Kenali ‘Jadwal’ Pasangan Anda

Hubungan ini melibatkan dua manusia. Ada baiknya memahami kebiasaan pasangan.
Oleh: Umi Kalsum, Agus Dwi Darmawan
(dok. Corbis)

Kapan terakhir kali tempat tidur Anda penuh gairah? Kemarin, lusa atau minggu lalu. Ada banyak alasan mengapa banyak keluhan soal seks.

Contohnya bisa saja ketika Anda bergairah, pasangan  justru tertidur lelap, atau mungkin Anda adalah orang yang bisa saja melampiaskan seks bersama pasangan, kapan saja dan pada waktu kapan pun.

Jika seks aktivitas yang menyenangkan, Anda perlu tahu kapan gairah ini datang dan pergi. Masalah utama yang perlu diketahui adalah Anda tidak sendiri untuk melakukan aktivitas seks ini, sehingga pengetahuan pasangan merupakan yang terpenting. Setelah mengetahui hal tersebut terapi dan pengobatan karena masalah seks yang lebih dalam bisa dilakukan.

Kunci pertama tentang aktivitas seks ini adalah menyesuaikan diri  dengan pasangan. Jangan terlalu khawatir dan jangan terlalu memikirkan jika gairah nafsu seks ini telah hilang. Pertimbangkan hal ini, “Mungkin waktu seks Anda belum tepat dengan keinginan pasangan”, sehingga jawabannya mudah, carilah kapan waktu itu.

Pakar terapi keluarga dan pernikahan dari Texas, Austin mengatakan, ketidaksesuaian waktu dan peningkatan hasrat setelah menikah dipengaruhi hubungan dua belah pihak. “Setelah menikah, itu normal,” katanya. Hubungan yang panjang memang memungkinkan intuisi untuk memulai aktivitas seks menghilang. “”eberapa ada yang tinggi, moderat dan rendah,” katanya.

Pertama yang harus diketahui adalah bagaimana masing-masing pasangan bisa meningkatkan gairah seks pasangannya. “Di film-film, pasangan mulai bergairah sebelum mereka saling bersentuhan,” ujar professor psikologi American University di Washington, Barry McCarthy. Tapi dalam realitas, katanya, di antara pasangan yang menikah sekitar 50 persen di antaranya gairah meningkat ketika dicumbu, namun faktor mood (keinginan), menjadi penentu utama.

Jika Anda dan pasangan setuju akan hal tersebut, maka pertimbangkan tiga hal berikut :

Pertama, ungkapkan tingkat stress. Ini hal yang paling sulit, karena pasangan punya tingkat nafsu yang berbeda-beda. Namun tingkat stres sangat mempengaruhi tingkat seks.

Kedua, mencoba hal yang baru. Lakukan hal-hal yang membangkitkan seks. Kegiatan yang romantis dan menyenangkan akan meningkatkan hormon cinta seperti dopamin.

Ketiga, selalu berdekatan. Disarankan bagi pasangan untuk lebih intim dalam keseharian. Pijatan keseluruh tubuh dengan cara yang sensual akan bisa menjadi cara untuk merangsang pasangan.

• VIVAnews

http://kosmo.vivanews.com/news/read/42710-kenali_jadwal_pasangan_seks_anda

Iklan

2 comments so far

  1. KanjengRagil on

    Kayaknya yang lebih penting adalah komunikasi, kalau salah satu “mau”, ya harus bilang 🙂

    mnrp:
    betul.. kunci dari semua perkara adalah komunikasi.
    perang dunia bisa terjadi karena masalah salah komunikasi.
    perdamaian pun bisa tercipta dari lancarnya komunikasi.
    nah komunikasi itu bisa verbal bisa non verbal.
    yang jadwal ini adalah bentuk komunikasi non verbal.

  2. Andriy on

    mau? mau? mau?

    mnrp:
    udah dicoba belum?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: