Archive for Oktober 7th, 2008|Daily archive page

belajar moto bener

sejak punya kamera digital, bisanya hanya jeprat jepret tanpa ilmu.. nah sekarang waktunya untuk memperlihatkan yang ada nilai seni fotografinya (walaupun masi jauh dari jago)

ini hasil shoot pertama

jepret pertama

jepret pertama

parah yah.. hasilnya ngeblur kemana2.. harusnya bisa lebih baik kalo settingannya pas.. mari kita coba lagi..

hasil jepret kedua

jepret kedua

jepret kedua

tu kan.. yang kedua udah mendingan.. sekarang coba lagi..

jepret kedua-dua

jepret kedua-dua

makin ciamik… sekarang gmana kalo ganti sudut pengambilannya.. inilah hasilnya

ganti sudut pengambilan

ganti sudut pengambilan

udah ah.. itu aja dulu..

semua gambar diambil dengan menggunakan casio exilim EX500, diresize dengan menggunakan ACDSee 8,1 dengan ratio 25% dari gambar aslinya..

Iklan

Tuhan memanggil presiden tiga negara

Tuhan memanggil presiden tiga negara, AS, Cina, dan Indonesia
untuk dimarahi. Dari Amerika muncul George Bush. Dari Cina datang
Presiden Hu Jintao. Dari Indonesia diutus Jusuf Kalla. SBY nggak
berani soalnya.

Setelah habis-habisan mencela tindakan pemimpin dunia ini, Tuhan
menyampaikan bahwa Ia sudah muak dan memutuskan dalam tiga hari dunia
akan kiamat. Tiga pemimpin ini disuruh kembali ke negaranya untuk
menyampaikan keputusan Tuhan kepada rakyat mereka masing.

Ketiga pemimpin pulang ke negara masing-masing sambil putar otak,
bagaimana menyampaikan kabar buruk ini kepada rakyatnya.

Di depan Kongres Amerika dan disiarkan langsung di TV, presiden
Bush mencoba, “Congressmen, ada kabar baik dan ada kabar buruk.
Pertama kabar baik dulu ya. Tuhan itu benar-benar ada, seperti yang
kita yakini. Kabar buruk: Tuhan akan memusnahkan dunia ini dalam
tiga hari”.

Hasilnya payah, terjadi kerusuhan dan penjarahan di mana-mana.

Di depan Kongres Partai Komunis Cina, Hu Jintao memodifikasi taktik
Bush, “Kamerad, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar
baik dulu ya. Ternyata Marx, Stalin, Ketua Mao, dan para pendahulu
kita salah, Tuhan itu benar-benar ada. Kabar buruk: Tiga hari lagi
Tuhan akan mengkiamatkan dunia ini.”.

Hasilnya lumayan, orang-orang Cina lari, heboh dan menangis
ketakutan dan membanjiri tempat ibadah, mau bertobat.

Yang paling sukses Jusuf Kalla.

Di depan sidang paripurna DPR yang disiarkan langsung, ia tersenyum
sumringah. “Saudara sebangsa dan setanah air, saya membawa dua kabar
baik. Kabar baik pertama: Sila pertama Pancasila kita sudah benar,
Tuhan itu benar-benar ada. Kabar baik kedua: dalam tiga hari semua
masalah energi, pangan, kemiskinan, terorisme, dan penderitaan di
Indonesia akan segera berakhir..”

Sukses besar, seluruh rakyat larut dalam pesta dangdutan dan pawai
di mana-mana.