Ada apa dengan Menkes RI Ibu Supari

terus terang, diantara sekian banyak menteri yang ada di kabinet sekarang, gue menjagokan Ibu Supari untuk menjadi menteri terberani. tapi apa lacur, keberaniannya keok karena melamin. silahkan baca berita dibawah ini.

Menkes : Pemusnahan Susu Dilakukan Tertutup
Menteri Kesehatan RI, Siti Fadhilah Supari batal memusnahkan berbagai merek makanan yang mengandung melamin di halaman Balai Penelitian Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta Pusat, Senin (27/10).

Senin, 27 Oktober 2008 | 18:28 WIB

JAKARTA, SENIN – Pemerintah berencana memusnahkan temuan produk susu dan hasil olahan susu bermelamin asal China secara tertutup.

“Ini pasti dimusnahkan, tapi pemusnahan akan dilakukan tertutup. Tentunya tetap ada saksi, tapi bukan wartawan,” kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta, Senin (27/10).

Menteri menyampaikan keterangan itu setelah mengumumkan penundaan pemusnahan 478.265 bungkus produk susu dan hasil olahan susu bermelamin asal Cina yang sedianya dilakukan pada Senin pagi di halaman parkir kantor BPOM di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

“Pagi ini sebetulnya akan dilakukan pemusnahan tapi karena beberapa pertimbangan tidak bisa disiarkan karena tidak diijinkan…Alasannya tidak bisa saya katakan. Tapi dijamin ini akan dimusnahkan,” kata Siti Fadilah yang pada kesempatan itu didampingi Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib.

Menkes juga mengatakan pihaknya tidak bisa menyebutkan pihak yang tak mengijinkan  pemusnahan tersebut dilakukan sesuai rencana dan dipublikasikan. Hingga siang hari, contoh produk susu dan hasil olahan susu dalam dua wadah terbuat dari potongan drum minyak yang rencananya dibakar secara simbolis hingga siang hari masih berada di halaman parkir, tertutup karung plastik putih.

Dua belas truk berdaya angkut 2.500 kilogram hingga 4.150 kilogram yang mengangkut produk tersebut juga masih berderet di halaman parkir kantor BPOM. Menurut Husniah, barang-barang itu selanjutnya akan dibawa ke tempat pemusnahan akhir di Dadap, Tangerang.

Usai penundaan, Menteri Kesehatan dan Kepala BPOM beberapa kali menegaskan bahwa bagaimanapun produk itu tetap akan dimusnahkan. “Pemerintah menjamin ini akan dimusnahkan. Cuma kapan dan dimana, itu belum bisa disebutkan,” kata Husniah.

“Jangan khawatir. Kami akan tetap konsisten melindungi masyarakat dari produk yang tidak aman dikonsumsi,” kata Siti Fadilah.

Lebih lanjut Husniah menjelaskan, menurut standar prosedur operasional, produk yang membahayakan keselamatan konsumen harus ditarik dari peredaran dan segera dimusnahkan.

“Dengan demikian masyarakat bisa tenang, karena yakin produk yang beredar di pasaran adalah yang aman dikonsumsi karena yang tidak aman sudah dimusnahkan,” katanya. (sumber berita : http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/27/18280745/menkes..pemusnahan.dilakukan.tertutup

diatas dia menyebutkan bahwa ada “larangan” atau bahasa indahnya adalah belum diijinkan. kalo dari liputan videonya yang disiarkan oleh tv nasional, beliau menyebut “atasan”. pertanyaan besarnya adalah.. siapa sih atasan menteri? so pasti Presiden donk. nalarnya adalah presiden melarang menkes untuk memusnahkan produk2 yang mengandung melamin. mari kita simak berita selanjutnya

SBY Bantah Larang Menkes Musnahkan Produk Bermelamin
Senin, 27 Oktober 2008 | 16:40 WIB

JAKARTA, SENIN – Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng membantah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah melarang Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari untuk memusnahkan produk bermelamin asal China. “Presiden SBY tidak pernah memberi instruksi seperti itu,” kata Andi Mallarangeng saat ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/10).

Menurut Andi, Menkes Siti Fadilah Supari sama sekali tidak menyebut SBY selaku pihak yang membatalkan pemusnahan produk bermelamin asal China. “Itu tidak sampai sedetil itu. Saya cek katanya tidak,” jawab Andi.

Pemusnahan 12 truk berisi produk bermelamin asal China yang dibatalkan, lanjut Andi sepenuhnya merupakan wewenang Siti Fadilah Supari selaku Menteri Kesehatan. “Itu semua diserahkan ke Menkes menurut aturan UU. Itu terlalu teknis, implementasi dari kewenangan seorang menteri, tidak ada urusan dengan presiden,” jelasnya.

Menyangkut tudingan indikasi adanya perlindungan pemerintah terhadap produk bermelamin asal China yang akan dimusnahkan, Andi dengan lugas membantah tudingan tersebut. “Tidak ada itu,” tandasnya.

Sebelumnya, saat memberikan keterangan pers tentang pemusnahan 478.265 bungkus produk susu impor yang mengandung melamin dari China di Kantor Pusat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Menkes mengaku ada atasan yang melarang pemusnahan produk bermelamin asal China.

Rencananya ke-12 truk ini akan dibawa ke Dadap, Jakarta Barat untuk dimusnahkan. Namun tidak ada kejelasan waktu kapan produk bermelamin asal China dimusnahkan. “Pemusnahan pasti dilakukan tapi tidak untuk disiarkan. Saya jamin itu dimusnahkan. Kepala BPOM juga. Alasannya tidak bisa kami jelaskan. Kita sedang tunggu nasehat,” kata Menkes Siti Fadilah Supari. (sumber berita : http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/27/16402772/sby.bantah.larang.menkes.musnahkan.produk.bermelamin)

loh.. kok bisa gitu ya? Menkes bilang kalo dia tidak diijinkan.. tapi (jubir) presiden menyanggah.. trus yang bener yang mana? kenapa bisa ada pertentangan macam gini? ada apa dengan ibu Supari?

masi ingat gmana membaranya beliau ketika banyak produk melamin yang disita BPOM?

masi ingat gmana “terbakarnya” beliau ketika sampel virus flu burung dari Indonesia harus diserahkan ke AS?

masi ingat gmana bergeloranya dia menanggapi ttg NAMRU II ?

lantas ada apa ini? apakah keberanian Ibu Supari dikebiri? oleh siapa? kenapa?

bukankan tanggung jawab Menkes adalah menjamin ttg kesehatan warga negara? kalo Menkes-nya melempem, gmana mo sehat nih rakyat?

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: