Be Wise At Foreplay

Hasrat birahi memang selalu menyesatkan setiap insan, tak ada yang mampu menjauhi dan menghindar ketika bara asmara sedang menyerang. Tak perlu meragu bahkan untuk mengakui hal ini, karena memang sangat sulit untuk menghempaskan diri dan mulai menjadi penguasa pikiran pribadi.

Tuntunan gairah memang selalu menghendaki Anda untuk bersikap liar dan spontan, selain karena menyenangkan, keliaran dan spontanitas sulit diterka, pun menambah bumbu percumbuan. Tetapi, resiko dari percumbuan macam ini ialah lebih cepat mencapai ejakulasi, sekaligus menghilangkan kesan yang mampu tersimpan dalam pikiran.

Kecenderungan umum banyak pasangan langsung tancap ke daerah erotis yang dituju tanpa mencumbu bibirnya terlebih dahulu. Tindakan ini membuat aktifitas menjadi terburu-buru, seolah membayar perjam, dan tidak mau rugi kehilangan uang dengan mengesampingkan hal-hal yang dianggap kurang penting. Ciuman yang hangat dan menggairahkan merupakan wujud foreplay yang utama.

Laki-laki terkadang lupa mencukur janggut di dagunya. Manfaatkanlah dengan memintanya untuk menggosok berulangkali ke paha dan wajah Anda. Jika dia enggan melakukannya, lakukanlah sendiri dengan menuntun kepalanya menuju paha dari pipi dan terus menurun hingga ke dada, perut, dan terus kebawah lagi.

Kebanyakan pria berlagak seperti menjadi ahli dalam melakukan ini, mereka meremas payudara Anda seolah bola masa kecilnya pun pikirnya hal itu membuat Anda bahagia, dan tentu saja rasa sakit bukan kenikmatan yang timbul darinya. Jangan ragu untuk mengajarkannya bagaimana meremas sesuai dengan tingkat kenikmatan Anda. Termasuk juga bagaimana memainkan puting dengan lidahnya secara benar.

Jangan takut, sebab hal ini turut membangkitkan gairahnya. Laki-laki sangat senang jika pasangannya mampu terpuaskan olehnya, mereka akan merasa sebagai pejantan sejati tatkala Anda terkulai lemas dengan senyum kepuasan terukir di bibir.

Banyak lelaki yang terjebak dengan beribu info antar mulut, tentang bagaimana memainkan puting perempuan dan membahagiakannya. Tetapi mereka tidak sadar, kesemuanya merupakan sudut pandang rekan-rekannya sesama laki-laki, dan barang tentu berlandaskan kepada pengalaman dan perkiraan, bukan kenyataan.

Gairah seksual lelaki lebih mudah naik, yang juga menuntunnya kepada dua titik perhatian utama, yaitu bukit payudara dan terowongan kebahagiaan. Sehingga mereka selalu saja ingin menikmati keduanya tanpa pernah memperhatikan bagian lain tubuh Anda. Di sinilah peran Anda untuk membantu gairahnya guna menyusuri jalan yang benar, bukan sekedar permainan pemuas laki-laki, melainkan Anda sebagai subyek kedua.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: