Archive for Desember 3rd, 2008|Daily archive page

Cukup Sebutir Beras

Cukup Sebutir Beras

Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukanbarang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya. Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara Uni Sovyet. Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, “Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya.”

Ucapan yang sangat menyinggung perasaan rakyat Cina itupun disampaikan Mao kepada rakyatnya dengan cara menyiarkannya lewat siaran radio, penghinaan dari pemimpin Sovyet itu, secara terus menerus dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat Cina untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban.

Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 butir beras, ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras. Beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut,tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada Negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka. Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.

Keterhinaan yang mendalam telah membangkitkan rasa nasionalisme Cina untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya tindakan seremonial, pidato atau upacara di stadion besar.

Kiranya kisah di atas bisa dijadikan contoh bagi bangsa kita yang tengah terpuruk di antara bangsa-bangsa sekitarnya. Potensi manusia Indonesia yang demikian besar selama ini tidak menjadi kekuatan bahkan sebaliknya menjadi beban karena mereka tidak dipimpin oleh pemimpin yang tepat. Kita sering silau oleh hal-hal besar namun seringkali mengabaikan kekuatan dari hal kecil namun dilakukan dengan sepenuh hati. Sebutir padi sehari bisa membalik keadaan terhina menjadi terangkat. Maukah kita?

APAKAH KITA SUDAH LUPA AKAN BUDAYA GOTONG ROYONG BANGSA KITA,.???

Pepatah mengatakan “Orang Pintar Belajar dari Pengalaman” dan

“Orang Bijak Belajar dari Pengalaman Orang lain”.

(Kisah di atas diceritakan langsung oleh seorang pengusaha Indonesia yang kerap kali berkunjung ke negara Cina).

Sampaikan pesan ini kepada rekan apabila anda masih peduli, dengan bangsa ini.

Iklan

[komik] turun gengsi

apa perbedaan mendasar antara Lurah dengan anggota DPR?

bukan pada pendidikan.. bukan pada gaji.. bukan pada fasilitas..

tetapi pada MORAL !

komik Sukribo, Kompas 30 Nop 2008 menampilkan fragmen “turun gengsi”. menjadi Lurah lebih bergengsi ketimbang jadi anggota DPR..

Baca lebih lanjut

[foto] ada pelangi di Jakarta

untuk gue pribadi, sudah cukup lama sejak terakhir kali melihat pelangi.. pelangi nan indah ada di jakarta.. tidak hanya hadir melalui lagu group band Jamrud dengan “pelangi di matamu” tetapi ini nyata.. ada pelangi di Jakarta.. buat gue ini peristiwa yang sangat langka terjadi.. aahh indahnya pelangi.

Kompas 1 Desember 2008 menampilkan foto pelangi di langit jakarta

Baca lebih lanjut

[foto] orang kaya sombong di bundaran HI

untuk warga jakarta tampaknya sudah mahfum jikalau pada hari minggu pekan terakhir tiap bulannya adalah waktunya untuk Jakarta Car Free day.. acara ini bukan dilaksanakan untuk satu atau dua kali tetapi telah berkali2, sehingga tidak ada alasan untuk mengatakan tidak tahu.. apalagi jika jalanan yang dijadikan tempat happening-nya adalah sudirman-thamrin.. wong tanpa acara tiap bulan itu, tiap hari minggu jalanan tersebut dibatasi penggunaannya.. memberikan keleluasaan bagi warga jakarta untuk menikmati jalanan untuk bersepeda, berlari, jalan pagi, main futsal dsb dsb..

tapi apa dinyana.. kemarin ketika acara Jakarta Car Free Day untuk bulan Nopember 2008, dinodai oleh tingkah polah orang kaya nan sombong dengan mobil mewahnya.. entah yang mengendarai adalah supir atau pemilik kendaraan, namun yang jelas ini orang kaya emang sangat sombong.. sungguh layak untuk dilecehkan, dicemooh dan disoraki.

foto ini muncul di harian kompas tanggal 1 Desember 2008 :

Baca lebih lanjut

[komik] otak dan pikiran pembalak liar

go green !

itulah slogan yang sering didengung2kan sehubungan dengan adanya global warming karena makin sedikitnya pohon sebagai bagian dari paru2 dunia.. gerakan menanam pohon pun makin digalakkan.. tapi dari sekian orang yang melakukan penanaman pohon ada sekian banyak pikiran yang melintas.. salah satunya adalah pikiran para pembalak liar..

simak komik dibawah ini.. ditampilkan di Kompas 30 Nop 2008

Baca lebih lanjut

[komik] Jas Hujan

musim hujan telah tiba.. musim hujan telah tiba.. hore hore hore… air hujan ternyata tidak semata2 membawa kesengsaraan karena mengakibatkan banjir namun juga memberikan penghasilan tambahan untuk mereka yang pandai memanfaatkan peluang. sebagai contoh adalah pedagang payung dan jas hujan. omzet mereka beberapa hari belakangan ini meningkat cukup drastis, terutama penjualan jas hujan. mulai dari yang warna kalem semisal hijau tua, biru tua hingga warna yang terang benderang semisal kuning, merah dan pink (ada yang pake jas hujan warna pink?)

biasanya pembeli jas hujan adalah para pengendara motor. pertumbuhan jumlah motor di jakarta kian hari kian meningkat, jadi jangan kaget jika suatu saat nanti motorlah yang menguasai jalanan ibukota. mantap gak tu? sayangnya gak dibarengi dengan tingkat “kecerdasan” berkendara di jalan raya.. yaa gitu dech..

kembali ke musim hujan, jas hujan dan pengendara motor. aksesoris yang tidak pernah bisa lepas dari ketiga hal tersebut adalah kepemilikan jas hujan oleh pengendara motor. hampir dapat dipastikan untuk setiap motor pasti memiliki minimal satu jas hujan, entah yang model kemeja atau yang model ponco. bagimana jika si pengendara motor hanya memiliki satu jas hujan sementara dia ngeboncengin satu penumpang dan saat itu hujan deras?

kondisi diataslah yang melatarbelakangi komik Benny dan Mice untuk Kompas 30 Nopember 2008.. silahkan disimak dibawah ini

Baca lebih lanjut