Archive for Februari, 2009|Monthly archive page

4 Hal yang Membahayakan Pernikahan

Don’t sweat the small stuff. Ada pepatah yang mengatakan untuk jangan terlalu memikirkan hal-hal kecil. Mungkin benar dalam beberapa hal, namun hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari bisa jadi pemicu retaknya rumah tangga Anda. Sedikit instropeksi diri sekali-sekali pun diperlukan untuk me-refresh hubungan Anda dengan pasangan. Yuk, kita lihat apa yang bisa kita perbaiki dari diri kita.

Keran bocor. Sesekali berkeluh kesah kepada sahabat atau orang terdekat memang perlu. Namun, usahakan menahan diri untuk tidak terlalu banyak menceritakan keburukan pasangan kepada pihak lain. Bayangkan jika Anda sedang duduk bersama mertua, lalu tiba-tiba muncul pertanyaan-pertanyaan antara Anda dan pasangan yang isinya problem pribadi. Wah, rasanya tak keruan kan? Nah, supaya hubungan Anda dan suami bebas gunjingan, Anda bisa mengajak pasangan untuk berdiskusi dan berjanji tak lagi menceritakan hal-hal pribadi kepada pihak lain. Pastikan Anda mengajaknya bicara dalam keadaan tenang dan santai supaya tak menimbulkan rasa sakit hati. Di lain pihak, Anda harus bisa menahan diri untuk tidak menceritakan hal-hal yang bisa menjelekkan suami di hadapan orang lain. Sebaliknya, usahakan untuk berkata yang baik-baik tentang pasangan kepada orang lain.

Sindrom “malangnya diriku”. Memendam perasaan sama buruknya dengan menjelekkan pasangan kepada orang lain. Jika ada hal-hal yang membuat Anda tak merasa senang dengan sikap pasangan, sebaiknya utarakan dengan sikap tenang dan menghormati. Coba sisihkan waktu dengan pasangan untuk bermanja-manja dan saling mengutarakan isi hati. Namun, usahakan untuk memberikan solusi atas permasalahannya. Begitu juga, jika suami “akhirnya” mau meletakkan baju kotor di keranjang baju kotor setelah berbulan-bulan Anda memintanya, jangan lupa untuk memujinya. Cara ini tak hanya membuat suasana lebih menyenangkan, tapi juga efektif.

Bertengkar karena hal-hal sepele. Biasanya hal ini terjadi karena masalah barang-barang milik pasangan yang berserakan atau menumpuk tak keruan. Pertengkaran karena barang-barang pasangan bisa menjadi semacam penanda ada hal-hal yang tak Anda sukai dari pasangan. Menurut Michele Weiner-Davis, psikoterapis dan penulis buku The Sex-Starved Marriage, akan ada hal-hal yang Anda cintai dan tidak sukai dari pasangan. Itu adalah bagian dari sebuah pernikahan. Ketika Anda mengambil sumpah untuk menikah dengan seseorang, maka semua bagian dari dirinya, baik yang Anda sukai maupun tidak, sudah menjadi bagian dari paketnya. Yang bisa Anda lakukan adalah mencari solusinya, misalnya adakan garage sale untuk menjual barang-barang yang sudah tak dipakai. Jangan hanya pasangan saja yang harus berkorban; jual saja barang-barang Anda yang tak disukai pasangan dan memang sudah tak berguna untuk Anda. Anda dan pasangan jadi bisa menabung untuk membeli sesuatu yang sudah kalian inginkan, TV flatscreen, misalnya.

Terlalu jauh. Anda berdua sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan, anak-anak, dan kepentingan sendiri-sendiri, tanpa sadar waktu untuk berbicara pun tak ada. Bahkan saat di tempat tidur. Ketika pasangan mulai mengurangi waktu berkualitas, ini bisa membuat hubungan terasa santai. Namun bisa juga sebaliknya, pasangan berasumsi bahwa Anda tak membutuhkannya lagi. Manusia merespons ketidakterikatan dengan menarik diri masing-masing. Segalanya bisa menjadi lebih parah. Namun, manusia juga merespons dari kebaikan orang lain. Maka, yang bisa Anda lakukan adalah mengambil inisiatif untuk meluangkan waktu. Sisihkan (bukan menyisakan) waktu yang biasanya Anda gunakan hanya untuk menonton TV dengan kegiatan lain yang Anda sukai bersama pasangan. Misalnya, bangun lebih pagi di hari libur untuk jalan pagi bersama. Jika sudah terlalu besar jarak antara Anda dan pasangan, berusahalah lebih keras untuk bisa lebih dekat. Para peneliti setuju agar pasangan seperti ini membuat jadwal rutin untuk berhubungan intim dan untuk bicara. Intimasi dari berhubungan badan memang bisa membuat hubungan pasangan lebih erat.

C6-09

Sumber : family circle

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/02/25/09164024/4.hal.yang.membahayakan.pernikahan.

Iklan

gak gabung di fb = tidak eksis?

gak gabung di fb = tidak eksis?

aaahh itu mah kuno.. mentang2 di dunia sekitar sedang kena penyakit, demam, gelombang fb maka serta merta diartikam bila tidak gabung di fb = tidak eksis..

hueheheuhe… gue gak gabung di fb.. trus gue gak eksis? gue masih hidup kok masi bisa melakukan aktifitas gue sehari2 dan tanpa gangguan dari fb..

jadi terkenang jamannya fs.. semua orang larut dalam fs… ech sekarang gmana? sudah gak ada lagi tuh..

jadi dengan ini gue nyatakan bahwa gue gak ada account fb.. 🙂

Kompromi untuk Pasangan Baru

Selain janji-janji perkawinan yang sudah Anda ucapkan di hadapan pastor atau penghulu, Anda dan pasangan tentu memiliki janji-janji sendiri yang Anda sampaikan satu sama lain. Namun, pada pasangan-pasangan baru saat ini, tampaknya ada pembaruan janji, atau tepatnya kompromi, mengenai kehidupan pernikahan. Kompromi ini bersifat fleksibel karena diadakan antara Anda dan pasangan sehingga tidak mengikat. Bila ada hal-hal khusus yang mendesak, kompromi tersebut bisa dilanggar. Karena, pada dasarnya, kompromi yang dilakukan pasangan bertujuan untuk saling membahagiakan.

Inilah tren kompromi baru antara pasangan suami-istri baru:

1. Aturan lama: Menghabiskan seluruh waktu senggang bersama pasangan dan curiga bila suami ingin jalan-jalan sendiri bersama teman-temannya.

Aturan baru: Secara berkala Anda dan suami boleh hang out bersama rekan-rekannya tanpa mengajak Anda. Hal ini disebabkan banyak pasangan saat ini memiliki teman-teman yang bukan bagian dari circle of friends pasangan mereka, demikian menurut Barbara Dafoe Whitehead, Ph.D., Direktur National Marriage Project at Rutgers University. Pasangan seperti ini umumnya memiliki minat yang berbeda. Bayangkan bila Anda terpaksa harus mengikuti hobinya yang tak Anda suka atau sebaliknya.

Selain itu, kebersamaan yang terlalu sering juga tidak sehat untuk hubungan Anda. “Hal itu membuat Anda terjebak dalam dunia yang sempit, dan itu menciptakan masalah bagi Anda. Mempunyai teman-teman sendiri memberikan perspektif yang lebih luas bagi Anda, dan memperkaya pengalaman yang menjaga agar hubungan tetap menarik. Dan, membuat Anda menjadi pasangan yang lebih menarik, “papar Whitehead.

2. Aturan lama: Pekerjaan rumah harus dibagi secara sama rata antara suami-istri.

Aturan baru: Pekerjaan rumah dibagi sesuai kesepakatan, siapa yang lebih baik melakukannya. Misalnya, karena Anda tak bisa memasak, maka tugas memasak diserahkan kepada suami. Karena pengaruh feminisme dalam keluarga, sering kali anak laki-laki tumbuh dalam lingkungan di mana mereka juga diajarkan melakukan pekerjaan rumah. Contohnya mencuci, menyetrika, atau memasak.

Yang lebih penting sebenarnya suami diharapkan lebih sensitif dengan kebutuhan istri, dan tuntutan perubahan dalam menjalankan rumah tangga. Anda juga harus dapat berbicara lebih asertif pada suami, seperti, “Aku kecapekan tadi berdiri berjam-jam waktu presentasi. Mau nggak kamu yang nyetrika kali ini?” Hal ini jauh lebih baik daripada Anda menggerutu sendiri (ingat, pria tak bisa membaca pikiran Anda dari ekspresi Anda saja) atau mengancamnya, “Kenapa sih kamu nggak pernah membantu aku?”

3. Aturan lama: Ujian yang sebenarnya untuk perkawinan adalah kemampuan Anda menghadapi krisis.

Aturan baru: Hal-hal positif atau negatif yang ditemui sehari-hari adalah apa yang menjamin kesuksesan hubungan Anda. Memang problem besar seperti suami kehilangan pekerjaan, ada keluarga yang sakit atau meninggal, atau perselingkuhan, dapat merusak hubungan, dan berhasil melewatinya dapat menguatkan hubungan Anda. Namun, sikap memberi dan menerima dalam hidup sehari-hari lebih akurat dalam membentuk hubungan yang sehat. Sebagai contoh, melakukan ritual seperti berciuman saat masing-masing hendak bekerja, menanyakan kabar suami di tempat kerja saat makan malam, bergandengan tangan, atau mengirim SMS berkesan satu sama lain. Bila Anda melihat suami pulang dari kantor dengan muka suntuk segera hibur dirinya.

4. Aturan lama: Untuk mendapatkan perkawinan yang kuat, Anda harus datang dari background yang sama dengan suami.

Aturan baru: Agar hubungan menjadi kuat, kemampuan negosiasi dan berkompromi lebih penting daripada kesamaan latar belakang. Kepuasan Anda dan pasangan dalam suatu hubungan lebih dipengaruhi oleh bagaimana Anda membuat keputusan secara positif. Misalnya, seberapa sering Anda harus mengunjungi mertua, sekolah seperti apa yang baik untuk anak, dan lain sebagainya. Pasangan yang datang dari latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang berbeda akan memperkaya hubungan jika prioritas mereka adalah untuk membuat perbedaan tersebut menjadi sesuatu yang baik. Cinta Anda pun akan terus berkembang melalui kompromi.

5. Aturan lama: Ketika si kecil mulai hadir, prioritas dalam hubungan harus dialihkan ke anak.

Aturan baru: Setelah Anda memiliki anak, perkawinan justru harus menjadi prioritas. Waktu dan energi Anda memang terkuras untuk mengasuh anak sehingga Anda seringkali melupakan acara berdua dengan suami. Padahal, hadirnya si kecil adalah satu satu penyebab perubahan dan stres dalam perkawinan. Namun, pasangan-pasangan modern saat ini menyadari bahwa kurangnya kemesraan bisa menyebabkan hubungan Anda menjadi garing. Karena itu, bersepakatlah dengan pasangan untuk selalu menyediakan waktu kencan berdua, makan di luar rumah, atau jalan-jalan keluar kota. Jangan lupa, teruslah bergandengan tangan dan berciuman saat akan berangkat ke kantor.

DIN
Sumber : redbook

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/02/24/14321818/kompromi.untuk.pasangan.baru

Dollar yang patah, gue yang susah

Post ini bukan mengulas kondisi nilai tukar rupiah yang (masih) terpuruk. Bukan pula mencoba merefleksikan diri sebagai seorang ahli ekonomi yang berupaya menahan gempuran badai krisis ekonomi dunia (pan gue bukan sarjana ekonomi). Dus, bukan pula menguak tips dan trik untuk terus eksis secara ekonomi walaupun hidup harus terus ekonomis (baca: irit). Jadi salah besar jika mencari sebuah hasil olah pikir yang berkaitan dengan adam smith dan teori keynes.

Perkara diawali oleh sebuah kebodohan dari seorang yang mengaku dirinya sebagai seorang warga negara Indonesia. Dia hidup di bumi Indonesia, dia minum air Indonesia, dia pun berdiri di tanah Indonesia. Namun apa lacur pola pikir dan tingkat kecerdasan yang ternyata berada dibawah garis kecerdasan rata-rata. Saking alpanya, gue rasa dia lupa bahwa mata uang Indonesia adalah rupiah.

Mengapa demikian?

Pokok perkaranya adalah sangat sederhana yakni masalah transaksi jual beli sebuah program komputer yang rencananya akan digunakan oleh salah seorang ekspatriat yang akan kerja di kantor gue. Permintaan ekspatriat itu mudah saja, dia perlu komputer yang bersoftware MS Windows serta dilengkapi dengan MS Office versi Jepang. Kenapa mesti jepang? Karena dia orang jepang sehingga dia lebih familiar bila menggunakan software yang berbahasa pengantar jepang.

Itu saja.

Lah kok jadi repot?

Oh ya.. menjadi repot karena si WNI ini terlalu bodoh dalam melakukan deal bisnis dengan pihak penjual software yang dimaksud. Saking bodohnya, dia berlaku seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Nurut aja gitu loh dengan syarat pembayaran yang mesti harus wajib menggunakan dollar amerika dan cash and carry. Please dech. Emangnya seberapa besar sih jumlah transaksinya?

Hanya USD 165 sajah gitu loh.

Ok, itu awal muasal dari sebuah masalah. Sebagai kasir gue hanya melakukan sebuah prosesi serah terima tanggung jawab untuk melakukan penyerahan sejumlah atas permintaan cash advance yang telah disetujui oleh finance manager. Jadilah sebuah proses penjerumusan diri dalam kubangan masalah gue jalani. Tarik cash dalam bentuk dollar disertai serah terima kepada pihak yang membutuhkan cash advance. Seperti transaksi lainnya, complain setelah meninggalkan meja kasir tidak diterima. Pengertiannya adalah si penerima sudah setuju dengan jumlah dan keadaan uang yang diterimanya dari kasir.

Sehari kemudian, transaksi pembelian software yang tersebut diatas dilaksanakan oleh orang lain (bukan si penerima uang). Berarti sudah ada penyerahan ke tangan lain selain kasir dan si peminta cash advance. Catet !

Sesampainya di toko si penjual software itu, uang dollar tersebut ditolak oleh penjual karena uangnya patah? What the heck?

Uang patah apa yah artinya?

Usut punya usut ternyata uang tersebut (tepatnya yang pecahan USD 5) ketekuk atau terlipat sehingga mengakibatkan tidak mulus lagi dan kehilangan nilainya. Atas dasar itu maka transaksi tidak bisa dijalankan karena jumlah uangnya tidak sesuai dengan kesepakatan. What?

Masalah belum selesai kawan.

Si WNI yang bodoh itu komplen ttg masalah tersebut. Hey tunggu dulu, ingat peraturan kasir diatas. Komplen setelah meninggalkan meja kasir, tidak diterima. Tapi yaa emang dasar WNI yang bodoh maka peraturan itu dianggap sebagai sebuah angin lalu saja dan minta agar uang tersebut diganti. Hey! Lo kira gue tempat penukaran uang (money changer)?

Prosedur jadi panjang karena mesti membuat aplikasi ke bank yang disetujui oleh finance manager dan mesti ke bank lagi untuk mendapat uang pengganti. Sementara di bank pun gue da tau kalau ganti uang yang rusak, pasti nilainya akan berkurang. Trus siapa yang mo menanggung kerugian nilai itu? Gue? Gak la ya.. gue cukup puas dengan beban memegang uang 10juta perhari yang mana bukan uang gue.

Cuma gara2 uang dollar yang patah.. proses pembayaran yang sebenarnya sangat mudah dan sederhana jadi panjang dan rumit. Belum lagi beban untuk menghadapi omongan finance manager yang menyalahkan gue kenapa mesti hal ini terjadi. Hey boss, this is not my responsibility. The money is already taken by the requestor.

Bila saja WNI itu lebih cerdas yaaa setidaknya menyesuaikanlah dengan kemeja lengan panjang nan rapih serta wangi itu, tentunya hal ini gak perlu terjadi. Gue perlu mencak2, gue gak perlu meluangkan sekian waktu untuk membuat aplikasi ini itu serta menghabiskan sekian rupiah untuk telpon sana telpon sini. Berapa rupiah penghematan yang bisa gue lakukan bila saja si WNI bodoh itu keukeh untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya?

FYI, anggaplah rate dollar saat ini sekitar Rp 11.500,- berarti nilai rupiahnya adalah Rp 1.897.500,-

Dengan uang yang pegang saat ini sekitar 10juta, tentunya jumlah tersebut tidak material dan bisa langsung dicairkan. Sehingga transaksi pembelian cash and carry itu bisa berjalan lancar aman dan nyaman.

Sekarang coba kalau menggunakan jasa bank (baca: transfer)

biaya bank untuk tranfer rupiah dalam kota adalah 5000 rupiah. Sementara untuk transfer dollar dalam negeri adalah USD 20,00 silahkan bandingan berapa rupiah yang bisa dihemat?

Dipercepat saja hitungannya = Rp 225.000,- waow !

Itu jumlah yang lumayan loh.. bisa makan untuk seminggu mungkin?

Tapi yaa itu juga kalau si WNI bodoh itu mau menggunakan logika dan akalnya serta menggunakan bacotnya yang sungguh seperti tong kosong. NATO !

Yah gitulah WNI bodoh.. tinggal di Indonesia tapi menggunakan mata uang asing. Jangan2 dia terbiasa bayar uang bensin dengan uang real…. huehuhehheehehe

ditulis menggunakan OpenOffice 3.0.1

10 Bagian Tubuh Anda yang Disukai Pria

Iklan-iklan produk wanita di televisi menciptakan suatu personifikasi bahwa wanita harus bertubuh ramping, berambut panjang dan hitam, dan berkulit putih. Hal ini mungkin akan membuat Anda yang tidak memenuhi syarat tersebut menjadi kurang pede. Padahal, hal-hal tersebut sebenarnya tak akan memengaruhi penilaian pria akan diri Anda. Pada dasarnya, inilah bagian tubuh Anda yang paling disukainya.

Aroma tubuh. Pria suka ketika istrinya bangkit dari ranjang dan aroma alami tubuhnya masih menebar sesaat setelah menghilang dari pandangan. Aroma tubuh yang sedikit bercampur parfum sering kali juga masih “menempel” di bantal sehingga bisa menjadi obat rindu suami ketika Anda tak di rumah.

Bibir. Anda tidak perlu memiliki bibir seperti milik Angelina Jolie. Asalkan bibir Anda cukup kissable, lalu pulas dengan lipstick warna berry. Bahkan pria yang belum mengenal Anda pun bisa membayangkan seperti apa rasanya mencium bibir Anda.

Kuku. Ingat bagaimana Ikal jatuh cinta begitu melihat kuku-kuku cantik A Ling? Usapan Anda dengan kuku yang tak terlalu panjang dan tak terlalu pendek pada punggung pasangan akan memberinya pijatan kecil yang menyenangkan.

Tulang selangka. Inilah tonjolan tulang yang berada di dada atas Anda. Bila bagian ini mengintip malu-malu dari balik blus Anda, suami akan lebih penasaran. Jauh lebih penasaran daripada bila Anda memperlihatkan kulit Anda seluruhnya.

Mata. Mata yang cerah dengan bulu mata yang lentik memikat hatinya. Sapukan sedikit maskara untuk menebalkan dan mempertahankan kelentikannya. Pakai blush on tipis-tipis dan lipstik berwarna nude untuk menonjolkan mata Anda.

Leher. Ketika Anda mengenakan gaun dan mengikat rambut Anda dengan tatanan yang membuat leher Anda yang jenjang tersingkap, wow… itulah saat pria merasa turn on. Helai-helai rambut yang berjatuhan hanya membuat leher Anda makin terlihat seksi.

Daun telinga bagian bawah. Bagian ini sangat halus dan lunak sehingga pria tak akan tahan untuk tidak menciumnya.

Rambut. Anda tak harus berambut panjang untuk menarik perhatian pasangan. Selama rambut Anda sehat dan wangi, pria akan senang mengelus dan menciumnya. Anda bisa membiarkan rambut Anda terurai atau menggulungnya dengan sebuah stick, Anda akan tetap terlihat seksi.

Payudara. Lagi-lagi Anda tak harus memiliki payudara seperti milik bintang-bintang Baywatch. Percayalah, pria kebanyakan justru tidak menyukai payudara yang terlalu besar. Asalkan payudara Anda cukup berbentuk dan mampu merespons dengan baik sentuhan suami Anda.

Kulit. Anda tak perlu khawatir meski kulit Anda tergolong gelap. Kulit yang terawat, halus, dan wangi, akan membuat pria ingin selalu membelai dan menciumnya.

DIN
Sumber : Glamour

http://perempuan.kompas.com/index.php/read/xml/2009/02/24/09442234/10.bagian.tubuh.anda.yang.disukai.pria.

Rahasia Resume yang “Menjual”

Agar sukses mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, resume Anda harus mampu menarik perhatian pencari kerja yang prospektif dan cukup “menjual”. Resume adalah semacam kesan pertama yang ingin Anda ciptakan kepada calon atasan Anda. Berikut adalah tips yang bisa dilakukan untuk membuat Anda berada dalam antrean terdepan penerima undangan wawancara.

1. Cantumkan yang terpenting pada bagian teratas

Pastikan Anda tahu tempat yang dituju atau posisi apa yang ingin Anda lamar. Jika Anda baru saja lulus kuliah, belum ada pengalaman kerja, dan pendidikan adalah yang paling bisa Anda “jual”, maka cantumkan pendidikan Anda di bagian paling atas. Jika Anda sudah pernah bekerja sebelumnya dan akan melamar ke bidang yang serupa, cantumkan pengalaman pekerjaan terlebih dahulu, baru pendidikan. Akhir-akhir ini pengalaman bekerja lebih sering menjadi poin utama.

Coba tempatkan diri Anda sebagai pencari kerja dan apa yang ingin Anda cari dalam diri calon karyawan Anda. Keahlian apa yang Anda miliki dan akan berguna untuk perusahaan tersebut? Pengalaman yang membuat Anda stand out dari pelamar lainnya? Cantumkan hal-hal semacam ini di lokasi atas. Jika Anda ingin mencantumkan latar belakang pendidikan, buatlah sesingkat dan sepadat mungkin.

Coba buat resume dengan urutan pengalaman kerja dalam daftar yang ringkas, lalu jelaskan detail dan atribut-atribut kunci, pengalaman dan keahlian yang sesuai dengan posisi kerja yang dituju, lalu akhiri dengan deatil yang mendukung, seperti pendidikan dan minat Anda.

2. Selektif dalam menampilkan informasi

Resume adalah alat marketing Anda. Pastikan Anda hanya mencantumkan informasi-informasi terpilih yang positif. Tak perlu mencantumkan segala hal yang pernah Anda lakukan seumur hidup. Resume “menjual” keahlian dan kemampuan Anda kepada calon pemberi kerja potensial. Jika Anda pernah bekerja sebelumnya, calon pemberi kerja pastinya ingin tahu alasan Anda meninggalkan pekerjaan terdahulu. Akan lebih baik jika bisa mencantumkan pula surat rekomendasi dari pekerjaan sebelumnya, untuk memastikan bahwa Anda keluar baik-baik.

3. Eksplorasi pilihan lain dan buat beragam bentuk resume

Cari tahu lebih dalam kemampuan dan keahlian Anda. Jika memiliki ketertarikan di berbagai macam bidang, cobalah. Buka pikiran Anda untuk mencoba beragam karir. Ketika akan mencoba bidang-bidang pekerjaan yang berbeda, ciptakan beberapa tipe resume yang berbeda yang sekiranya cocok dengan tempat yang akan dilamar. Sesuaikan desain, susunan, dan isi resume Anda. Bidang yang berbeda membutuhkan informasi keahlian dan kemampuan yang berbeda, Anda bisa sesuaikan hal ini untuk lebih membuat Anda terlihat yang terbaik untuk posisi tersebut. Pastikan pula desain resume Anda cukup formal, mudah dibaca, dan tidak terlalu berlebihan.

C6-09

Sumber : associated content

http://perempuan.kompas.com/read/xml…e.yang.Menjual

Jangan Malas Saat di Ranjang

Bagi banyak pasangan, inisiatif untuk bercinta dianggap hanya pantas dilakukan oleh kaum pria. Lagi-lagi, hal ini disebabkan norma keluarga yang mengatakan bahwa seks adalah sesuatu yang tabu dibicarakan dan hal-hal semacam itu. Namun, saat menikah Anda akan menyadari bahwa perempuan memiliki keinginan untuk bercinta sebesar keinginan kaum pria, hanya saja perempuan tidak menyatakannya. Kelak, Anda pun akan mendapati bahwa keengganan Anda untuk menunjukkan hasrat, sikap risih Anda saat berhubungan, hanya akan memadamkan keinginan suami untuk bercinta dengan Anda.

Untuk mengetahui bagaimana kebiasaan pasangan dalam bercinta, Redbook melakukan jajak pendapat yang melibatkan lebih dari 5.000 pria menikah, dan hampir 5.000 wanita menikah, berusia 25-45 tahun. Hasilnya sungguh mengejutkan: lebih dari separuh pria dan wanita mengatakan bahwa mereka masih berhasrat pada suami atau istri mereka seperti saat pertama bertemu. Lebih dari seperlimanya makin berhasrat lagi pada pasangannya. Hal ini membuktikan bahwa kebersamaan selama bertahun-tahun tidak mengurangi hasrat seksual mereka terhadap pasangannya.

Ada banyak hal unik lainnya yang terungkap dari hasil jajak pendapat ini. Bila Anda ingin hasrat Anda pada pasangan terus meningkat, atau bagaimana agar suami menginginkan Anda lebih dari sebelumnya, baca apa saja keinginan pria terhadap pasangannya saat di ranjang.

Buat inisiatif, dan tunjukkan sikap antusias. Coba ingat, kapan terakhir kali Anda mengajak suami Anda bercinta? Pernahkah Anda menyampaikan kepada suami bahwa hasrat Anda sedang memuncak? Mungkin Anda menganggap siapa yang berinisiatif duluan tidak penting karena pada akhirnya Anda berdua akan bercinta. Namun bagi pria, inisiatif menunjukkan bahwa Anda memang berhasrat padanya. Karena itu, jangan hanya mengirim sinyal-sinyal seperti membuka kancing blus Anda. Si Dia tak akan menganggap hal tersebut sebagai inisiatif, kecuali Anda langsung mencium lehernya atau membelai bagian lain tubuhnya yang sensitif.

Ganti gaya. Man is creature of habit, begitu kata pepatah. Begitu kita menemukan sesuatu yang kita suka, kita akan terus melakukannya. Begitu pula dengan seks. Jangan terpaku pada ritual “belai, cium, lalu penetrasi”. Jika bercinta hanya begitu saja, Kamasutra tak akan ada. Cara termudah untuk mencari alternatif bercinta adalah memilih waktu, tempat, dan gaya yang berbeda. Pancing dia dengan mengirimkan SMS berisi “undangan bercinta” saat masih di kantor, dan biarkan ia penasaran begitu bertemu di rumah. Namun jaga agar hasrat tersebut masih terasa. Jangan karena Anda sibuk menyiapkan permainan akhirnya suami tertidur kecapekan.

Adventure. Lakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya, seperti bercinta di tempat yang sedikit terbuka. Misalnya, kamar Anda di lantai dua dengan balkon di depannya. Buka saja pintunya, lalu nikmati rasa berdebar-debar bahwa tindakan Anda akan kepergok orang lain. Anda juga bisa saling bertukar fantasi dengan suami, dan coba sekali-sekali wujudkan fantasi tersebut. Tentu saja, semua harus didiskusikan lebih dahulu. Anda berhak menyampaikan bila Anda merasakan sakit, misalnya.

Jangan malas. Anda hanya diam menikmati setiap belaian suami, namun enggan melakukan hal yang sama padanya. Ayolah, seks adalah memberi dan menerima. Bila Anda belum tahu apa keinginannya, tanyakan saja. Anda juga harus rela melakukan sesuatu yang hanya dinikmati satu pihak saja; contohnya oral sex. Bila kekurangan ide, coba ikuti adegan-adegan dalam film Hollywood.

Percaya diri. Masih banyak perempuan yang enggan bertelanjang di depan pasangannya, entah karena risih atau karena malu menampakkan bagian tubuh yang kurang sempurna. Padahal, bertelanjang di depan suami juga menunjukkan hal penting lain: bahwa Anda bersedia mengomunikasikan semua hal secara terbuka, termasuk hasrat seksual Anda. Adalah tugas Anda untuk mengekspresikan kebutuhan Anda kepada suami, begitu pula sebaliknya. Yang penting adalah bagaimana kesenangan dan kepuasan Anda saat menghabiskan waktu berdua.

Beri perhatian. Saat sudah memiliki anak, Anda mungkin akan merasa bahwa seks hanya menjadi kewajiban antara suami dan istri. Anda tak lagi menikmatinya karena sudah kehabisan energi saat mengurus anak. Berhentilah untuk berpikir bahwa anak adalah satu-satunya yang butuh perhatian Anda. Berikan pula perhatian Anda untuk suami meskipun secara kuantitas tak sesering dulu namun secara kualitas tetap 100%.

Bicara dari hati ke hati. Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada bertengkar mengenai seks. Maka, sebelum suami mulai sering telat pulang meninggalkan Anda mengurus anak sendirian, biasakan membicarakan apa pun sejak awal. Mungkin Anda memiliki keinginan yang berbeda dengan suami. Namun, Anda bisa mendahulukan sesuatu yang penting bagi hubungan Anda berdua.

Ketertarikan fisik. Mungkin perut Anda sedikit berlemak, atau bokong sedikit mengendur. Tak usah berkeluh kesah mengenai hal tersebut. Bila suami Anda mengatakan bahwa Anda seksi, memang begitulah Anda di matanya. Kerisauan yang berlebihan tentang penampilan Anda justru akan membuat Anda kecewa dan tidak mampu memberikan yang terbaik bagi suami.

DIN
Sumber : redbook

http://perempuan.kompas.com/read/xml/2009/02/26/1258186/jangan.malas.saat.di.ranjang

Per-DJP 12 tahun 2009 tentang Revaluasi Aktiva

berikut disampaikan Peraturan DJP nomor 12 tahun 2009 tentang Tatacara Pengajuan Permohonan dan Pengadministrasian Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan untuk Tujuan Perpajakan yang ditandatangi pada tanggal 23 Peb 2009

PER DJP 12 tahun 2009 ttg Revaluasi Aktiva

ttg formulir pajak di blog ini

beberapa hari belakangan ini ada fenomena yang menarik ttg perilaku pengunjung blog ini. menurut data statistik sekurang2nya ada 10 tamu yang mengakses post blog yang berkaitan dengan formulir pajak. saking menariknya sampai2 ada yang mentranslate blog ini dalam bahasa Inggris..
kemungkinan ada seseorang di luar sana yang sedang belajar pajak Indonesia terutama dalam tatacara pengisian formulir SPT.

dibalik fenomena ini gue jadi berfikir, apakah kesadaran para wajib pajak (atau orang2 yang dipaksa untuk menjadi wajib pajak) makin meningkat seiring dengan makin gencarnya iklan sunset policy dan masa tenggat waktu yang makin tipis? belum ada penelitian lebih lanjut.

dari kacamata gue, hal ini menjadi hal yang menggembirakan berarti peluang untuk bekerja dan menceburkan diri pada bidang perpajakan menjadi sangat sangat sangat luas dan cerah. yaa semoga saja ada tamu blog ini yang bisa memberikan gue order dalam pengisian SPT nya… kan lumayan tuh.. harga promosi dech..

Jadwal Jakarta Car Free Day 2009

berikut ini disampaikan jadwal Jakarta Car Free Day 2009

  • 8 Maret : Jl Rasuna Said
  • 12 April : Jl Letjen Suprapto
  • 10 Mei : Jl Pramuka
  • 14 Juni : Kawasan Kota Tua
  • 12 Juli : Jl Danau Sunter Selatan
  • 9 Ags : Jl Rasuna Said
  • 13 Sep : Jl Letjen Suprapto
  • 11 Okt : Jl Pramuka
  • 8 Nov : Kawasan Kota Tua
  • 13 Des : Jl Danau Sunter Selatan

jangan sampai salah jadwal yaa…