Hyundai Luncurkan Genesis Coupe

sumber berita : http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/10/14/06303883/hyundai.luncurkan.genesis.coupe

Hyundai Genesis

Hyundai Genesis

JEJU ISLAND, KOREA, SELASA – Kemaren  (13/10),  Hyundai Motor Company meluncurkan produk premiumnya, Genesis Coupe untuk pasar Korea. Acara peluncuran dilakukan di pulau Jeju dan dihadiri oleh wartawan Korea dan media internasional di negara tersebut. Genesis Coupe merupakan varian baru setelah Hyundai meluncurkan sedan sport Genesis awal tahun ini.

Bagi Hyundai, kehadiran Genesis merupakan evolusi untuk merambah ke segment sport mewah. Dalam rilisnya, Hyundai mengatakan bahwa produk baru ini akan bersaing dengan Mitsibishi Eclipse, Nissan Altima Coupe dan Mustang.

Ditambahkan, Genesis merupakan proyek mobil sport unik. Hal tersebut tampak dari karakter garis-garis bodinya dengan overhang pendek dan jarak sumbu roda yang panjang. “Semua itu menggambarkan proporsi mobil sport klasik,” jelas Dr. Hyun-Soon Lee, presiden divisi riset dan pengembangan Hyundai.

Mesin
Kendati pasar mobil Amerika lagi payah, Hundai tetap membidik konsumen negara tersebut. Karena itulah, selain menawarkan Genesis V6, DOHC berkapasitas 3,6 liter buat konsumen Korea, Hyundai juga menyediakan Genesis bermesin 2.0 liter, 4 silinder segaris yang dilengkapi turbochager.

Lebih lanjut dijelaskan, mesin V6 bila menggunakan bahan bakar setiangkat Pertamax Plus mampu menghasilkan tenaga 310 PS. Bila menggunakan Pertamax saja, hanya 306 PS. Kemampuan mobil dengan mesin Dual CVVT (Continuously Variable Valve Timing) berakselerasi dari 0 – 100 km/jam, hanya 6,3 detik. Versi 2.0 liter menghasilkan tenaga 210 PS dan mampu akselerasi 0 – 100 km/jam, 8,3 detik

Hyundai Coupe

Hyundai Coupe

Rancang Ulang
Karena kap depan mobil ini lebih rendah, para insinyur Hyundai terpaksa merancang ulang saluran isap dan buang mesin. Di samping itu, saluran isap yang dipasangkan ke Electronic Throttle Body, diameternya diperbesar. Tujuannya, agar pernafasan mesin lebih panjang. Perbaikan lain yang dilakukan adalah memperkokoh blok mesin, meningkatkan pendinginan piston di setiap silinder dengan menggunakan semprotan bertekanan tinggi.

Untuk transmisi, Hyundai memilih otomatik ZF 6-kecepatan dengan perbandingan akhir 3,4. Sedangkan suspensi, dual MacPherson strut di depan. Juga ditambahkan Limited Slip differential (LSD) dengan fitur sensor torsi agar mobil bisa menghasilkan traksi maksimal pada berbagai kondisi jalan. Untuk sokbreker digunakan tipe tabung tunggal namun ruang gas dan oli dibuat terpisah.

Untuk mengontrol laju mobil, diandalkan rem buatan Brembo berukuran 13,4 inci di depan dan 11 inci di belakang. Sedangkan, ditetapkan 18 inci.

Tambahan lain adalah Electronic Stability Program (ESP) yang dilengkapi sensor kecepatan pada setiap rem. Dengan teknologi tersebut, rem pada setiap roda bisa bekerja sendiri-sendiri.
ESP ini juga digunakan untuk memantau sudut setir dan sudut belokan yang dibuat oleh mobil. Bila sudut putar setir berbeda dengan sudut belokan kendaraan, maka ESP secara otomatis mengerem roda untuk mengontrol arah gerak mobil.

Hyundai berharap bisa menjual 40.000 unit Genesis per tahun. Di negaranya sendiri, ditarget 5.000/tahun. Selebihnya, 35.000 unit – konsumen negara lainnya, termasuk Amerika. Harga yang ditawarkan, untuk mesin 4 silinder 23.200.000 Won atau sekitar Rp 160 juta sedangkan V6, 33.920.000 won atau sekitar Rp 240. Ternyata, kalau bisa bikin sendiri, relatif murah juga ya!
ZBJ

Iklan

1 comment so far

  1. Agus on

    kpan ya msuk ke indo? katana into inovation? hrgana brap y?

    mnrp:
    hmm belum ada beritanya si…
    kita simak aja nanti pas IIMS 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: