4 Hal Bodoh Kala Jatuh Cinta

Senin, 22 Desember 2008 | 11:51 WIB

Jatuh cinta memang membuat perasaan seseorang berbunga-bunga. Namun, terlalu cepat jatuh cinta juga sering membuat seseorang melakukan hal-hal yang bodoh. Agar tidak melakukan hal-hal bodoh tersebut, mulailah untuk melakukan beberapa perubahan yang sederhana. Bila Anda memiliki tujuan yang positif dan berhenti melakukan hal-hal yang negatif, kehidupan percintaan Anda akan menguntungkan.

Berikut ini lima kebodohan yang harus segera dihentikan plus saran bagaimana melakukannya sehingga Anda bisa menemukan romantisme yang diinginkan.

Kebodohan 1:
Percaya pada cinta yang menggebu-gebu pada pandangan pertama. Rasa tertarik yang begitu kuat pada pertemuan pertama memang menyenangkan, tetapi cinta berkembang sesuai dengan berjalannya waktu, dan bukan melalui pandangan sekilas atau 1-2 kali makan malam. Bila pada pertemuan pertama Anda sudah memiliki sedikit perasaan tertarik, tidak ada salahnya melakukan pertemuan berikutnya.

Ingat, Anda tidak dapat menilai seseorang bila baru pertama kali bertemu dan berkenalan karena biasanya seseorang masih canggung pada kencan pertama. Cinta pada pandangan pertama hanya ada di dalam mitos. Oleh sebab itu, penting untuk mengenal dan memberikan kesempatan kepada beberapa orang. Bersikap terbuka dapat merupakan langkah penting untuk menemukan pasangan yang tepat.

Kebodohan 2:
Jatuh cinta pada seseorang yang sudah terikat. Tidak dapat disalahkan bila Anda jatuh cinta dengan seseorang yang simpatik, punya daya tarik kuat, pintar berbicara, dan kharismatik. Tapi percayalah. Anda akan menderita bila berkencan dengan seseorang yang tidak seratus persen terikat dengan diri Anda dan tidak pernah ada pada saat Anda membutuhkannya.

Tidak peduli bila Anda mengatakan bahwa Anda tidak memerlukan seseorang yang harus seratus persen siap untuk Anda. Pada kenyataannya, Anda tetap akan merasa sedih. Sebaiknya perluas pergaulan, ikut kelompok diskusi, atau kursus suatu bidang yang diminati. Buka diri untuk berkenalan dengan orang-orang baru. Anda berhak untuk dicintai, dikasihi, dan dipedulikan.

Kebodohan 3:
Tidak mengatakan kepada orang-orang terdekat bahwa Anda memang sedang mencari seorang kekasih. Bila bosan dan lelah dengan kesendirian Anda, katakan kepada orang-orang terdekat bahwa Anda ingin memiliki seseorang yang lebih dari sekadar teman. Tidak perlu malu.

Bila Anda tertutup, belum tentu orang-orang terdekat mengerti keinginan Anda. Bisa saja mereka berpikir, Anda memang menikmati kesendirian Anda. Dengan mengatakan keinginan kepada orang-orang terdekat, tanpa disadari, Anda akan sibuk menerima undangan dari orang-orang terdekat untuk menghadiri acara makan malam ataupun untuk menghadiri acara-acara kegiatan sosial.

Kebodohan 4:
Mengabaikan bahaya yang sudah jelas-jelas kelihatan. Pernahkan Anda mengatakan “Dia hebat walaupun peminum berat,” atau “Dia sangat menarik, kelihatannya cocok untuk saya, tapi dia playboy.”
Bila jatuh cinta memang mudah untuk mengabaikan masalah-masalah dasar yang dapat mengancam hubungan masa depan yang serius. Setiap kali berkencan dengannya, Anda selalu mengabaikan masalah yang ada.

Jika ada hal-hal prinsip yang Anda rasakan, bicarakan dengannya. Ajukan pertanyaan-pertanyaan. Pertimbangkan apakah alasan yang diberikannya dapat Anda terima, masuk akal, dan tidak akan menjadi masalah untuk hubungan jangka panjang yang serius. Tetapi bila dia tidak tertarik untuk terikat dengan suatu hubungan jangka panjang yang serius, tinggalkan dia.

Mungkin Anda tetap bisa bersahabat, tetapi jangan buang waktu untuk seseorang seperti dia. Buka hati untuk orang lain, siapa tahu tanpa Anda sadari, ada teman dari sahabat ataupun teman lama yang ternyata tertarik dan menyukai Anda. Bila Anda jatuh cinta, utamakan prioritas Anda dan tetap berpegang pada prinsip yang telah ditentukan agar Anda tidak kecewa./*
——-

ayoo sharing,kebodohan macam apa yang pernah anda lakukan ketika jatuh cinta?

11 comments so far

  1. ulfiarahmi on

    seseorang yang tidak pernah sungguh-sungguh dalam jatuh cinta tidak akan pernah merasakan makna hidup yang dia jalani.

    jadikan aku blogrool kamu y…

    mnrp:
    rada berat nih untuk mencernanya..maap otaknya udah mulai ngehang, perlu liburan..
    sip.. kita tukeran blogroll🙂

  2. masdanank on

    istilahnya udah ganti ya perasaan dulu katanya cinta itu buta deh, sekarang koq jadi cinta itu bodoh : )

    mnrp:
    kalo dulu emang bisa jadi buta.. tapi sekarang sudah bergeser jadi bodoh..
    ada banyak hal2 bodoh yang dilakukan ketika jatuh cinta
    c/o : gula jawa rasa coklat..
    ckckckkckk..

  3. scive_vull on

    cinta memang gila
    kadang kita selalu merasa iri kepada teman atau orang lain yang sedang bermesraam
    tapi mungkin kita belum menyadari bahwa ada seseorang dibelakang kita sedang mengharap dari kita,menunggu untuk menjadi kekasih,yang selalu bisa memberikan perhatian khusus memberikan kasih sayam\ng yang tulus
    banyak lagi hal yang belum kita ketahui semua hingga pada akhirnya kita akan menjadi bersalah
    kenapa kesempatan yang tidak akan terulang untuk kedua kalinya,
    memang penyesalan datang diakhir sebuah kejadian
    mungkin itu adalh kebodohan kita yang tak mau untuk berbagi melihat dsekeliling kita pa yang sedang terjadi

    mnrp:
    waowww.. pernyataan yang sungguh mantap..
    mantap banget bro…
    thx udah share..
    cinta emang gila dan bisa bikin gila.

  4. sp.aman on

    cinta,,,,
    masa bodoh dengan semua tu,mang kita bisa bodoh bngt kala terserang penyakit yang satu nei tp semua orang pst merasakannya dan banyak banget orang yang muna dengan cinta

    thx
    ^_^sp.aman

    mnrp:
    kata doel sumbang : cinta itu anugrah maka berbahagialah jika kau punya cinta..🙂

  5. Rian Xavier on

    Betul juga postingannya. kadang kita terlalu ‘buta’ untuk urusan cinta.

    mnrp:
    pengalaman pribadi yaa?
    gmana jadi butanya? enak ga?
    trus kepentok apa waktu itu?

  6. awan on

    adakalanya cinta itu datang dengan sendirinya pada setiap orang,kenapa?karna dlam setiap dalam diri manusia terdapat butiran cinta yang tidak kita sadari dari kecil..
    so..
    cinta itu buta..
    buta itu gelap..
    gelap itu meraba..
    anyway,cinta itu meraba tak tau siapa,dimana dan kapan saja..
    c erita
    i ndah
    n ..
    t iada
    a khir..
    cintailah seseuatu itu secara kualitas dan bukan kuantitas,dimana cinta tersebut berlangsung lama dalam sedia kala..

    thanks..

    mnrp:
    waoww…
    tampaknya tercurah langsung dari dasar hati nih…
    mantap !

  7. Tyas@ on

    Cinta sma dngn buta,,,

    Y,,mngkn smua org di dunia ni sdh buta krna cnta.
    Btw,tpi g’ apalah biar bta,yg pnting hti suka.
    Ocey…?

    mnrp:
    akuuuurrr…
    sing penting gak ada penyesalan di kemudian hari…🙂

  8. Tyas@ on

    Cinta sma dngn buta,,,

    Y,,mngkn smua org di dunia ni sdh buta krna cnta.
    Btw,tpi g’ apalah biar bta,yg pnting hti suka.
    Ocey…?

    mnrp:
    nah loh.. kok jadi double yaa….
    apakah karena cinta?
    hehehehehe

  9. Tyas@ on

    S0ry dah,,,ktauan dch.
    Salam knal y?

    mnrp:
    salam kenal balik🙂

  10. 71mm0 on

    Wuaah..

    Ikut aah..

    Mnurut gue, kebodohan dalam cinta itu berawal dari “cinta itu buta”, gue tulis ya?😀
    -Cinta Buta Vs Cinta Apa Adanya- (Perhatian!ini judul lho:mrgreen: )

    Cinta buta bukan hanya cinta yang tidak bisa melihat, tetapi cinta yang menganggap seseorang yang disayang LEBIH dari sempurna SEHINGGA menutupi SELURUH kekurangan yang ada..
    Walaupun dia PERNAH menyakiti, walaupun dia kaya atau miskin, jelek atau cakep, kalau sudah cinta APAPUN akan dilakukan..
    Tapi ingat! Cinta tidak harus dipaksakan atau akan membuat kita jauh darinya..

    Beda dengan CINTA SEJATI, dimana saat kamu merasakan cinta sejati, kamu akan menyayangi seseorang APA-ADAnya (Lho?beda apanya😛 sst jangan protes dulu😀 ), memahami kekurangannya dan menutupi kelemahannya sambil MELIHAT sisi terbaiknya..
    Saat kamu mencintai seseorang begitu dalamnya, kamu akan mencoba memahami kekurangannya..

    Di saat itu, di mana perasaan bermain didalamnya, apakah kamu mencintainya secara buta ATAU hanya mencintainya apa-adanya?

    Saat dia melakukan kesalahan dan kamu memaafkannya (krn berfikir manusia tak pernah lepas dari salah), APAKAH itu berarti mencintainya secara buta? ATAU mencintai apa-adanya DAN menerima kekurangan dia?
    Di saat kamu menganggapnya BEGITU sempurna dan tidak ada kekurangan, sehingga tak ada yang MAMPU menggantikan kehadirannya, APAKAH itu berarti mencintainya apa-adanya?

    Bagaimana caranya kita bisa mencintai TANPA harus membutakan mata kita?

    Apakah cinta buta SELALU harus menerima kekurangan dia dan mencintai dia apa-adanya?

    Wuaaah…capek..maklum nulis cuman dari HaPe😛

    Salam kenal yo…

    mnrp:
    wah mantap banget nih tulisannya…
    thx berat

  11. Amien melody on

    MANTAPPP…..:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: