aku cinta rupiah – komik version

hiks.. belakangan ini rupiah kalah pamor dan makin terpuruk, terinjak2 dan makin kandas. padahal rupiah adalah mata uang yang diharap2, dikejar2 dan diusahkan tiap hari. mo makan, minum, belanja, sampe urusan esek2 juga perlu rupiah. gak percaya? coba dech beli teh botol pake dollar, palingan dibejek ma yang jualan. tapi kalo sampeyan emang raja tega, yaa silahkan saja dicoba.

teringat pada masa2 sebelum terpuruknya Indonesia pada tahun 1998, kala itu ada sebuah gerakan sosial. Gerakan Aku Cinta Rupiah. ah.. apakabar tu gerakan? gerakan yang tinggal gerakan. sama juga nasibnya dengan gerakan kesetiakawanan sosial -yang sampe dibikin hari khusus-, palingan yang masi tersisa adalah GN-OTA. itu pun gak ada gaungnya lagi, padahal dulu… aaahhh dulu…

kembali ke masa 2008, BI sudah mengeluarkan peraturannya.. tapi apa lacur, geliat rupiah makin melemah. sekarang berada di titik 11.900… oohh apa kata dunia? emangnya dunia mikirin kehancuran rupiah? kagak coi.. malahan mereka bersyukur jika rupiah makin keok..

jadi apa yang bisa dilakukan sekarang donk mas? yang simpel2 saja lah.. kalo emang ada kelebihan uang, baiknya ditabung (setelah dimasukkan kantong/dompet secukupnya). gak perlu lah keluar negeri kalo cuman sekedar belanja. hemat2 dulu lah..

lagi nyari komik? ini nih komiknya

diambil dari Mingguan Kontan edisi Oktober pekan III 2008

Aku cinta rupiah

Aku cinta rupiah; susah2 dikejar tiap hari.. masa harus dilepas untuk dollar yang tidak boleh lecek. love u Rupiah

gmana?

masi mau menyimpan dollar? dollar tu gak bisa lecek sedikit karena harganya bisa turun.. kertas kok diperlakukan seperti itu.. norak ah !

Iklan

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: