Tip Memilih Terapi Pijat

Sebelum melayani para tamunya, sejumlah pramu pijat lebih dulu mengenakan CD dan rok yang sudah digembok. Hal ini dilakukan untuk menghindari tamu-tamu yang nakal.

JANGAN terkecoh dengan istilah “pijat plus-plus”. Sudah jadi rahasia umum, tempat seperti ini sering mengaburkan layanan pijat dengan praktik prostitusi.

Biar tidak masuk ke tempat yang salah, ada beberapa tip yang bisa kita terapkan.

Pertama, lihatlah paket-paket yang ditawarkan. Pastikan pengelola tidak menawarkan layanan seks. “Seks merupakan hal yang dilarang dalam etika pijat profesional,” ungkap dr. Tirza Z. Tamin, SpRM, Kepala Divisi Rehabilitasi Cedera Olah Raga, Departemen Rehabilitasi Medik RSCM, FKUI.

Kedua, perhatikan prosedur pemijatan. Dalam pemijatan profesional ada standard operating system (SOP) yang harus dilakukan. Misal, wajib melakukan proses screening atau mendiagnosa kondisi klien sebelum dilakukan peruijatan.

Ketiga, “Pastikan dahulu, terapisnya lulusan program pelatihan pemijatan yang terakreditasi dan tempatnya sudah memiliki izin negara atau sertifikat yang dikenal secara profesional,” saran Soenardi, Direktur Klinik Fisioterapis Sasana Husada. (Tunggul Joko Pamungkas)

sumber: http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/26/09560188/lain.terapis.lain.pula.gaya.pijatnya

1 comment so far

  1. plus2 on

    wah sayang digembok…
    tapi kunci gemboknya dipegang oleh terapisnya kan..
    jadi bisa terjadi hal2 yang diinginkan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: