoga aja masih tersisa cadangan keberuntungan dari periode lalu.

tinggal beberapa jam lagi untuk menikmati masa kebebasan menjadi warga negara DKI untuk kemudian berganti kewarganegaraan menjadi warga negara DIY.
FYI, DYI itu adalah ngayogkarta atawa jogja !!.. whatta good city..

kenapa nuansanya suram? karena di jogja sana tidak ada kebebasan untuk berkeliling2.. minim transportasi.. seharusnya tu pulsar digeser aja ke jogja biar bisa muter2 jogja.. walaupun hanya untuk sekedar menikmati angkringan..

gue pergi tidak untuk selamanya.. hanya untuk weekend saja.. nanti hari senin akan kembali menyandang gelar warga negara jakarta raya yang ternyata tidak ijo royo2..

met weekend 🙂

4 Pertanyaan Bagi Kehidupan Seks Anda

Jawablah keempat pertanyaan berikut, untuk mengukur kualitas kehidupan seks anda berdua.
Oleh : Nenden Novianti
Gairah Seks (doc. Corbis)

Kepuasan seksual bagi setiap orang berbeda, bila seorang teman mengatakan pengalaman seksual tertentu adalah memuaskan, mungkin saat anda mencobanya anda sama sekali tak merasakan kepuasan itu.

Ada banyak faktor yang bisa menjadikan seks itu memuaskan atau tidak, karena kita adalah produk dari lingkungan.

Jadi apakah seks yang memuaskan itu?

1. Bagaimana  seks yang anda rasakan ? Apakah pasangan anda membuat anda bergairah dan terus menerus menginginkannya, atau anda malah menangis saat bercinta ?

2. Apakah pasangan anda penuh perhatian? Salah satu ukuran pengalaman seksual adalah timbale balik. Pasangan jarang berkomentar soal kepuasan bersama bila aktivitas bercinta hanya memuaskan bagi salah satu pihak. Tak ada pihak yang ingin berada pada posisi berlawanan, dan kadang merasa hanya sebagai pengamat seks.

3. Apakah anda juga penuh perhatian ? sekarang dibalik, apakah anda memperhatikan pasangan anda terangsang dengan baik atau tidak, dan membuatnya terlibat selama bercinta ? Kadang  kita membuat kesalahan dengan membiarkan ketidaknyamanan kita memasuki  aktivitas memberi dan menerima dalam bercinta.

Bila anda khawatir bokong anda nampak terlalu besar, atau bagian tubuh lain yang kurang menarik, maka anda telah kehilangan kejujuran. Pasangan anda tak mencari kesempurnaan, mereka mencari keterhubungan dengan anda dalam tingkat yang sama.

4. Bisakah anda membicarakannya?
Cara untuk menjaga agar bercinta tetap hangat adalah dengan membuka komunikasi yang jujur diantara anda dan pasangan. Kadang mungkin terdengar memalukan untuk sebagiand ari kita, dengan mengatakan apa yang anda sukai di ranjang dan bagaimana mencapainya.

Juga, sedikit pembicaraan nakal tak akan bisa menyakiti seseorang. Anda juga tak bisa marah bila pasangan anda tak bisa membaca pikiran anda, anda hanya bisa berharap bahwa si dia adalah pendengar yang baik, dan tawarkan hal yang sama sebagai balasannya.

Pada akhirnya, kualitas kehidupan seks anda tergantung pada anda. Variasi, adalah bumbu dalam hidup. Hal yang perlu anda lakukan adalah jagalah perilaku seks tetap sehat dengan mendengarkan, memberi, merasakan, dan membicarakannya. Semudah itu.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44376-4_pertanyaan_bagi_kehidupan_seks_anda

Bicarakan Kontrasepsi dengan Pasangan

Bila ingin menunda punya anak, bicarakan soal kontrasepsi dengan pasangan sejak awal.
Oleh : Nenden Novianti
konsultasi seks (doc Corbis)

Saat anda menikah, sangat penting untuk mendiskusikan soal kontrasepsi dengan pasangan anda sejak awal. Jangan berasumsi apapun tentang keamanan dan keefektifan metode kontrasepsi dengan pasangan anda, hingga anda mendiskusikannya langsung.

Bicarakan topik ini sejak akan memasuki pernikahan, jangan ditunda. Semakin dini dibicarakan dengan nyaman tanpa rasa malu, maka akan lebih mudah. Pembicaraan ini sebaiknya dilakukan secara alamiah, soal pencegahan kehamilan dan seks yang aman.

Bicarakan pada saat yang tepat, saat pribadi dan intim. Jangan malu memulai pembicaraan. Pertimbangkan untuk bertemu dengan dokter untuk berkonsultasi bersama pasangan bila dirasakan tindakan ini perlu.

Aktiflah, jangan bergantung pada pasangan anda untuk soal pencegahan kehamilan yang belum diinginkan itu. Diskusikan soal alat kontrasepsi yang tepat dan nyaman bagi anda berdua, dan seks yang aman.

Sekali lagi jangan sungkan atau malu. Setiap orang berhak untuk memilih dan menentukan kontrasepsi yang diinginkannya.

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44314-bicarakan_kontrasepsi_dengan_pasangan

Aturan yang Boleh Dilanggar dalam Bercinta

Tidak ada peraturan dalam kehidupan bercinta yang bisa diterapkan kepada setiap orang.
Oleh : Muhammad Firman
(dok. Corbis)

Dalam soal bercinta, baik dalam urusan kapan, bagaimana, dengan siapa, dan seberapa sering, semua orang memiliki opininya masing-masing. Jadi, kepada siapapun Anda miminta nasihat, Anda pasti akan mendapatkannya. Pertanyaannya adalah, apakah nasihat mereka tepat untuk Anda?

Kenyataannya adalah, sebenarnya hanya ada sedikit aturan yang bisa diterapkan untuk urusan bercinta yang berlaku untuk semua orang di semua situasi. Kita semua bisa membuat sendiri. Dengan pertimbangan tersebut, berikut ini peraturan yang perlu dilanggar.

Ungkapkan sejujur-jujurnya
Meskipun mengungkapkan seluruh masa lalu Anda merupakan teori yang bagus, tetapi ada kalanya Anda tidak perlu membeberkan seluruh sisi gelap Anda. Seks merupakan salah satunya. Orang bijak boleh menyatakan bahwa Anda harus menceritakan setiap detail sejarah Anda dengan pasangan demi keterbukaan, namun kenyataannya itu malah bisa menciptakan masalah baru. Bukan berarti Anda harus berbohong kepada seseorang yang berharga, tetapi tidak semua perlu dicurahkan saat itu atau sampai kapanpun.

Pada setiap bagian awal hubungan, memang perlu ada sesuatu yang perlu dibicarakan. Dibutuhkan waktu cukup panjang agar sepasang kekasih saling mengenal satu sama lain secara intim, dan proses itu memang tidak perlu dilakukan terburu-buru. Artinya, meskipun Anda sudah berhubungan lebih lanjut, Anda juga tidak perlu menceritakan pada pasangan kenyataan sebenar-benarnya tentang berapa jumlah orang yang pernah Anda kencani, siapa pasangan terbaik, atau pendapat jujur Anda tentang program penurunan berat badan yang telah dijalankan pasangan.

Sedikit detail tambahan itu tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali ketidaknyamanan dan ketidaknyamanan merupakan hal terakhir yang Anda inginkan di kamar tidur. Untuk hasil terbaik, sebaiknya Anda melakukan apapun sebisa Anda agar pasangan merasa menjadi orang yang paling beruntung. Jika itu berarti dengan menyembunyikan detail-detail tertentu, biarlah.

Bercinta Secukupnya
Ciuman, sentuhan, jilatan, dan hisapan, seluruh foreplay merupakan bagian dari hubungan seksual. Tetapi seks itu sendiri perlu untuk memuaskan. Sebuah kehidupan seks yang sehat tidak hanya terdiri dari satu atau dua elemen yang berjalan dengan baik. Tetapi, seks terdiri dari jutaan pilihan yang dapat Anda dan pasangan Anda cari dan kombinasikan. Artinya, jika Anda mengatakan bahwa Anda tidak keberatan dengan kenyataan bahwa pasangan Anda tidak ingin, padahal Anda menyukai cara pasangan Anda jika melakukan hal tersebut, berhenti sejenak dan pikirkan kembali. Sebuah hubungan seksual yang sehat dan memuaskan merupakan sebuah hubungan di mana setiap pasangan ingin memuaskan pasangannya.

Tidak Perlu Membayangkan Apapun
Meski orang tua menyatakan bahwa tidak baik untuk memikirkan orang lain di luar pasangan Anda ketika sedang bercinta, faktanya, apapun yang sedang Anda pikirkan saat sedang bercinta merupakan hak Anda. Jika pikiran Anda melanglang buana ke lain tempat, biarkan saja. Tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa Anda hanya boleh memilikirkan pasangan Anda setiap saat. Sedikit fantasi saat bercinta boleh-boleh saja.

Ikuti Jadwal
Sebagian orang mungkin saja sibuk. Malah, mungkin sebagian besar dari kita memiliki kesibukan yang sangat padat, dan membuat jadwal untuk melakukan hubungan intim dalam jaman modern seperti saat ini merupakan realitas. Tetapi, bukankah dengan membuat jadwal bercinta berarti Anda akan melakukannya hubungan seks meski Anda sedang tidak menginginkannya? Mengambil jeda sejenak mungkin merupakan hal yang Anda butuhkan untuk menghangatkan suasana. Jangan dipaksa. Biarkan Anda merindukan waktu untuk bercinta.

Seperti Anda lihat, dengan tidak mengikuti peraturan di atas, Anda bisa memiliki kehidupan seks yang fantastis. Cobalah.

http://kosmo.vivanews.com/news/read/44533-aturan_yang_boleh_dilanggar_dalam_bercinta

=========

jadi intinya adalah free ur mind and action.. gak perlu pake banyak tatacara. enjoy ur sex 🙂