Archive for Februari 27th, 2009|Daily archive page

gak gabung di fb = tidak eksis?

gak gabung di fb = tidak eksis?

aaahh itu mah kuno.. mentang2 di dunia sekitar sedang kena penyakit, demam, gelombang fb maka serta merta diartikam bila tidak gabung di fb = tidak eksis..

hueheheuhe… gue gak gabung di fb.. trus gue gak eksis? gue masih hidup kok masi bisa melakukan aktifitas gue sehari2 dan tanpa gangguan dari fb..

jadi terkenang jamannya fs.. semua orang larut dalam fs… ech sekarang gmana? sudah gak ada lagi tuh..

jadi dengan ini gue nyatakan bahwa gue gak ada account fb.. ­čÖé

Iklan

Kompromi untuk Pasangan Baru

Selain janji-janji perkawinan yang sudah Anda ucapkan di hadapan pastor atau penghulu, Anda dan pasangan tentu memiliki janji-janji sendiri yang Anda sampaikan satu sama lain. Namun, pada pasangan-pasangan baru saat ini, tampaknya ada pembaruan janji, atau tepatnya kompromi, mengenai kehidupan pernikahan. Kompromi ini bersifat fleksibel karena diadakan antara Anda dan pasangan sehingga tidak mengikat. Bila ada hal-hal khusus yang mendesak, kompromi tersebut bisa dilanggar. Karena, pada dasarnya, kompromi yang dilakukan pasangan bertujuan untuk saling membahagiakan.

Inilah tren kompromi baru antara pasangan suami-istri baru:

1. Aturan lama: Menghabiskan seluruh waktu senggang bersama pasangan dan curiga bila suami ingin jalan-jalan sendiri bersama teman-temannya.

Aturan baru: Secara berkala Anda dan suami boleh hang out bersama rekan-rekannya tanpa mengajak Anda. Hal ini disebabkan banyak pasangan saat ini memiliki teman-teman yang bukan bagian dari circle of friends pasangan mereka, demikian menurut Barbara Dafoe Whitehead, Ph.D., Direktur National Marriage Project at Rutgers University. Pasangan seperti ini umumnya memiliki minat yang berbeda. Bayangkan bila Anda terpaksa harus mengikuti hobinya yang tak Anda suka atau sebaliknya.

Selain itu, kebersamaan yang terlalu sering juga tidak sehat untuk hubungan Anda. “Hal itu membuat Anda terjebak dalam dunia yang sempit, dan itu menciptakan masalah bagi Anda. Mempunyai teman-teman sendiri memberikan perspektif yang lebih luas bagi Anda, dan memperkaya pengalaman yang menjaga agar hubungan tetap menarik. Dan, membuat Anda menjadi pasangan yang lebih menarik, “papar Whitehead.

2. Aturan lama: Pekerjaan rumah harus dibagi secara sama rata antara suami-istri.

Aturan baru: Pekerjaan rumah dibagi sesuai kesepakatan, siapa yang lebih baik melakukannya. Misalnya, karena Anda tak bisa memasak, maka tugas memasak diserahkan kepada suami. Karena pengaruh feminisme dalam keluarga, sering kali anak laki-laki tumbuh dalam lingkungan di mana mereka juga diajarkan melakukan pekerjaan rumah. Contohnya mencuci, menyetrika, atau memasak.

Yang lebih penting sebenarnya suami diharapkan lebih sensitif dengan kebutuhan istri, dan tuntutan perubahan dalam menjalankan rumah tangga. Anda juga harus dapat berbicara lebih asertif┬ápada┬ásuami, seperti, “Aku kecapekan tadi berdiri berjam-jam waktu presentasi. Mau nggak kamu yang nyetrika kali ini?” Hal ini jauh lebih baik daripada Anda menggerutu sendiri (ingat, pria tak bisa membaca pikiran Anda dari ekspresi Anda saja) atau mengancamnya, “Kenapa sih kamu nggak pernah membantu aku?”

3. Aturan lama: Ujian yang sebenarnya untuk perkawinan adalah kemampuan Anda menghadapi krisis.

Aturan baru: Hal-hal positif atau negatif yang ditemui sehari-hari adalah apa yang menjamin kesuksesan hubungan Anda. Memang problem besar seperti suami kehilangan pekerjaan, ada keluarga yang sakit atau meninggal, atau perselingkuhan, dapat merusak hubungan, dan berhasil melewatinya dapat menguatkan hubungan Anda. Namun, sikap memberi dan menerima dalam hidup sehari-hari lebih akurat dalam membentuk hubungan yang sehat. Sebagai contoh, melakukan ritual seperti berciuman saat masing-masing hendak bekerja, menanyakan kabar suami di tempat kerja saat makan malam, bergandengan tangan, atau mengirim SMS berkesan satu sama lain. Bila Anda melihat suami pulang dari kantor dengan muka suntuk segera hibur dirinya.

4. Aturan lama: Untuk mendapatkan perkawinan yang kuat, Anda harus datang dari background yang sama dengan suami.

Aturan baru: Agar hubungan menjadi kuat, kemampuan negosiasi dan berkompromi lebih penting daripada kesamaan latar belakang. Kepuasan Anda dan pasangan dalam suatu hubungan lebih dipengaruhi oleh bagaimana Anda membuat keputusan secara positif. Misalnya, seberapa sering Anda harus mengunjungi mertua, sekolah seperti apa yang baik untuk anak, dan lain sebagainya. Pasangan yang datang dari latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang berbeda akan memperkaya hubungan jika prioritas mereka adalah untuk membuat perbedaan tersebut menjadi sesuatu yang baik. Cinta Anda pun akan terus berkembang melalui kompromi.

5. Aturan lama: Ketika si kecil mulai hadir, prioritas dalam hubungan harus dialihkan ke anak.

Aturan baru: Setelah Anda memiliki anak, perkawinan justru harus menjadi prioritas. Waktu dan energi Anda memang terkuras untuk mengasuh anak sehingga Anda seringkali melupakan acara berdua dengan suami. Padahal, hadirnya si kecil adalah satu satu penyebab perubahan dan stres dalam perkawinan. Namun, pasangan-pasangan modern saat ini menyadari bahwa kurangnya kemesraan bisa menyebabkan hubungan Anda menjadi garing. Karena itu, bersepakatlah dengan pasangan untuk selalu menyediakan waktu kencan berdua, makan di luar rumah, atau jalan-jalan keluar kota. Jangan lupa, teruslah bergandengan tangan dan berciuman saat akan berangkat ke kantor.

DIN
Sumber : redbook

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/02/24/14321818/kompromi.untuk.pasangan.baru

Dollar yang patah, gue yang susah

Post ini bukan mengulas kondisi nilai tukar rupiah yang (masih) terpuruk. Bukan pula mencoba merefleksikan diri sebagai seorang ahli ekonomi yang berupaya menahan gempuran badai krisis ekonomi dunia (pan gue bukan sarjana ekonomi). Dus, bukan pula menguak tips dan trik untuk terus eksis secara ekonomi walaupun hidup harus terus ekonomis (baca: irit). Jadi salah besar jika mencari sebuah hasil olah pikir yang berkaitan dengan adam smith dan teori keynes.

Perkara diawali oleh sebuah kebodohan dari seorang yang mengaku dirinya sebagai seorang warga negara Indonesia. Dia hidup di bumi Indonesia, dia minum air Indonesia, dia pun berdiri di tanah Indonesia. Namun apa lacur pola pikir dan tingkat kecerdasan yang ternyata berada dibawah garis kecerdasan rata-rata. Saking alpanya, gue rasa dia lupa bahwa mata uang Indonesia adalah rupiah.

Mengapa demikian?

Pokok perkaranya adalah sangat sederhana yakni masalah transaksi jual beli sebuah program komputer yang rencananya akan digunakan oleh salah seorang ekspatriat yang akan kerja di kantor gue. Permintaan ekspatriat itu mudah saja, dia perlu komputer yang bersoftware MS Windows serta dilengkapi dengan MS Office versi Jepang. Kenapa mesti jepang? Karena dia orang jepang sehingga dia lebih familiar bila menggunakan software yang berbahasa pengantar jepang.

Itu saja.

Lah kok jadi repot?

Oh ya.. menjadi repot karena si WNI ini terlalu bodoh dalam melakukan deal bisnis dengan pihak penjual software yang dimaksud. Saking bodohnya, dia berlaku seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Nurut aja gitu loh dengan syarat pembayaran yang mesti harus wajib menggunakan dollar amerika dan cash and carry. Please dech. Emangnya seberapa besar sih jumlah transaksinya?

Hanya USD 165 sajah gitu loh.

Ok, itu awal muasal dari sebuah masalah. Sebagai kasir gue hanya melakukan sebuah prosesi serah terima tanggung jawab untuk melakukan penyerahan sejumlah atas permintaan cash advance yang telah disetujui oleh finance manager. Jadilah sebuah proses penjerumusan diri dalam kubangan masalah gue jalani. Tarik cash dalam bentuk dollar disertai serah terima kepada pihak yang membutuhkan cash advance. Seperti transaksi lainnya, complain setelah meninggalkan meja kasir tidak diterima. Pengertiannya adalah si penerima sudah setuju dengan jumlah dan keadaan uang yang diterimanya dari kasir.

Sehari kemudian, transaksi pembelian software yang tersebut diatas dilaksanakan oleh orang lain (bukan si penerima uang). Berarti sudah ada penyerahan ke tangan lain selain kasir dan si peminta cash advance. Catet !

Sesampainya di toko si penjual software itu, uang dollar tersebut ditolak oleh penjual karena uangnya patah? What the heck?

Uang patah apa yah artinya?

Usut punya usut ternyata uang tersebut (tepatnya yang pecahan USD 5) ketekuk atau terlipat sehingga mengakibatkan tidak mulus lagi dan kehilangan nilainya. Atas dasar itu maka transaksi tidak bisa dijalankan karena jumlah uangnya tidak sesuai dengan kesepakatan. What?

Masalah belum selesai kawan.

Si WNI yang bodoh itu komplen ttg masalah tersebut. Hey tunggu dulu, ingat peraturan kasir diatas. Komplen setelah meninggalkan meja kasir, tidak diterima. Tapi yaa emang dasar WNI yang bodoh maka peraturan itu dianggap sebagai sebuah angin lalu saja dan minta agar uang tersebut diganti. Hey! Lo kira gue tempat penukaran uang (money changer)?

Prosedur jadi panjang karena mesti membuat aplikasi ke bank yang disetujui oleh finance manager dan mesti ke bank lagi untuk mendapat uang pengganti. Sementara di bank pun gue da tau kalau ganti uang yang rusak, pasti nilainya akan berkurang. Trus siapa yang mo menanggung kerugian nilai itu? Gue? Gak la ya.. gue cukup puas dengan beban memegang uang 10juta perhari yang mana bukan uang gue.

Cuma gara2 uang dollar yang patah.. proses pembayaran yang sebenarnya sangat mudah dan sederhana jadi panjang dan rumit. Belum lagi beban untuk menghadapi omongan finance manager yang menyalahkan gue kenapa mesti hal ini terjadi. Hey boss, this is not my responsibility. The money is already taken by the requestor.

Bila saja WNI itu lebih cerdas yaaa setidaknya menyesuaikanlah dengan kemeja lengan panjang nan rapih serta wangi itu, tentunya hal ini gak perlu terjadi. Gue perlu mencak2, gue gak perlu meluangkan sekian waktu untuk membuat aplikasi ini itu serta menghabiskan sekian rupiah untuk telpon sana telpon sini. Berapa rupiah penghematan yang bisa gue lakukan bila saja si WNI bodoh itu keukeh untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya?

FYI, anggaplah rate dollar saat ini sekitar Rp 11.500,- berarti nilai rupiahnya adalah Rp 1.897.500,-

Dengan uang yang pegang saat ini sekitar 10juta, tentunya jumlah tersebut tidak material dan bisa langsung dicairkan. Sehingga transaksi pembelian cash and carry itu bisa berjalan lancar aman dan nyaman.

Sekarang coba kalau menggunakan jasa bank (baca: transfer)

biaya bank untuk tranfer rupiah dalam kota adalah 5000 rupiah. Sementara untuk transfer dollar dalam negeri adalah USD 20,00 silahkan bandingan berapa rupiah yang bisa dihemat?

Dipercepat saja hitungannya = Rp 225.000,- waow !

Itu jumlah yang lumayan loh.. bisa makan untuk seminggu mungkin?

Tapi yaa itu juga kalau si WNI bodoh itu mau menggunakan logika dan akalnya serta menggunakan bacotnya yang sungguh seperti tong kosong. NATO !

Yah gitulah WNI bodoh.. tinggal di Indonesia tapi menggunakan mata uang asing. Jangan2 dia terbiasa bayar uang bensin dengan uang real…. huehuhehheehehe

ditulis menggunakan OpenOffice 3.0.1

10 Bagian Tubuh Anda yang Disukai Pria

Iklan-iklan produk wanita di televisi menciptakan suatu personifikasi bahwa wanita harus bertubuh ramping, berambut panjang dan hitam, dan berkulit putih. Hal ini mungkin akan membuat Anda yang tidak memenuhi syarat tersebut menjadi kurang pede. Padahal, hal-hal tersebut sebenarnya tak akan memengaruhi penilaian pria akan diri Anda. Pada dasarnya, inilah bagian tubuh Anda yang paling disukainya.

Aroma tubuh. Pria suka ketika istrinya bangkit dari ranjang dan aroma alami tubuhnya masih menebar sesaat setelah menghilang dari pandangan. Aroma tubuh yang sedikit bercampur parfum sering kali juga masih “menempel” di bantal sehingga bisa menjadi obat rindu suami ketika Anda tak di rumah.

Bibir. Anda tidak perlu memiliki bibir seperti milik Angelina Jolie. Asalkan bibir Anda cukup kissable, lalu pulas dengan lipstick warna berry. Bahkan pria yang belum mengenal Anda pun bisa membayangkan seperti apa rasanya mencium bibir Anda.

Kuku. Ingat bagaimana Ikal jatuh cinta begitu melihat kuku-kuku cantik A Ling? Usapan Anda dengan kuku yang tak terlalu panjang dan tak terlalu pendek pada punggung pasangan akan memberinya pijatan kecil yang menyenangkan.

Tulang selangka. Inilah tonjolan tulang yang berada di dada atas Anda. Bila bagian ini mengintip malu-malu dari balik blus Anda, suami akan lebih penasaran. Jauh lebih penasaran daripada bila Anda memperlihatkan kulit Anda seluruhnya.

Mata. Mata yang cerah dengan bulu mata yang lentik memikat hatinya. Sapukan sedikit maskara untuk menebalkan dan mempertahankan kelentikannya. Pakai blush on tipis-tipis dan lipstik berwarna nude untuk menonjolkan mata Anda.

Leher. Ketika Anda mengenakan gaun dan mengikat rambut Anda dengan tatanan yang membuat leher Anda yang jenjang tersingkap, wow… itulah saat pria merasa turn on. Helai-helai rambut yang berjatuhan hanya membuat leher Anda makin terlihat seksi.

Daun telinga bagian bawah. Bagian ini sangat halus dan lunak sehingga pria tak akan tahan untuk tidak menciumnya.

Rambut. Anda tak harus berambut panjang untuk menarik perhatian pasangan. Selama rambut Anda sehat dan wangi, pria akan senang mengelus dan menciumnya. Anda bisa membiarkan rambut Anda terurai atau menggulungnya dengan sebuah stick, Anda akan tetap terlihat seksi.

Payudara. Lagi-lagi Anda tak harus memiliki payudara seperti milik bintang-bintang Baywatch. Percayalah, pria kebanyakan justru tidak menyukai payudara yang terlalu besar. Asalkan payudara Anda cukup berbentuk dan mampu merespons dengan baik sentuhan suami Anda.

Kulit. Anda tak perlu khawatir meski kulit Anda tergolong gelap. Kulit yang terawat, halus, dan wangi, akan membuat pria ingin selalu membelai dan menciumnya.

DIN
Sumber : Glamour

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/02/24/09442234/10.bagian.tubuh.anda.yang.disukai.pria.